News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banggar DPR Soroti Bunga Cicilan KDMP Rp13,4 Triliun: APBN Jangan Sampai Terbebani

Banggar DPR menyoroti bunga cicilan pinjaman KDMP Rp13,4 triliun yang dinilai membebani APBN di tengah ruang fiskal pemerintah yang terbatas.
Rabu, 9 September 2026 - 21:00 WIB
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Sumber :
  • Dok. Kemenkop

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) menyoroti besarnya anggaran bunga cicilan pinjaman Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Nilai bunga yang mencapai Rp13,4 triliun dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah di tengah kondisi fiskal yang terbatas.

Kritik tersebut disampaikan Anggota Banggar DPR Fraksi PDIP Dolfie Othniel Frederic dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Transfer ke Daerah (TKD) Banggar DPR, Rabu, 9 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dolfie mempertanyakan munculnya anggaran bunga dalam skema pembayaran cicilan pinjaman KDMP. Menurut dia, besarnya bunga tersebut berpotensi membuat anggaran negara kurang optimal karena sebagian dana APBN harus digunakan untuk membayar bunga pinjaman.

Rp51 Triliun untuk Himbara, Bunga Rp13,4 Triliun

Dolfie menyoroti dana yang diberikan pemerintah kepada perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung pembiayaan KDMP.

Ia membandingkan besarnya dana yang diberikan pemerintah dengan nilai bunga yang kemudian diterima perbankan. Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi catatan dalam penyusunan kebijakan anggaran pemerintah.

"Ini nanti bisa jadi catatan buat pemerintah. Kita (pemerintah) kasih ke bank Himbara Rp 51 triliun, tapi Himbaranya malah dapat bunga Rp 13 triliun? Itu kalau dialihkan ke transfer daerah (TKD), dampaknya luar biasa lho, bisa cover DBH (dana bagi hasil) juga," kata Dolfie.

Menurut Dolfie, apabila anggaran bunga tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain dalam APBN, dampaknya terhadap daerah dinilai cukup besar. Ia secara khusus menyinggung kemungkinan dana tersebut digunakan untuk mendukung Transfer ke Daerah (TKD), termasuk Dana Bagi Hasil (DBH).

Sorotan tersebut muncul ketika Banggar DPR tengah membahas kebutuhan anggaran TKD. Dolfie menilai penggunaan anggaran negara perlu diperhitungkan secara cermat agar ruang fiskal yang tersedia dapat memberikan manfaat lebih besar.

Singgung Kekuatan Bank Himbara dan Danantara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat tersebut, Dolfie juga menyinggung posisi bank Himbara yang menurutnya telah memiliki kekuatan tersendiri melalui Danantara.

Ia mempertanyakan alasan pemerintah masih harus memberikan dukungan anggaran kepada perbankan Himbara dalam bentuk pembayaran bunga pinjaman, sementara perbankan tersebut dinilai telah memiliki kekuatan finansial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Anggota DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Kaget Namanya Terdata Desil 4, Akui Tak Pernah Daftar Bansos

Seorang anggota DPRD DI Yogyakarta mengaku terkejut setelah mengetahui namanya tercatat dalam desil empat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Aksi Kemenhut Ungkap dan Tangkap DPO Pemodal Illegal Logging Kalteng

Kementerian Kehutanan berhasil mengamankan DPO pemodal illegal logging yang sudah tiga bulan menjadi buronan.
6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

6 Gunung Erupsi Bersamaan Bukan Konspirasi, Pakar Vulkanologi UGM: Proses Alami Geologi

Aktivitas enam gunung api di Indonesia yang mengalami erupsi dalam waktu berdekatan sempat memunculkan dugaan adanya teori konspirasi.
Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Data Desil Dinilai Tak Selalu Gambarkan Kondisi Warga, DPRD Surabaya Dorong Verifikasi Lapangan

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menilai data desil belum selalu menggambarkan kondisi ekonomi warga di lapangan.
Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Periksa Istri Bupati Pemalang, KPK Dalami Hasil Penggeledahan hingga Penyiapan Uang yang Dibawa Anom Widyantoro saat OTT

Istri Bupati dimintai keterangan KPK soal dugaan penyiapan uang yang diamankan pada saat peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Anom Widyantoro.
DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

DPR Buka Ruang Aspirasi Desa, AKSI Siap Dukung Program Prabowo: Membangun Indonesia dari Desa

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa dan Sari Yuliati membuka Rapat Kerja Nasional AKSI di Ruang Pustakaloka, Gedung

Trending

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Penjelasan Kadiv Humas GBK terkait Penemuan Jasad Fajar Sahrudin di Dekat Pintu 10: Kita Kumpulkan Bukti dan Cek CCTV

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Hukum Administrasi GBK, Asep Triyadi, memberikan konfirmasi resmi kepada tvOnenews.com perihal peristiwa penemuan jasad tersebut.
2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

2 Fakta Pilu di Balik Kasus Fajar Sahrudin, Meninggal 4 Hari Jelang Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

Kabar meninggalnya Fajar Sahrudin menyisakan cerita memilukan. Dua hal dalam kasus ini menjadi sorotan dan membuat kisahnya semakin mengundang perhatian.
Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Terpopuler: Dugaan Bunuh Diri di GBK hingga Persaingan Posisi Megawati Hangestri

Tiga berita menjadi sorotan di tvOnenews.com sepanjang Selasa (8/9), mulai dari konfirmasi polisi terkait dugaan bunuh diri di GBK hingga Megawati Hangestri.
Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Update Dugaan Bunuh Diri di GBK, Kepolisian: Jenazah Fajar Sahrudin Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk kasus dugaan bundir Fajar Sahrudin. Guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang kini viral di Medsos.
Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Dikonfirmasi Kakak Sulung, Fajar Sahrudin Telah Meninggal Dunia: Tanpa Autopsi, Sudah Dimakamkan di Lampung

Tim tvOnenews.com mencoba menghubungi kakak sulung Fajar Sahrudin, Deni, untuk mengonfirmasi hal tersebut. Deni mengatakan, bahwa adiknya telah meninggal dunia.
Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Tersangka Titin Rita Lestari Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim

Pemeriksaan tersebut untuk mempertebal alat bukti dugaan suap temuan BPK soal pengadaan barang di Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT