BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Optimal Selama Libur Lebaran 2026, Peserta Tetap Bisa Berobat
- BPJS Kesehatan
Menurutnya, rumah sakit tetap beroperasi selama 24 jam dengan memastikan layanan kesehatan bagi peserta JKN tetap berjalan secara optimal.
“Rumah sakit tetap menyediakan layanan rawat inap, rawat jalan maupun layanan untuk cuci darah juga tetap berjalan selama periode libur Lebaran. Melalui Posko Mudik BPJS Kesehatan, tentunya hal ini juga meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan,” ujar Bambang.
Sementara itu, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia Tulus Abadi menilai momentum Lebaran memerlukan upaya ekstra dari berbagai pihak, termasuk dalam penyelenggaraan layanan kesehatan melalui Program JKN. Ia menekankan pentingnya memastikan peserta tidak mengalami kendala administratif saat membutuhkan layanan kesehatan.
“Kami tentu tidak ingin ada peserta yang tertolak secara administratif ketika mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan. Karena itu masyarakat juga perlu memastikan status kepesertaan JKN dalam kondisi aktif sebelum melakukan perjalanan mudik,” kata Tulus.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kondisi kesehatan selama perjalanan mudik, baik dari sisi fisik maupun mental. Menurutnya, perjalanan jarak jauh saat mudik sering kali menimbulkan kelelahan.
“Karena itu masyarakat perlu menjaga kondisi tubuh dengan baik, beristirahat cukup, serta memperhatikan kesehatan mental agar tetap prima selama perjalanan. Kelelahan menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Seksi Kumpul, Olah, dan Kaji Data Kecelakaan Lalu Lintas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia Sandhi Wiedyanoe menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan analisis lalu lintas menjelang libur Lebaran 2026.
Analisis tersebut dilakukan untuk memetakan potensi titik rawan kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.
“Korlantas Polri telah melakukan analisis lalu lintas untuk periode libur Lebaran 2026 guna mengetahui peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas. Dari berbagai kajian yang dilakukan, faktor human error masih menjadi penyebab utama kecelakaan. Oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh saat mudik,” jelas Sandhi. (rpi)
Load more