News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hadapi Musim Kemarau, PAM JAYA Pastikan Air Baku dari Waduk Jatiluhur Aman hingga Akhir 2026

Berdasarkan hasil peninjauan dan penjelasan dari PJT II, kondisi Waduk Jatiluhur saat ini masih berada dalam batas aman untuk mendukung kebutuhan air baku Jakarta.
Senin, 31 Agustus 2026 - 21:48 WIB
Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke Waduk Jatiluhur.
Sumber :
  • PAM JAYA

Jakarta, tvOnenews.com — PAM JAYA memastikan ketersediaan air baku dari Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, masih dalam kondisi aman untuk mendukung kebutuhan pelayanan air bersih bagi masyarakat Jakarta hingga akhir 2026, meski tinggi muka air waduk mengalami penurunan akibat musim kemarau.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin usai melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke Waduk Jatiluhur pada Senin (31/8/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan kondisi sumber air baku sekaligus melihat kesiapan langkah mitigasi dalam menjaga keberlanjutan pasokan air baku ke Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kunjungan tersebut, jajaran PAM JAYA diterima dan didampingi oleh pengelola Waduk Jatiluhur dari Perum Jasa Tirta II (PJT II), di antaranya Direktur Usaha Didik Permadi Yoffana dan General Manager Wilayah IV Anom Soal Herudjito.

Arief mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan dan penjelasan dari PJT II, kondisi Waduk Jatiluhur saat ini masih berada dalam batas aman untuk mendukung kebutuhan air baku Jakarta.

Saat ini, tinggi muka air Waduk Jatiluhur tercatat 96,34 meter di atas permukaan laut (mdpl). Angka tersebut memang mengalami penurunan dibandingkan kondisi normal, namun masih berada cukup jauh di atas batas bawah operasi sebesar 87,5 mdpl.

“Kami datang langsung ke Jatiluhur untuk memastikan kondisi sumber air baku yang menjadi salah satu penopang pelayanan air bersih bagi masyarakat Jakarta. Saat ini tinggi muka air berada di 96,34 mdpl. Memang mengalami penurunan, tetapi masih berada di atas batas bawah operasi. Kami juga mendapat penjelasan dari PJT II bahwa berbagai langkah mitigasi telah disiapkan untuk menjaga ketersediaan air hingga akhir tahun.” Arief Nasrudin, Direktur Utama PAM JAYA

Arief menambahkan, kondisi tersebut tetap perlu diantisipasi mengingat musim kemarau masih berlangsung. Karena itu, PAM JAYA bersama PJT II akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi waduk dan perkembangan pasokan air secara berkala.

Direktur Usaha PJT II Didik Permadi Yoffana menjelaskan bahwa kondisi tampungan Waduk Jatiluhur saat ini masih berada dalam kondisi yang dapat memenuhi kebutuhan air baku, irigasi, maupun kebutuhan industri hingga akhir 2026.

Sementara itu, General Manager Wilayah IV PJT II Anom Soal Herudjito menyampaikan bahwa berdasarkan perhitungan proyeksi kapasitas tampungan hingga 31 Desember 2026, terdapat sejumlah sumber pasokan yang masih mendukung ketersediaan air, yaitu:

Komponen  Proyeksi
- Cadangan air tampungan    ±3,6 miliar m³
- ⁠Perkiraan aliran Sungai Citarum    ±1,97 miliar m³
- ⁠Sumber air setempat    ±374 juta m³
- ⁠Selisih lebih terhadap kebutuhan    ±976 juta m³

Berdasarkan proyeksi tersebut, ketersediaan air baku untuk mendukung suplai ke Jakarta hingga akhir tahun masih berada dalam kondisi aman. Meski demikian, PAM JAYA dan PJT II sepakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan secara berkala terhadap tinggi muka air dan kondisi hidrologis Waduk Jatiluhur.

Sebagai salah satu sumber utama air baku bagi sistem penyediaan air minum Jakarta, kondisi Waduk Jatiluhur menjadi perhatian penting PAM JAYA, khususnya dalam menghadapi dinamika cuaca dan musim kemarau.

Peninjauan langsung ke sumber air baku di wilayah hulu merupakan bagian dari upaya PAM JAYA dalam mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, memastikan kesiapan mitigasi, dan menjaga keberlanjutan pelayanan air bersih bagi masyarakat Jakarta.

PAM JAYA akan terus berkoordinasi dengan PJT II dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kondisi sumber air baku serta mengambil langkah antisipatif sesuai perkembangan kondisi di lapangan. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann Masuk Radar Manchester United, Nasib Carrick di Ujung Tanduk

Julian Nagelsmann masuk dalam bursa calon pelatih Manchester United di tengah tekanan yang semakin besar terhadap Michael Carrick akibat rentetan hasil buruk.
Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Diakui 11 Negara ASEAN, Wamen Investasi Raih Honorary Fellow Award di CAFEO 44 atas Kontribusi Hilirisasi

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM, Todotua Pasaribu, menerima penghargaan Honorary Fellow Award dalam ajang 44th CAFEO 44 yang digelar di Bandung. 
10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

Simak 10 teknologi otomotif terbaru 2026, mulai dari inspeksi berbasis AI, mobil listrik, perawatan prediktif, hingga sistem keselamatan pintar. Perkembangan
Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Oknum kepala SMK swasta berinisial W (44) ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.
Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Video pengeroyokan siswa kelas X SMAN 1 Gorontalo viral di media sosial. Sebanyak 20 siswa diduga terlibat, korban mengalami luka lebam dan trauma.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra antara Alwi Farhan menghadapi wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus di Grand Paris Arena, Paris, hari Kamis 22 Oktober.
Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Berpeluang Rebut Puncak Klasemen di Phillip Island, Marc Marquez Pilih Santai Hadapi MotoGP Australia 2026

Juara bertahan musim ini, Marc Marquez memutuskan untuk menghadapi MotoGP Australia akhir pekan ini dengan santai dan tanpa beban.
Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Megawati Hangestri Pernah Bikin Pelatih GS Caltex Tak Berdaya, Sampai Akui Kehebatan Megatron

Pelatih GS Caltex, Lee Young-taek, mengakui kehebatan Megawati Hangestri yang pernah membuat timnya kesulitan saat berlaga di Liga Voli Korea di musim 2024/2025
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT