News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Jitu Merdeka Finansial Bagi Generasi "Sandwich"

Merdeka secara finansial, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah kondisi di mana seseorang sudah merasa aman dan tidak cemas akan masa depan berkat investasi dan tabungan yang telah dipersiapkannya.
Selasa, 24 Agustus 2021 - 13:52 WIB
Kiat merdeka secara finansial bagi generasi "sandwich"
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Merdeka secara finansial, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah kondisi di mana seseorang sudah merasa aman dan tidak cemas akan masa depan berkat investasi dan tabungan yang telah dipersiapkannya misalnya ketersediaan dana darurat, pendidikan anak, dan untuk menikmati masa pensiun kelak. Namun demikian di kalangan masyarakat khususnya generasi milenials kerap terjepit dalam siklus sandwich generation, yaitu di mana seseorang harus bisa mencukupi kebutuhan ekonomi dan memikul tanggung jawab finansial secara lintas generasi, biasanya mulai dari generasi pendahulu (orang tua) yang terus berlaku hingga generasi penerus (anak-anak).

Istilah sandwich generation sendiri sebanarnya  bukan hal baru. Istilah itu bahkan sudah dikenal sejak tahun 1981 yang diperkenalkan oleh Dorothy Miller. Dia adalah seorang profesor sekaligus direktur praktikum Universitas Kentucky, Lexington, Amerika Serikat (AS). Dia memperkenalkan istilah generasi sandwich dalam jurnalnya yang berjudul “The ‘Sandwich’ Generation: Adult Children of the Aging.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak jauh dari tampilan roti yang berisi irisan daging, sayuran, keju, dan berbagai macam saus yang diapit dengan roti di kedua sisinya, generasi sandwich adalah suatu istilah yang menggambarkan posisi finansial seseorang yang terhimpit di antara dua generasi, yaitu generasi atas dan generasi bawah. Menurut laporan Indonesia Millennial Report 2020 dan Data LIPI (Pusat Penelitian Kependudukan), populasi milenials di Indonesia adalah sebesar 63,5 juta jiwa, dari angka tersebut hampir 68 persen di antaranya mengalami penurunan penghasilan sejak pandemi COVID-19 berlangsung.

Efek pandemi telah menyebabkan sekitar 25 persen populasi millenials harus melego aset untuk bertahan hidup dan bertanggung jawab atas kesejahteraan antar anggota keluarga dalam lintas generasi, atau sederhananya, terhimpit beban sandwich.

Steffano Ridwan, Direktur, Community Financial Services, Maybank Indonesia mengatakan, agar bisa bertahan melalui pandemi, perencanaan dan pengelolaan keuangan individu harus disesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi terlebih bagi generasi sandwich millennial yang juga memikul tanggung jawab finansial lintas generasi. "Semangat dan disiplin untuk menciptakan tujuan kemerdekaan finansial harus tetap menjadi komitmen dan faktor terpenting dari nasabah," kata dia dalam keterangannya pada Selasa.

Berikut sejumlah kiat jitu untuk meraih kemerdekaan secara finansial menurut Staffano:

1. Evaluasi kondisi keuangan
Evaluasi dengan cermat cash flow (arus kas) dan kondisi keuangan sebagai langkah awal untuk mengukur taraf kesejahteraan, kebijakan dalam mengelola keuangan, dan mulai menentukan porsi dana yang wajib ditabung atau diinvestasikan guna mencapai kemerdekaan finansial di kemudian hari.

2. Seimbangkan keuangan dan persiapkan dana darurat
Belajar dari pandemi, persiapkan dana darurat untuk skenario musibah atau malapetaka dalam rekening terpisah. Ada pun rumus umum yang dipergunakan oleh financial planner (perencana keuangan) ternama, yaitu nilai tabungan haruslah minimal 6 kali jumlah pengeluaran bulanan.

3. Diversifikasi risiko untuk keuntungan jangka panjang
Di samping produk tabungan untuk memulai kemerdekaan finansial, produk investasi seperti reksadana juga bisa menjadi opsi untuk melengkapi perencanaan keuangan masa depan.

4. Tetapkan skala prioritas
Hal ini merupakan upaya penting yakni menentukan skala prioritas dalam menyikapi keuangan untuk kemerdekaan finansial. Terapkan moda optimise value and save more ke seluruh aspek pengelolaan keuangan. Moda tersebut akan mendorong orang mendapatkan nilai lebih (value added) terhadap pengeluaran untuk kebutuhan hidup sehingga Nasabah pun masih dapat menyisihkan dana untuk kemerdekaan finansialnya.

Salah satu metode untuk mengendalikan pengeluaran bulanan yaitu 50/20/30[8] yang dicetuskan Elizabeth Warren, senator Amerika Serikat, dimana 50 persen disisihkan untuk needs (kebutuhan), 20 persen untuk savings (tabungan), serta 30 persen untuk wants (keinginan) dan jika kita aplikasikan saat ini ada yang bisa disisihkan untuk berdonasi atau sedekah rutin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

5. Investasi properti
Berdasarkan data Q2[9] 2021, Indonesia Property Market Index (IPMI) mencatat bahwa kenaikan indeks harga properti dari Q1 ke Q2 sebesar 2,24 persen dan 1,97 persen YoY, menggambarkan pertumbuhan tinggi biaya properti di masa mendatang.

Berkaca pada kondisi pasar properti yang mulai menggeliat di tahun 2021 ini, generasi milenials maupun masyarakat secara umum dapat menimba nilai investasi yang meningkat dari masa ke masa dan memberikan kemerdekaan finansial di kemudian hari. Tentunya, calon pemilik hunian harus juga jeli melihat prospek investasi rumahnya di masa mendatang seperti rawan bencana dan akses ke rumah tinggal tersebut. (ari/ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konten Cari Kerja dari Nol Berujung Dihujat Warganet, Vilmei Minta Maaf: Pembelajaran Perbaiki Sikap

Konten Cari Kerja dari Nol Berujung Dihujat Warganet, Vilmei Minta Maaf: Pembelajaran Perbaiki Sikap

Kreator konten Meicy Villia alias Vilmei meminta maaf setelah mengunggah konten cari kerja dari nol dan tinggal di kosan/kontrakan berujung dihujat warganet.
Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Akui Sudah Fokus Lawan Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Terkejut Atas Kekalahan dari Filipina

Thailand sudah lebih dahulu memastikan finis sebagai juara grup dan menantang Timnas Indonesia di babak final FIFA ASEAN Cup sebelum akhirnya kalah dari Filipina
Akademisi yang Kritis terhadap Pemerintah Diangkat Jadi Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Tetap Radical Break

Akademisi yang Kritis terhadap Pemerintah Diangkat Jadi Wantimpres, Rocky Gerung: Saya Tetap Radical Break

Rocky Gerung mengaku akan tetap menjadi sosok yang kritis terhadap Pemerintahan setelah dilantik menjadi Wantimpres.
Babah Alun Langsung Digeruduk Usai Dilantik Jadi Wantimpres, Diminta Presiden Perhatikan Masyarakat Termarjinalkan Khususnya Ojol

Babah Alun Langsung Digeruduk Usai Dilantik Jadi Wantimpres, Diminta Presiden Perhatikan Masyarakat Termarjinalkan Khususnya Ojol

Jusuf Hamka digeruduk ojol usai dilantik menjadi Wantimpres, Jumat (2/10/2026). Saat menemui massa ojol, Babah Alun bicara soal jabatan yang didudukinya saat ini hingga menyampaikan pesan dari Presiden.
Dulu Jadi Pemain PSIM Yogyakarta, Kini Ayub Antoh Bintangi Film dengan Karakter Pria yang Rindu Pulang ke Papua

Dulu Jadi Pemain PSIM Yogyakarta, Kini Ayub Antoh Bintangi Film dengan Karakter Pria yang Rindu Pulang ke Papua

Mantan pemain PSIM Yogyakarta, Ayub Antoh melebarkan sayap sebagai pemeran Garong dalam film Empat Musim Pertiwi, pria yang rindu dengan tanah kelahirannya.
5 Shio Ini Dapat Untung Besar pada 4 Oktober 2026, Peluang Rezeki Terbuka Lebar

5 Shio Ini Dapat Untung Besar pada 4 Oktober 2026, Peluang Rezeki Terbuka Lebar

Berikut 5 shio yang diprediksi dapag untung besar pada 4 Oktober 2026, peluang rezeki terbuka lebar.

Trending

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Cetak Gol Debut, Striker Kelahiran Liverpool Sebut Vietnam Vs Malaysia Layaknya Final FIFA ASEAN Cup 2026

Gol debut itu pun memastikan kemenangan 4-2 Vietnam atas Pakistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (2/10/2026). 
Tidak Diduga Jusuf Hamka "Digeruduk Ojol" usai Dilantik Jadi Wantimpres, Videonya Menarik Perhatian

Tidak Diduga Jusuf Hamka "Digeruduk Ojol" usai Dilantik Jadi Wantimpres, Videonya Menarik Perhatian

Siapa sangka, Jusuf Hamka alias Babah tiba-tiba digeruduk Ojol setelah dilantik sebagai Wantimpres. Videonya viral di media sosial
Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Kata-Kata Rocky Gerung Usai Dilantik Jadi Anggota Wantimpres: Kita Buat Pertimbangan, User-nya Presiden

Rocky Gerung menyampaikan beberapa kata usai dilantik jadi Anggota Wantimpres di Istana Negara, Jumat (2/10/2026). Menurutnya, Wantimpres bertugas melihat persoalan yang muncul dari sebuah kebijakan secara lebih mendalam. 
Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026: Tim Tuan Rumah Kompak Berjuang Jadi Juara

Jadwal Final FIFA ASEAN Cup 2026: Tim Tuan Rumah Kompak Berjuang Jadi Juara

Dari Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, ada Timnas Indonesia yang akan menghadapi Thailand. Pertandingan akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (1/5/2026). 
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

FIFA Tak Perlu Klarifikasi, Malaysia Bisa Cek IFAB untuk Perubahan Tambahan Waktu di Laga Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Malaysia yang sama-sama berjuang ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 dijegal Timnas Indonesia di detik terakhir dalam penyisihan Grup A. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT