Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama
- Dok. BPJS Kesehatan
Ia menegaskan dokter FKTP memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman kepada pasien penyakit kronis beserta keluarganya. Dukungan keluarga dan tenaga medis dinilai penting untuk menjaga semangat hidup pasien.
“Banyak pasien kami yang mengasosiasikan penyakit kronis dengan kematian. Kami upayakan pendekatan sosiologis maupun dari sisi rohani agar pasien tidak pesimis, kami yakinkan bahwa penyakitnya bisa dikendalikan dengan hidup sehat. Pesan saya untuk masyarakat, kita bisa memilih untuk sehat. Sehat itu bukan takdir, tapi sesuatu yang kita tentukan sendiri. Jangan ditunda,” tegasnya.
Sebagai informasi, sepanjang 2025 BPJS Kesehatan tercatat mengeluarkan biaya sebesar Rp50,3 triliun untuk membiayai 59,9 juta kasus penyakit kronis, seperti jantung, stroke, gagal ginjal, kanker, dan penyakit lainnya.
Penyakit tersebut kerap muncul sebagai komplikasi dari hipertensi dan diabetes melitus yang dialami pasien. Padahal, risiko penyakit kronis dapat ditekan sejak dini melalui penerapan pola hidup sehat.
BPJS Kesehatan juga telah meluncurkan Program Prolanis Muda untuk menjawab tantangan meningkatnya kasus hipertensi dan diabetes melitus pada usia produktif. Program tersebut ditujukan bagi peserta JKN berusia di bawah 45 tahun yang terdiagnosis hipertensi atau diabetes melitus.
Melalui pendekatan berbasis komunitas, Prolanis Muda diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku hidup sehat secara berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Load more