WIKA Rugi Rp1,8 Triliun per Tahun, Danantara Siapkan ‘Exit Strategy’ dari Proyek Kereta Cepat
- Julio Trisaputra/tvOnenews
“Sehingga tidak mudah buat kita untuk bisa melepas aset kereta cepat. Sehingga yang bisa kita lakukan, ya kita minta pemerintah ataupun Danantara sebisa mungkin WIKA yang memang kondisinya sebenarnya kontraktor untuk tidak masuk ke situ, ya. Tetapi ini tentu menjadi apa namanya domaindnya daripada government atau Danantara,” jelas Agung.
Kondisi ini mempertegas urgensi restrukturisasi BUMN dalam proyek-proyek besar nasional. Pemerintah kini dihadapkan pada tantangan menyeimbangkan antara keberlanjutan proyek strategis dan kesehatan keuangan perusahaan negara.
Dengan kerugian yang terus berulang dan tekanan untuk efisiensi, langkah “bersih-bersih” BUMN yang disiapkan Danantara menjadi titik krusial dalam menentukan masa depan proyek kereta cepat, apakah tetap menjadi kebanggaan nasional atau justru beban finansial jangka panjang. (agr/rpi)
Load more