News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya Membonceng Anak dengan Kursi Rotan di Motor, Orang Tua Wajib Tahu Risiko yang Mengintai

Membonceng anak dengan sepeda motor masih kerap dijumpai di berbagai daerah. Tidak sedikit orang tua yang bahkan menambahkan kursi rotan pada bagian depan motor matic agar anak bisa duduk lebih nyaman selama perjalanan.
Kamis, 4 Juni 2026 - 10:42 WIB
Ilustrasi membonceng anak dengan kursi rotan di motor.
Sumber :
  • Ilustrasi chatgpt

Jakarta, tvOnenews.com - Membonceng anak dengan sepeda motor masih kerap dijumpai di berbagai daerah. Tidak sedikit orang tua yang bahkan menambahkan kursi rotan pada bagian depan motor matic agar anak bisa duduk lebih nyaman selama perjalanan.

Praktik tersebut memang dianggap biasa oleh sebagian masyarakat. Namun di balik kemudahan yang ditawarkan, penggunaan kursi rotan untuk membawa anak di sepeda motor ternyata menyimpan sejumlah risiko keselamatan yang tidak bisa dianggap remeh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski hingga kini belum ada aturan yang secara spesifik melarang penggunaan kursi rotan di bagian depan motor untuk anak-anak, aspek keselamatan tetap harus menjadi perhatian utama. Apalagi posisi anak yang berada di depan pengemudi membuat mereka lebih rentan mengalami cedera saat terjadi insiden di jalan.

Berikut tiga bahaya yang mengintai jika orang tua masih nekat membonceng anak menggunakan kursi rotan di bagian depan sepeda motor:

1. Risiko Tinggi Saat Terjadi Pengereman Mendadak

Bahaya pertama yang paling sering luput dari perhatian adalah ketika pengendara harus melakukan pengereman secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, terutama saat menghadapi kendaraan yang mendadak berhenti atau muncul hambatan di depan.

Penggunaan kursi rotan justru membuat posisi duduk anak menjadi lebih tinggi dibandingkan jok motor. Akibatnya, tubuh anak berada dalam posisi yang lebih terbuka dan tidak memiliki perlindungan yang memadai.

Ketika motor mengerem mendadak, anak berisiko terpental ke depan karena tidak memiliki pegangan yang kuat dan aman. Risiko benturan dengan bagian depan kendaraan juga menjadi lebih besar dan dapat menyebabkan cedera serius.

Selain itu, anak-anak umumnya belum memiliki kemampuan menjaga keseimbangan sebaik orang dewasa. Sehingga guncangan kecil sekalipun bisa berdampak lebih berbahaya bagi mereka saat duduk di kursi tambahan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Terpapar Debu dan Polusi Secara Langsung

Risiko berikutnya yang juga perlu diperhatikan adalah paparan debu dan polusi udara selama perjalanan. Anak yang duduk di bagian depan menjadi pihak pertama yang terkena paparan langsung dari lingkungan sekitar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Realisasi Kedaulatan Energi Nasional, Pemerintah Resmikan Proyek Gas JNE#6 dan Lapangan Maha

Realisasi Kedaulatan Energi Nasional, Pemerintah Resmikan Proyek Gas JNE#6 dan Lapangan Maha

Produksi gas bumi dari wilayah lepas pantai Kalimantan Timur ditargetkan meningkat menjadi sekitar 750 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) mulai 1 November 2026. 
KESDM dan TNI AL Selidiki Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Perairan Semarang

KESDM dan TNI AL Selidiki Dugaan Pelanggaran Distribusi BBM di Perairan Semarang

KESDM dan TNI AL menyelidiki dugaan pelanggaran pengangkutan 406 KL solar B50 di perairan Semarang. Ada selisih volume yang kini didalami penyidik.
Comeback ke Pink Spiders, Mantan Rekan Megawati Hangestri Bertekad Raih Gelar Juara V-League 2026–2027

Comeback ke Pink Spiders, Mantan Rekan Megawati Hangestri Bertekad Raih Gelar Juara V-League 2026–2027

Pyo Seung-ju kembali ke lapangan bersama Heungkuk Pink Spiders setelah sempat pensiun selama setahun. Mantan rekan Megawati Hangestri di Red Sparks itu kini.
Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit

Stasiun Sudirman Mendadak Gelap saat Jam Pulang Kerja, KAI Ungkap Penyebab Listrik Padam 30 Menit

Stasiun Sudirman sempat gelap gulita selama 30 menit saat jam pulang kerja, Kamis malam. KAI menjelaskan penyebab pemadaman dan memastikan layanan KRL tetap
Hasil French Open 2026: Pulangkan Tunggal Putra Jepang Dua Gim Langsung, Ubed Melangkah Mulus ke Perempat Final

Hasil French Open 2026: Pulangkan Tunggal Putra Jepang Dua Gim Langsung, Ubed Melangkah Mulus ke Perempat Final

Hasil French Open 2026 sektor tunggal putra yang mempertemukan wakil Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah menghadapi Koki Watanabe dari Jepang, Kamis 22 Oktober.
5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

5 Kacamata Pintar Berbasis AI Terbaik 2026: untuk Konten Kreator, Bisa Rekam POV hingga Tampilkan Teleprompter

AI smart glasses 2026 menawarkan kamera beresolusi tinggi, asisten AI, penerjemah langsung, dan layar HUD. Ini 5 merek yang menarik untuk konten kreator.

Trending

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Momen Prabowo Tiru Kedipan Mata Seskab Teddy: Gue Nih Presiden, Ted!

Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan kelakar saat menyadari dirinya mendapat "kode" atau isyarat dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya untuk -
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT