1 Juta SHM Gratis 2026, Cek 3 Kelompok MBR yang Bisa Dapat Sertifikat Tanpa Biaya
- Bapenda DKI Jakarta
Namun, Nusron mengatakan data penerima bantuan dari kedua kementerian tersebut masih belum ditemukan.
Meski demikian, penerima program tersebut nantinya akan menjadi sasaran program sertifikasi sektor perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah secara gratis.
2. Peserta Program FLPP
Kelompok kedua adalah masyarakat yang mengikuti program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Untuk kelompok ini, pemerintah akan membebaskan biaya peningkatan status sertifikat dari Hak Guna Bangunan (HGB) yang telah dipecah atas nama pembeli menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM).
Nusron menegaskan pembebasan biaya tersebut hanya berlaku untuk proses peningkatan status HGB yang sudah dipecah menjadi SHM.
Artinya, pembebasan biaya tidak berlaku untuk proses pemecahan HGB induk milik pengembang menjadi HGB atas nama masing-masing pembeli.
Tahap pemecahan HGB induk tersebut masih dikenakan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Tapi, yang kita gratiskan adalah dari mereka HGB yang sudah dipecah, (kemudian) dinaikkan menjadi SHM. Itu yang kita gratiskan," ujar Nusron.
3. MBR yang Bangun Rumah Secara Mandiri
Kelompok ketiga adalah masyarakat berpenghasilan rendah yang membangun rumah secara mandiri.
Untuk memastikan seseorang masuk kategori MBR, pemerintah menggunakan mekanisme berbeda berdasarkan status pekerja.
Bagi pekerja formal, status sebagai MBR dapat dibuktikan melalui slip gaji.
Sementara itu, pekerja informal yang tidak memiliki slip gaji tetap dapat mengikuti program sertifikasi gratis apabila namanya tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Nusron menyebut batas yang ditetapkan pemerintah adalah maksimal desil delapan.
"Jadi kalau dia maksimal desil delapan, dia bisa menikmati program ini," kata Nusron.
Program sertifikasi gratis tersebut menjadi bagian dari target pemerintah untuk memperluas kepemilikan sertifikat rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pada 2026, pemerintah menargetkan 1 juta penerima, dengan target keseluruhan mencapai 8 juta penerima hingga 2028.
Load more