News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas dan Perak Pecah Rekor Dunia, Analis Waspadai Pasar Makin Tak Rasional

Harga emas dan perak tembus rekor global. Analis menilai reli dipicu likuiditas dan spekulasi, bukan semata fundamental pasar logam mulia.
Jumat, 30 Januari 2026 - 07:04 WIB
Ilustrasi harga emas Antam hari ini
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas dan perak kembali mencetak rekor tertinggi di pasar global, memicu perhatian investor sekaligus perdebatan di kalangan analis. Lonjakan harga yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dinilai tidak biasa, bahkan mulai menimbulkan kekhawatiran apakah pergerakan tersebut masih mencerminkan kondisi fundamental atau justru dipengaruhi faktor non-ekonomi yang semakin dominan.

Pada perdagangan Kamis (29/1/2026), emas spot melonjak lebih dari 3% dan diperdagangkan di level US$5.501,18 per ons troi atau sekitar Rp86,4 juta. Sementara itu, kontrak berjangka emas Februari menguat ke posisi US$5.568,66 atau setara Rp87,4 juta per ons, berdasarkan data LSEG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak kalah mencolok, perak juga mencatatkan lonjakan tajam. Harga perak spot naik lebih dari 2% ke level US$119,3 per ons atau sekitar Rp1,87 juta, sedangkan kontrak berjangka perak AS untuk Maret melonjak hampir 5% ke US$118,73 per ons. Bahkan, perak sempat menembus US$117 per ons untuk pertama kalinya dalam sejarah perdagangan modern.

Sepanjang 2025, harga perak telah melonjak lebih dari 145%, dan sejak awal tahun berjalan sudah naik sekitar 65%. Reli serupa juga terlihat pada platinum, paladium, serta sejumlah logam dasar lainnya, menandakan adanya pergeseran besar arus dana di pasar komoditas global.

Presiden Yardeni Research, Ed Yardeni, menyebut tren ini sebenarnya sudah terlihat sejak tahun lalu. Menurutnya, lonjakan harga emas yang semula diperkirakan sebagai fenomena terbatas kini berkembang menjadi reli luas di hampir seluruh logam mulia dan mineral strategis.

“Kami telah memprediksi kenaikan harga emas sejak awal tahun lalu. Namun, kini reli tersebut meluas ke berbagai logam mulia, logam dasar, hingga mineral langka,” ujarnya.

Sejumlah analis menilai lonjakan ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset lindung nilai di tengah ketegangan geopolitik global, lonjakan utang pemerintah, serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga dan nilai tukar. Di sisi lain, pembelian emas oleh bank sentral dunia turut menopang harga, sementara perak mendapat dukungan tambahan dari permintaan sektor industri seperti energi surya dan elektronik.

Namun, volatilitas ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Banyak pelaku pasar menilai pergerakan harga logam mulia kini lebih ditentukan oleh arus likuiditas global ketimbang keseimbangan pasokan dan permintaan fisik.

“Saya akan menyebut pasar logam mulia saat ini sebagai pasar yang kacau, mengingat volatilitasnya belum pernah terjadi sebelumnya,” kata analis MKS PAMP, Nicky Shiels.

Pandangan senada disampaikan CEO Galena Asset Management, Maximilian Tomei. Ia menilai reli emas dan perak saat ini tidak sepenuhnya mencerminkan fundamental ekonomi riil.

“Pergerakan harga lebih banyak didorong oleh pelemahan mata uang, bukan semata karena permintaan logam. Fundamental saja tidak cukup menjelaskan kenaikan harga hingga ratusan persen,” ujarnya.

Tomei juga menyoroti kelebihan likuiditas global sebagai faktor utama. Ketika valuasi saham dan obligasi dinilai terlalu mahal, sebagian investor memilih memarkir dana di emas dan perak sebagai aset aman sementara, bukan karena perubahan signifikan dalam pasokan maupun permintaan fisik.

Sementara itu, analis Marex, Guy Wolf, menilai pasar perak dan platinum yang relatif lebih kecil membuat kedua logam tersebut lebih rentan terhadap arus masuk modal spekulatif. Dengan kapasitas produksi yang terbatas, pasokan fisik sulit mengejar lonjakan permintaan, sehingga harga mudah terdorong jauh dari nilai wajarnya dan berisiko terkoreksi tajam ketika likuiditas mulai menyusut.

Meski demikian, tidak semua analis menilai kondisi pasar logam mulia saat ini sepenuhnya tidak sehat. Gautam Varma dari V2 Ventures menilai reli harga mencerminkan besarnya modal spekulatif yang masuk ke sektor komoditas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Modal tersebut mungkin hadir karena alasan di luar permintaan dan penawaran fundamental, namun tetap mencerminkan perubahan preferensi investor global terhadap aset lindung nilai,” katanya.

Ke depan, pergerakan harga emas dan perak diperkirakan tetap volatil. Selama ketidakpastian geopolitik, arah kebijakan moneter, dan fluktuasi mata uang global belum mereda, logam mulia masih berpotensi menjadi magnet bagi arus dana spekulatif. Namun, sejumlah analis mengingatkan bahwa reli yang terlalu cepat tanpa dukungan fundamental kuat meningkatkan risiko koreksi tajam dalam jangka menengah. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mualaf Center Indonesia: Berita tentang Pencabutan Sertifikat Syahadat Dokter Richard Lee Tidak Ada Kaitannya dengan MCI

Mualaf Center Indonesia: Berita tentang Pencabutan Sertifikat Syahadat Dokter Richard Lee Tidak Ada Kaitannya dengan MCI

Mualaf Center Indonesia (MCI) menyampaikan pernyataannya dalam menyikapi berita pencabutan sertifikat syahadat Dokter Richard Lee yang saat ini viral di media massa dan media sosial. 
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Ramalan keuangan zodiak besok, 7 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan keuangan zodiak besok, 7 Mei 2026: Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 7 Mei 2026 untuk Aries hingga Pisces, mengungkap peluang cuan, stabilitas finansial, hingga strategi keuangan tiap zodiak.
UNIFIL Catat Jumlah Serangan Tertinggi di Lebanon Sejak Gencatan

UNIFIL Catat Jumlah Serangan Tertinggi di Lebanon Sejak Gencatan

UNIFIL melaporkan bahwa 4 Mei menyaksikan jumlah baku tembak tertinggi antara pasukan Israel dan kelompok bersenjata di kawasan itu sejak dimulainya gencatan senjata.
Sekjen PBB Harapkan Implementasi Gencatan Senjata Ukraina-Rusia

Sekjen PBB Harapkan Implementasi Gencatan Senjata Ukraina-Rusia

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (5/5) menyambut baik pengumuman gencatan senjata yang disampaikan oleh Ukraina dan Rusia.

Trending

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny usai Diduga Cabut Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee karena Marah: Jadi Kayak Fitnah

Klarifikasi Koh Hanny Kristianto usai diduga cabut sertifikat mualaf Dokter Richard Lee karena marah, langsung telepon tim kreatif dr Richard: Jadi kayak fitnah
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Kurniawan Dwi Yulianto Bungkam Para Peragu, Timnas Indonesia U-17 Awali Piala Asia U-17 2026 dengan Sensasional

Timnas Indonesia U-17 berhasil mengawali Piala Asia U-17 2026 dengan raihan yang positif. Hal ini seakan membungkam keraguan yang sempat disematkan kepada pelatih Kurniawan Dwi Yulianto.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT