News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perut Buncit Tak Selalu karena Makan Banyak, dr. Saddam Ismail Ungkap 5 Kebiasaan Sehari-hari yang Perlu Dihindari

Perut buncit tak selalu karena makan banyak, dr. Saddam Ismail ungkap 5 kebiasaan sehari-hari yang perlu dihindari.
Minggu, 5 Juli 2026 - 12:54 WIB
Ilustrasi Perut Buncit
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Perut buncit sering kali dikaitkan dengan kebiasaan makan berlebihan. 

Padahal, menurut dr. Saddam Ismail, ada sejumlah kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat memicu penumpukan lemak di area perut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui kanal YouTube Saddam Ismail yang diunggah pada 6 Desember 2019, dokter sekaligus edukator kesehatan tersebut menjelaskan bahwa pola hidup memiliki pengaruh besar terhadap bentuk tubuh. 

Mulai dari waktu makan, kualitas tidur, hingga kebiasaan merokok dapat berkontribusi terhadap munculnya perut buncit.

Berikut lima kebiasaan yang sebaiknya dihindari jika ingin menjaga lingkar perut tetap ideal.

1. Terbiasa Makan Larut Malam

Makan terlalu dekat dengan waktu tidur menjadi salah satu kebiasaan yang perlu diwaspadai. 

Selain meningkatkan risiko penumpukan lemak, kondisi perut yang masih penuh saat berbaring juga dapat memicu naiknya asam lambung atau GERD.

Untuk mengurangi risikonya, dr. Saddam Ismail menyarankan agar makan malam dilakukan sekitar tiga hingga empat jam sebelum tidur. 

Pilih makanan dengan porsi yang tidak berlebihan dan hindari hidangan yang terlalu berat.

2. Makan Saat Sedang Marah atau Emosi

Banyak orang memilih makanan sebagai pelampiasan ketika sedang kesal, sedih, atau marah. 

Meski cara ini terkadang membuat suasana hati terasa lebih baik, kebiasaan tersebut justru dapat berdampak kurang baik bagi tubuh.

Menurut dr. Saddam Ismail, makan dalam kondisi emosi dapat memicu penumpukan lemak sehingga berisiko membuat perut semakin buncit. 

Karena itu, sebaiknya kelola emosi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk makan.

3. Kurang Istirahat

Tidur yang cukup tidak hanya penting untuk memulihkan energi, tetapi juga berperan dalam menjaga keseimbangan hormon di dalam tubuh.

Orang dewasa umumnya membutuhkan waktu tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam. 

Jika waktu tidur kurang, kadar hormon kortisol atau hormon stres dapat meningkat. 

Kondisi ini sering kali membuat seseorang lebih mudah menginginkan makanan tinggi gula atau makanan manis.

Mencukupi waktu tidur dapat membantu mengendalikan hormon tersebut sehingga nafsu makan menjadi lebih terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Menggunakan Piring Berukuran Besar

Ukuran piring ternyata juga dapat memengaruhi banyaknya makanan yang dikonsumsi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija Jakarta Umumkan 6 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Persija Jakarta Umumkan 6 Pemain Dipanggil Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Enam pemain Persija yang dipanggil memperkuat Timnas Indonesia adalah Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Mauro Zijlstra, Rayhan Hannan, dan Dony Tri Pamungkas.
Pertama di Indonesia: Polda NTT Raih 2 Rekor MURI Lewat Terapi USEFT untuk Anggota dan Masyarakat

Pertama di Indonesia: Polda NTT Raih 2 Rekor MURI Lewat Terapi USEFT untuk Anggota dan Masyarakat

Polda NTT mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia  sebagai polda pertama yang menerapkan Terapi Kesehatan Mental USEFT (Ultimate the Source Body,
Marko Simic Banting Setir, Lama Menghilang Usai Cabut dari Persija, Kini 'Super Simic' Punya Kerjaan Baru

Marko Simic Banting Setir, Lama Menghilang Usai Cabut dari Persija, Kini 'Super Simic' Punya Kerjaan Baru

Para pencinta sepak bola Indonesia tentu tidak asing dengan sosok predator haus gol asal Kroasia Marko Simic. Kurang lebih lima musim mengabdi bagi Persija ...
Rieke Diah Pitaloka Minta Prabowo Segera Terbitkan Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih

Rieke Diah Pitaloka Minta Prabowo Segera Terbitkan Perpres Tata Kelola Kopdes Merah Putih

Rieke Diah Pitaloka meminta Presiden Prabowo Subianto segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) soal Tata Kelola Terpadu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Anak Nelayan hingga Buruh Pasar dari Indonesia Timur Dapat Beasiswa Eramet dan KBF, Diharap Bisa Ikut Bangun Daerah

Anak Nelayan hingga Buruh Pasar dari Indonesia Timur Dapat Beasiswa Eramet dan KBF, Diharap Bisa Ikut Bangun Daerah

Puluhan anak dari Indonesia Timur mendapatkan kesempatan kuliah melalui Beasiswa Eramet Beyond. Program ini membekali pendidikan, kepemimpinan, dan mendorong untuk ikut membangun daerah.
Viral Video Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Kapal, Badan Geologi Pastikan Hoaks

Viral Video Erupsi Gunung Anak Krakatau dari Kapal, Badan Geologi Pastikan Hoaks

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria menegaskan setelah dilakukan pengecekan teknis, video tersebut bukan rekaman terbaru aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Trending

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Bukan Megawati Hangestri, Timnas Voli Indonesia Mendadak Kembali Jadi Trending Topik di Korea Selatan

Indonesia kembali menjadi perbincangan hangat di media Korea Selatan. Namun kali ini bukan karena sosok Megawati Hangestri, melainkan Timnas Voli Indonesia yang menjadi atensi usai mengalahkan skuad Negeri Ginseng di final AVC Men's Cup 2026.
Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot AMA Ditembak dari Jarak Sangat Dekat, Jenazah Dipulangkan ke AS

Pilot maskapai AMA, Nicholas Gosselin, meninggal dunia akibat luka tembak yang dilepaskan dari jarak sangat dekat.
Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Kronologi Menhut Raja Juli Antoni Terima Amplop dari Bupati Kuansing sebelum Terjaring OTT KPK

Raja Juli paparkan kronologi dugaan pemberian amplop Bupati Kuansing kepadanya. Raja Juli menegaskan tidak ada pelepasan kawasan hutan di Kuantan Singingi, Riau
KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK Sebut Pengembalian Amplop Raja Juli Tak Hapus Unsur Pidana: Harusnya Laporkan!

KPK mengatakan Raja Juli Antoni semestinya melaporkan dugaan gratifikasi berupa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuansing tersebut kepada lembaga antirasuah.
Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Peringati Warisan Ali Khamenei, Presiden Iran Bicara Revolusi dan Kepemimpinan Baru Komunitas Muslim

Lembaga-lembaga internasional dinilai gagal menghentikan tindakan Israel di kawasan Timur Tengah, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, Sabtu (4/7) juga mengkritik badan-badan global tetap diam sementara Israel secara terbuka berbicara tentang pembunuhan dan serangan yang ditargetkan.
Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Pilot Tewas Ditembak, DPR Khawatir Distribusi Logistik ke Pedalaman Papua Bakal Terganggu

Anggota Komisi XIII DPR RI, Fauqi Hapidekso, mengaku khawatir insiden penembakan pilot asal AS akan berdampak pada distribusi logistik ke pedalaman Papua.
Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Maroko Usai Permalukan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final, Ketenangan Jadi Penentu Kemenangan

Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkap faktor utama di balik kemenangan meyakinkan 3-0 atas Kanada pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT