GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gaji Pas-pasan Jiwa Sosialita, Kisah Gen Z yang Hobi Healing dan Traveling!

Data hasil studi di Amerika menunjukan bahwa Gen Z yang tinggal disana rata-rata telah menghabiskan sebagian besar keuangannya untuk jalan-jalan dan berwisata.
Rabu, 19 April 2023 - 05:38 WIB
Gaji Pas-pasan Jiwa Sosialita, Kisah Gen Z yang Hobi Healing dan Traveling!
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Belakangan ramai perbincangan soal Gen Z atau generasi yang baru memulai kerja dalam dunia profesional dengan gaya hidup yang dianggap sering hura-hura.

Diketahui Generasi Z atau biasa disingkat Gen Z adalah generasi yang lahir pada tahun 1997 hingga 2001.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umumnya saat ini, kalangan anak-anak Gen Z diketahui barusaja menginjak dalam dunia profesional kerja. 

Rata-rata Gen Z memiliki pengalaman kerja yang minim dan pendapatan yang dihasilkan pun tak seberapa.

Dilansir dari berbagai sumber, hasil studi di Amerika menunjukan bahwa Gen Z yang tinggal disana rata-rata telah menghabiskan sebagian besar keuangannya untuk jalan-jalan dan berwisata.

Hal ini pun menyeruak dengan istilah healing, self healing, self reward, atau staycation untuk menghilangkan penat.

Gaji Pas-pasan Jiwa Sosialita, Kisah Gen Z yang Hobi Healing dan Traveling!. Source: istockphoto.com

Dilansir dari hasil survey perusahaan riset data Morning Consult, lebih dari setengah populasi orang dewasa, Gen Z di Amerika sering bepergian atau traveling. 

Meskipun mereka tergolong dalam usia yang masih sangat muda dengan penghasilan yang rendah, umumnya mereka kerap melakukan tiga atau lebih perjalanan liburan atau traveling dalam satu tahun terakhir.

Dari hasil riset Morning Consult juga dipaparkan sedikitnya ada tiga motivasi teratas yang membuat Gen Z Amerika kerap melakukan traveling. 

Pertama, untuk bersantai, kedua untuk melarikan diri atau "pergi" dari kepenatan, dan yang ketiga yakni untuk menghabiskan waktu bersama teman dan keluarga.

Tak hanya itu, data tersebut juga menunjukkan bahwa Gen Z lebih termotivasi melakukan perjalanan untuk berpetualang, atas dasar kesehatan mental, dan mencari pengalaman budaya atau cross culture.

Uniknya lagi, Gen Z tidak akan menunggu sampai mereka benar-benar memiliki pekerjaan dengan gaji tinggi atau tabungan yang cukup untuk bepergian.

Tidak seperti mindset generasi sebelumnya, yakni millenials yang lebih banyak pertimbangan untuk hal tersebut.

Morning Consult juga memaparkan bahwa Gen Z selalu menemukan cara untuk memasukkan traveling atau liburan ke dalam anggaran mereka.

Bahkan hanya sekitar 11% Gen Z yang sering bepergian, berasal dari rumah tangga dengan penghasilan sekitar US$100.000 atau setara dengan Rp 1,5 miliar lebih setiap tahunnya. 

Sedangkan sebagian besar lagi, sekitar 61% berasal dari rumah tangga berpenghasilan kurang dari US$50.000 atau setara dengan Rp750 juta per tahun.

Masih dikutip dari Morning Consult, Lindsey Roeschke selaku analis perjalanan dan perhotelan disana menyebutkan bahwa dorongan Gen Z melakukan perjalanan dikarenakan bepergian merupakan hal yang lebih umum dilakukan saat ini.

Menurutnya lagi, Gen Z sudah secara luas terpapar inspirasi perjalanan lewat media sosial.

Gen Z dibesarkan dalam lingkungan masyarakat di mana traveling lebih diprioritaskan daripada generasi sebelumnya.

Bakan dengan kemampuan belanja yang bisa dibilang rendah, Gen Z mempersiapkan perjalanannya dengan hanya mengandalkan teknologi. 

Dari sanalah mereka mampu mencari destinasi wisata serta akomodasi dan transportasi dengan berbagai potongan harga yang menarik dan sesuai kantong mereka.

Dilansir dari laman booking.com, sekitar 62% Gen Z dengan usia dewasa terbiasa menggunakan teknologi untuk membantu mereka dalam menghemat biaya perjalanan.

Hal ini pun yang kemudian mulai menular kepada beberapa anggota keluarganya, bahkan beberapa dari mereka memelopori perencanaan liburan keluarga.

Jadi gimana, kalian termasuk Gen Z dengan penghasilan rendah tapi suka healing atau Gen Z yang rajin menabung?.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.
Betrand Peto Tak Mau Kompromi Usai Dituding Maling Parfume: Mamanya Aqila dan Ayah Sudah Proses

Betrand Peto Tak Mau Kompromi Usai Dituding Maling Parfume: Mamanya Aqila dan Ayah Sudah Proses

​​​​​​​Betrand Peto tak mau kompromi usai dituding mencuri parfum milik Sawendah. Ia klarifikasi dan sebut proses sudah ditangani keluarga Aqila dan Ruben Onsu.
John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

John Herdman Terpukau! Calvin Verdonk Disebut Pemain Paling Lengkap di Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi kepada Calvin Verdonk atas performa impresifnya dalam laga FIFA Series 2026.

Trending

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

PSSI Evaluasi Timnas Indonesia Usai Kekalahan dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Evaluasi terhadap skuad Garuda dilakukan setelah Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026).
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT