News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkuat Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi Lintas Sektor Bekali Ahli Waris Berwirausaha

BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya bahwa perlindungan pekerja tidak berhenti pada pemberian santunan kepada ahli waris. 
Selasa, 14 Juli 2026 - 14:28 WIB
BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya bahwa perlindungan pekerja tidak berhenti pada pemberian santunan kepada ahli waris.
Sumber :
  • BPJS Ketenagakerjaan

Jakarta, tvOnenews.com - BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya bahwa perlindungan pekerja tidak berhenti pada pemberian santunan kepada ahli waris. 

Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), para penerima manfaat didorong untuk kembali produktif dengan pembekalan keterampilan dan kewirausahaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pelaksanaannya kali ini, BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi lintas sektor dengan merangkul Bank Mandiri (melalui Rumah BUMN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPKUKM.

Sinergi tersebut diwujudkan dalam pelaksanaan Program PEKA di Graha BPJAMSOSTEK, Jakarta, Senin (13/7), yang dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan diikuti 90 peserta.

Melalui kolaborasi tersebut, peserta memperoleh pendampingan usaha secara menyeluruh, mulai dari pelatihan kewirausahaan, pengelolaan keuangan, peningkatan kualitas produk, pengemasan, digitalisasi pemasaran, hingga perluasan akses pasar. 

Rumah BUMN berperan sebagai pusat pembinaan dan pendampingan UMKM, sementara OJK memperkuat literasi keuangan agar peserta mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan.

Program PEKA telah dijalankan BPJS Ketenagakerjaan di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan manfaat jaminan sosial melalui pemberdayaan ekonomi. 

Hingga saat ini, secara nasional Program PEKA telah diikuti 908 peserta, sedangkan di wilayah DKI Jakarta jumlah pesertanya telah mencapai 299 orang. 

Program ini terus diperluas agar manfaat jaminan sosial tidak berhenti sebagai santunan, tetapi menjadi bekal membangun kemandirian ekonomi keluarga.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, Program PEKA lahir dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadirkan nilai layanan yang berkelanjutan bagi penerima manfaat.

"Hari ini kita bersama-sama menjalankan satu program yang kami canangkan sebagai bentuk nilai layanan setelah peserta menerima manfaat. Kami ingin memastikan mereka tidak hanya menerima santunan, tetapi juga memperoleh keterampilan, pengetahuan, dan pendampingan agar mampu hidup lebih baik dan kembali produktif," ujar Saiful.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Saiful, besarnya manfaat jaminan sosial yang dibayarkan BPJS Ketenagakerjaan harus diikuti dengan upaya agar manfaat tersebut mampu menciptakan dampak ekonomi jangka panjang bagi keluarga penerima.

"Hingga 30 Juni 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat klaim secara nasional sebanyak 2.688.827 kasus dengan total Rp36,09 triliun. Khusus di wilayah DKI Jakarta, manfaat yang telah dibayarkan mencapai 385.707 kasus dengan total Rp6,69 triliun. Nilai manfaat yang besar ini harus menjadi modal awal untuk membangun usaha sehingga penerima manfaat benar-benar berdaya dan mandiri," katanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Dorong GovTech Lebih Akurat, Bidik Efektivitas Bansos dan Tata Kelola Pemerintahan yang Modern

Prabowo Dorong GovTech Lebih Akurat, Bidik Efektivitas Bansos dan Tata Kelola Pemerintahan yang Modern

Seskab Teddy menyampaikan bahwa Dewan Ekonomi Nasional melapor ke Presiden Prabowo soal berbagai perkembangan ekonomi sekaligus penyempurnaan sistem GovTech.
Kabar Baik, Kemenkeu Setujui Tambahan Rp5,7 Triliun untuk Tunjangan Guru-Dosen Kemenag

Kabar Baik, Kemenkeu Setujui Tambahan Rp5,7 Triliun untuk Tunjangan Guru-Dosen Kemenag

Kabar baik untuk guru dan dosen di bawah Kemenag. Pasalnya, Kemenkeu menyetujui terkait pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan tunjangan profesi dosen pada
Vietnam Patenkan Skuad Piala AFF 2026, Kim Sang-sik Boyong Pemain Naturalisasi

Vietnam Patenkan Skuad Piala AFF 2026, Kim Sang-sik Boyong Pemain Naturalisasi

Sebanyak 26 pemain ditunjuk oleh pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik demi mempertahankan gelar juara Piala AFF. Perubahan dilakukan setelah ada pemain yang dicoret karena cedera. 
FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

FBI Tetapkan Laga Inggris Vs Argentina Sebagai Agenda Berisiko Tertinggi di Piala Dunia 2026, Persiapkan Pengamanan Ekstra 

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina akan berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atalanta, Kamis (16/7/2026) dini hari WIB. 
DPR Soroti Teror Bom di SDN Srengseng Sawah saat MPLS, Singgung Aturan Mendikdasmen

DPR Soroti Teror Bom di SDN Srengseng Sawah saat MPLS, Singgung Aturan Mendikdasmen

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyampaikan keprihatinannya atas adanya ancaman teror bom yang terjadi di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jaksel.
Rasio Utang RI Tembus 40,54 Persen PDB, Purbaya Sebut Masih dalam Batas Aman dan Terkendali

Rasio Utang RI Tembus 40,54 Persen PDB, Purbaya Sebut Masih dalam Batas Aman dan Terkendali

Merespons kekhawatiran publik soal utang RI yang membengkak, Purbaya membeberkan bahwa pemerintah punya skenario pengelolaan yang akan bertumpu pada sejumlah pilar.

Trending

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Terkuak Motif Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15, Polisi Tak Percaya

Pihak kepolisian dari Polda Metro Jaya tidak lantas percaya begitu saja dengan pengakuan pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. 
Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Begini Penjelasan Koh Dondy Tan di Tengah Isu Keyakinan Komedian Temon Diduga Mualaf tapi Dikuburkan secara Nasrani

Kabar tutup usia komedian Temon Templar menjadi duka bersama, terutama di dunia hiburan Indonesia. Sebab ia salah satu komedian dan artis yang menghibur
Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Terinspirasi Program Makan Bergizi Gratis, Ibu di Wonosobo Ini Namai Bayinya "Muhammad MBG Subianto"

Pasangan suami istri asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, memilih nama yang tidak biasa untuk putra ketiga mereka, yaitu Muhammad MBG Subianto.
LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

LHI Riau Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Access Point Rp2,3 Miliar di UIN Suska, Polda Mulai Selidiki

Laporan tersebut secara resmi disampaikan kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau pada Selasa (14/7/2026). Pengaduan ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Ketua DPD LHI Riau, Muhajirin Siringo Ringo, dengan melampirkan dokumen hasil investigasi setebal 21 halaman.
Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah Terseret dalam Kasus DJKA, KPK Dalami soal Penerimaan Uang Rp100 Juta

Nama Gus Miftah kembali mencuat di tengah-tengah publik bahkan jadi perbincangan publik, usai namanya disebut dalam persidangan kasus proyek pembangunan jalur
3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 Shio yang Mendadak Dapat Rezeki Nomplok pada 15 Juli 2026, Siapa Saja?

3 shio yang mendadak dapat rezeki nomplok pada 15 Juli 2026 terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Rabu besok, siapa yang paling beruntung ?
Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung Ditemukan Tewas di Area Parkir Mall, Polisi Temukan Sepucuk Surat

Kepala SPPG di Bandung ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 WIB di parkiran mal. Polisi temukan sepucuk surat berisi permintaan maaf kepada keluarga yang isinya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT