News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Lebaran Seru di Swiss van Java, Gunung yang Tertidur 24 Tahun Ramah Jadi Tempat Wisata Alam Keluarga

Di kota dijuluki Swiss van Java, kawasan wisata alam Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, cocok menjadi tempat wisata alam untuk keluarga saat libur Lebaran.
Minggu, 22 Maret 2026 - 05:51 WIB
Objek wisata hutan mati di Gunung Papandayan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

tvOnenews.com - Libur Lebaran tidak sekadar tentang silaturahmi, tetapi juga momentum paling berharga menjajaki tempat wisata bersama keluarga tercinta.

Dalam beberapa tahun terakhir, tren keluarga mengunjungi tempat wisata alam meningkat pesat selama libur Hari Raya Idul Fitri, bahkan semakin diminati karena menyodorkan suasana sejuk dan pemandangan indah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Jawa Barat (Jabar), terdapat sebuah wilayah mendapat julukan sebagai "Swiss van Java" oleh para wisatawan Eropa yang berkunjung di sekitar abad ke-19. Ya, daerah itu adalah Garut.

Merujuk dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut, jumlah kunjungan wisatawan mengunjungi wisata di Garut naik pesat sebanyak 124 ribu orang sejak libur Nataru 2026.

"Kunjungan wisatawan sejak hari Kamis 25 Desember 2025 sampai dengan hari Jumat, 2 Januari 2026 berjumlah 124.250 orang dari 26 objek wisata yang dimonitoring, ada peningkatan," ujar Kepala Disparbud Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut.

Untuk itu, salah satu destinasi wisata yang selalu menjadi daya tarik utama wisatawan di kawasan kota dijuluki Swiss van Java ini adalah Gunung Papandayan.

Mengenal Gunung Papandayan Wisata Alam di Swiss van Java

Potret Gunung Papandayan
Potret Gunung Papandayan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Gunung Papandayan merupakan gunung berapi aktif terletak di Desa Simajaya dan Desa Keramat Wangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Meski begitu, gunung ini sudah vakum erupsi dalam dua dekade terakhir.

Karena aktivitasnya relatif stabil, Gunung Papandayan kini disebut "tertidur" atau vakum selama 24 tahun sejak erupsi terakhir kali pada 2002.

Maksud dari istilah "vakum 24 tahun" mengacu pada kondisi di mana Gunung Papandayan saat ini minimnya erupsi besar yang dapat membahayakan keselamatan wisatawan.

Di balik statusnya sebagai gunung berapi, Gunung Papandayan menyuguhkan panorama alam yang indah dan luar biasa. Meski sempat longsor pada awal 2026, material yang menimpa jalur pendakian di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Gunung Papandayan sudah dievakuasi jajaran Polsek Cisurupan di bawah naungan Polres Garut bersama tim gabungan.

Adapun berbagai keindahan alam di Gunung Papandayan yang selalu memantik wisatawan maupun pendaki, di antaranya kawah belerang, hutan mati yang eksotis, hingga menjadi surganya hamparan bunga edelweiss yang selalu memanjakan mata.

Kenapa Daya Tarik Gunung Papandayan Cocok Jadi Tempat Wisata Ramah Keluarga?

Gunung Papandayan dikenal sebagai destinasi yang ramah untuk semua kalangan usia. Ini juga termasuk untuk keluarga hingga anak-anak.

Berdasarkan hasil penelusuran tvOnenews.com, jalur trekking pendakian Gunung Papandayan relatif landai ketimbang gunung lainnya di Jabar.

Banyak pendaki membawa anak-anaknya menjajaki sekaligus belajar langsung tentang fenomena alam di Gunung Papandayan, terutama di sekitar kawah belerang. Meski begitu untuk melewati kawah, tetap harus membutuhkan persiapan ekstra mengingat bau belerang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Selain itu, anak-anak dan keluarga yang menjajaki berbagai wisata di gunung ini juga dapat menikmati keindahan bunga edelweiss. Letak hamparan bunga ini berada di Tegal Alun.

Untuk menikmati sensasi libur Lebaran lebih dalam, para keluarga bahkan pendaki bisa mengajak anak-anak camping. Di momen ini, pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan udara dingin dibalut pemandangan hijau dan bisa melihat beragam jenis hewan langka.

Kawasan wisata Gunung Papandayyan kebetulan dikelola PT Astri Indah Lestari (AIL). Pada 2016, pihak pengelola tidak hanya menyediakan destinasi wisata berbasis pendakiian, tetapi juga membuat secara khusus tempat perkemahan di dekat parkiran.

Bagi keluarga yang berlibur ke Garut atau Gunung Papandayan, bisa berkemah menikmati udara sejuk dan pemandangan hijau di tanpa perlu camping di kawasan Hutan Pondok Saladah.

Menariknya di tempat perkemahan di dekat parkiran, pengelola semakin membuat wisatawan nyaman. Sebab, ada hamparan bunga edelweiss yang dapat dilihat selama berkemah.

Berdasarkan hasil penelusuran tvOnenews.com, terdapat sejumlah objek wisata memantik wisatawan maupun pendaki, di antaranya Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Pengantin, Kawah Nangklak, Pondok Salada, Hutan Mati, serta ghober hoet camping area.

Adapun harga tiket masuk (HTM) kawasan TWA Gunung Papandayan cenderung bervariatif. Hal membedakan dari segi harga yakni pengunjung dari nusantara maupun mancanegara.

Berikut rincian lengkap HTM kawasan wisata Gunung Papandayan:

  • Wisatawan Nusantara: Rp20 ribu untuk hari kerja & Rp30 ribu untuk hari libur.
  • Wisatawan mancanegara: Rp200 ribu untuk hari kerja & Rp300 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda dua: Rp12 ribu untuk hari kerja & Rp17 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda empat: Rp 25 ribu untuk hari kerja & Rp35 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda enam: Rp110 ribu untuk hari kerja & Rp150 ribu untuk hari libur.

Tarif tiket masuk untuk berkemah sebesar Rp35.000/orang, berkemah untuk rombongan pelajar sebesar Rp22.500, berkemah untuk rombongan mancanegara sebesar Rp105.000, foto Prewedding sebesar Rp500.000.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, tunggu apalagi? Mari menghabiskan momentum libur Lebaran bersama keluarga tercinta untuk menikmati sensasi panorama alam Gunung Papandayan yang terletak di kota dijuluki "Swiss van Java".

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Evaluasi Menyeluruh Latsarmil Kemhan: Porsi Latihan Fisik Kini Sesuaikan Kondisi Peserta Koperasi Merah Putih

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menginstruksikan dilakukannya peninjauan ulang secara menyeluruh terhadap program latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi para calon manajer Koperasi Merah Putih. 
Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib Bandung Pinjamkan Wonderkid Zulkifli Lukmansyah Untuk Dapatkan Menit Bermain

Persib sepakat untuk melepas Zulkifli Lukmansyah dengan status pinjaman di awal musim 2026/2027. ia diharapkan bisa menimba ilmu selama dipinjamkan ke klub lain
Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Pengurus DPW dan DPD PAN DKI Jakarta Dilantik, Eko Patrio Kepada Gubernur Pramono: Titip Anak-Anak Pak

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan alias Zulhas melantik pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta periode 2024-2029.
Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Ritual Adat Pangku Paliare, Tradisi Suku Semende di Bengkulu Mensensus Jumlah Penduduk

Tradisi unik dan menarik dilaksnakan masyarakat adat Suku Semende Ulu Nasal di Kabupaten Kaur, Bengkulu setiap 10 Muharam. Kampung yang biasanya sepi karena war
Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Remaja hingga Orang Dewasa Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini Demi Cegah Penyakit Serius di Dalam Tubuh

Salah satu aspek yang kerap luput dari perhatian oleh anak remaja hingga orang dewasa adalah kesehatan sistem pencernaan yang sangat memiliki peran penting dalam menjaga kondisi tubuh secara keseluruhan.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT