News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OJK Perketat Rekening Judi Online, 38.375 Rekening Diminta Diblokir hingga Juli 2026

OJK meminta perbankan menindak 38.375 rekening yang terindikasi terkait judi online hingga Juli 2026 melalui pemblokiran dan enhanced due diligence.
Senin, 7 September 2026 - 20:05 WIB
Ilustrasi Daftar 5 Wilayah dengan Korban Judi Online Terbanyak di Indonesia, Jawa Barat Peringkat Pertama!
Sumber :
  • tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat pengawasan terhadap aliran dana yang berkaitan dengan aktivitas judi online melalui industri perbankan.

Hingga Juli 2026, OJK telah meminta perbankan melakukan enhanced due diligence (EDD) dan/atau pemblokiran terhadap sebanyak 38.375 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas perjudian daring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat sebanyak 36.735 rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemberantasan perjudian daring yang dinilai memiliki dampak terhadap aspek sosial dan ekonomi.

"Untuk pemberantasan perjudian daring yang berdampak kuat pada aspek sosial dan ekonomi, OJK telah meminta perbankan untuk melakukan enhanced due diligence dan atau pemblokiran atas kurang lebih 38.375 rekening," ujar Dian dalam konferensi pers RDK OJK, Senin (7/9/2026).

Puluhan Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

Dian menjelaskan rekening-rekening tersebut terindikasi melakukan aktivitas perjudian daring berdasarkan data yang disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital kepada OJK.

Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi OJK untuk meminta industri perbankan melakukan tindakan terhadap rekening yang terindikasi berkaitan dengan aktivitas judi online.

Hingga Juli 2026, jumlah rekening yang diminta untuk menjalani EDD dan/atau pemblokiran mencapai 38.375 rekening.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan catatan sebelumnya yang berada di angka 36.735 rekening.

EDD merupakan proses pemeriksaan atau penelusuran lebih mendalam terhadap nasabah dan aktivitas rekening yang dinilai memiliki risiko tertentu.

Melalui langkah tersebut, OJK mendorong perbankan untuk tidak hanya melakukan pemblokiran terhadap rekening yang telah terindikasi, tetapi juga memperkuat proses penelusuran terhadap aktivitas keuangan yang berkaitan.

OJK Minta Penelusuran Diperluas

Pengawasan terhadap rekening yang terindikasi judi online tidak berhenti pada rekening yang tercantum dalam data awal.

OJK juga meminta perbankan memperluas penelusuran terhadap rekening lain yang memiliki keterkaitan dengan pihak-pihak yang terindikasi melakukan aktivitas perjudian daring.

Perluasan tersebut dilakukan dengan melihat kesesuaian nomor identitas kependudukan atau NIK dari masing-masing pihak yang terindikasi terlibat dalam aktivitas judi online.

Dian mengatakan perbankan diminta melakukan penutupan terhadap rekening yang memiliki kesesuaian dengan NIK pihak yang terindikasi melakukan perjudian daring.

"Selain itu, melakukan perluasan atas laporan tersebut dengan meminta perbankan melakukan penutupan rekening yang memiliki kesesuaian dengan nomor identitas kependudukan atau NIK dari masing-masing pihak yang terindikasi perjudian daring serta melakukan enhanced due diligence," lanjut Dian.

Dengan mekanisme tersebut, penelusuran tidak hanya diarahkan pada satu rekening yang telah teridentifikasi, tetapi juga dapat diperluas terhadap rekening lain yang memiliki keterkaitan berdasarkan identitas pemiliknya.

Perbankan Jadi Bagian dari Pemberantasan Judi Online

OJK menempatkan industri perbankan sebagai salah satu bagian penting dalam upaya memutus akses keuangan yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas judi online.

Rekening bank dapat menjadi salah satu jalur yang digunakan dalam aktivitas transaksi. Karena itu, pengawasan terhadap rekening yang terindikasi berkaitan dengan perjudian daring diperketat.

Melalui permintaan pemblokiran maupun EDD, OJK mendorong bank untuk melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap rekening yang masuk dalam kategori terindikasi.

Selain itu, penutupan rekening yang memiliki kesesuaian NIK dengan pihak yang terindikasi judi online menjadi bagian dari perluasan pengawasan yang diminta OJK kepada perbankan.

Dian menegaskan langkah tersebut dilakukan dalam rangka pemberantasan perjudian daring yang dinilai memiliki dampak kuat terhadap aspek sosial dan ekonomi.

Hingga Juli 2026, total 38.375 rekening telah diminta untuk menjalani EDD dan/atau pemblokiran. Jumlah tersebut meningkat dari 36.735 rekening pada periode sebelumnya.

OJK juga meminta perbankan terus memperluas penelusuran terhadap rekening yang memiliki keterkaitan dengan pihak terindikasi berdasarkan data yang diterima dari Kementerian Komunikasi dan Digital.

Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan sektor perbankan untuk mempersempit akses keuangan yang berkaitan dengan aktivitas judi online.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

10 Teknologi Otomotif Terbaru 2026, Mobil Kini Bisa Deteksi Kerusakan hingga Prediksi Risiko!

Simak 10 teknologi otomotif terbaru 2026, mulai dari inspeksi berbasis AI, mobil listrik, perawatan prediktif, hingga sistem keselamatan pintar. Perkembangan
Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Terungkap, Modus Kepala SMK Swasta di Bantul Ini Diduga Korupsi Dana Bantuan Rp125 Juta

Oknum kepala SMK swasta berinisial W (44) ditangkap setelah diduga menyelewengkan dana bantuan pemerintah untuk Program SMK Pusat Keunggulan senilai Rp125 juta.
Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Viral Siswa SMAN 1 Gorontalo Jadi Korban Pengeroyokan 20 Teman dan Senior, Berawal dari Persoalan Sepele?

Video pengeroyokan siswa kelas X SMAN 1 Gorontalo viral di media sosial. Sebanyak 20 siswa diduga terlibat, korban mengalami luka lebam dan trauma.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, bertekad menunjukkan penampilan lebih kompetitif pada MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island.
Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Peringati Hari Santri Nasional, 1 Juta Liter Air Disalurkan ke Daerah Terdampak Kekeringan dan Karhutla

Momentum Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) diperingati dengan cara yang berbeda oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara. 

Trending

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Park Hang-seo Ungkap Alasan Thailand Terus Kalah dari Vietnam, Pernyataannya Picu Kontroversi

Pemilik Kanchanaburi FC menegaskan dukungannya kepada Park Hang-seo di tengah kontroversi akibat kritik keras terhadap wasit Thailand. Ia memastikan posisi.
TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

TJ Dillashaw Ungkap Kunci Kemenangan Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333, Jagokan Siapa?

Mantan juara UFC, TJ Dillashaw, ungkap serangan ke tubuh dan pertahanan takedown sebagai kunci trilogi Petr Yan vs Merab Dvalishvili di UFC 333. Jagokan siapa?
Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Mantan Anggota TNI Dibacok Tetangga Gegara Renovasi Rumah di Cakung, Alami Luka di Kepala

Eks anggota TNI berinisial MF (49) luka-luka usai dibacok tetangganya, akibat masalah renovasi rumah di Perumahan JGC, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (22/10).
Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026: Amri/Nita Amankan Tiket Perempat Final usai Menang Straight Game dari Wakil Chinese Taipei

Hasil French Open 2026 sektor ganda campuran antara wakil Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan dari Chinese Taipei.
Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026: Melaju ke Perempat Final, Alwi Farhan Bertekad Balas Hasil Mengecewakan di Denmark Open

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra antara Alwi Farhan menghadapi wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus di Grand Paris Arena, Paris, hari Kamis 22 Oktober.
Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Viral Penumpang KRL Tak Sengaja Tekan Tombol SOS, Gerbong Mendadak Panik!

Video penumpang KRL rute Bogor–Jakarta viral setelah tombol SOS tak sengaja tertekan. Simak penjelasan KAI Commuter, fungsi tombol darurat, dan cara menggunakannya.
Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Sudah Siap Hadapi MotoGP Australia 2026, Jorge Martin Ingin Tingkatkan Performanya di Sirkuit Phillip Island

Pemuncak klasemen sementara, Jorge Martin, bertekad menunjukkan penampilan lebih kompetitif pada MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT