News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mantan-mantan Napi Akhirnya Buka Suara, Kehidupan di Penjara 'Neraka' bagi yang Tak Punya Uang, 'Surga' bagi yang Punya Uang?

Kisah-kisah dibalik penjara tengah ramai jadi perbincangan setelah artis Uya Kuya mengundang mantan narapidana bercerita mengenai praktik ilegal dalam penjara.
Selasa, 9 Mei 2023 - 07:15 WIB
Ilustrasi
Sumber :
  • Freepik.com

tvOnenews.com - Belakangan ini kisah-kisah dibalik penjara atau lapas tengah ramai menjadi perbincangan setelah artis Uya Kuya mengundang mantan narapidana atau napi ke kanal youtubenya untuk bercerita mengenai praktik-praktik ilegal di dalam penjara.

Keterangan dari mantan narapidana itu juga sempat dibenarkan oleh salah satu aktor senior yang juga pernah mendekam di dalam penjara yakni Tio Pakusadewo saat dirinya juga diundang ke kanal youtube Uya Kuya Tv di kesempatan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mulai dari situlah kisah-kisah di balik jeruji besi mulai menarik perhatian masyarakat tentang bagaimana para kehidupan para napi di dalam penjara yang ternyata masih bisa melakukan aktivitas ilegal di dalamnya.

salah satu kanal youtube yang juga mengorek kisah ini adalah kanal youtube langit entertainment yang mengahdirkan beberpa narasumber mantan-manatan napi yang kerap keluar masuk penjara.

Pada kesempatan tersebut, ketiga napi bercerita bagaimana pengalaman hidup mereka ketika mendekam di dalam jeruji besi.

Dimana mereka bercerita kalau kehidupan di penjara bak sebuah neraka bagi mereka yang tak punya uang dan seperti surga bagi yang punya uang.

Salah satu napi yang bernama Farid mengatakan kalau kegiatan dirinya selama di penjara hampir sama seperti kehidupannya di luar penjara dimana ia menghabiskan waktu dengan bermain kartu hingga minum-minuman keras didalam.

"Ya kalo di dalam penjara kegiatannya paling kegiatannya main kartu, (beli) minum kita bisa nyuruh. Kalu dibesuk nih kita dikasih uang nih sama saudara kita, malamnya kita nyuruh polisinya buat beli minum," ujar Farid.

Ia mengatakan kalau pada saat ia dipenjara, ketika dirinya ingin membeli minuman keras ia bisa meminta penjaga lapas untuk membelikan ia minuman keras dengan memberikan imbalan.

"Seandainya jaman dulu minuman harganya Rp 20 ribu, kita kasihnya Rp 50 ribu nanti malam nya dibawain minuman sama mereka yang penting ada duit ya pokoknya," sambungannya.

Bahkan Farid bercerita kalau dirinya dan teman-temannya kerap melakukan pemalakan kepada napi-napi lain untuk membeli berbagai macam kebutuhan di dalam penjara.

"Kita malakin napi napi lain atau kita nongkrong di ruang besuk, orang abis di besuk kita palakin," 

Namun resiko yang bisa diterima jika tertangkap atau ketahuan melakukan pemalakan pada napi lain, ia mengaku bisa mendapatkan hukuman yang berat dari para petugas lapas.

"Ketika kita ketahuan malak-malakin sudah kita disetrum sama petugasnya atau masuk sel tikus bisa sampai 3 hari ada yang seminggu juga," terangnya.

Sementara itu, berbeda dengan Farid, napi lainnya yang bernama Andi mengaku kalau selama didalam penjara ia memiliki seorang bos. Bos yang ia maksud adalah sesama napi yang memiliki banyak uang sehingga ia bisa berkuasa di dalam penjara.

"Kalau saya punya bos besar di dalam penjara, dia dari keluarga artis lah jadi saya kerja sama dia mengawal-ngawal dia didalem penjara karena kan di dalem banyak saingan bos sama bos dari berbagai suku," jelas Andi.

Andi juga menjelaskan kalau bos besar yang ia maksud ini kerap mempekerjakan napi-napi lain karena dirinya memiliki uang sehingga bisa membayar napi-napi lain untuk mempermudah atau memperlancar segala kebutuhannya di dalam penjara.

"Kalo bos saya nih kan gapunya bendera (kelompok) jadi yang kerja sama dia dari suku mana aja dan karena dia banyak duitnya aja jadi banyak yang kerja sama dia," terang Andi.

Bahkan Andi mengaku kalau dirinya siap pasang badan untuk bosnya jika ada masalah yang menimpanya.

"Tapi bukan mengawal dia dari musuh, kaya memperlancar pekerjaan dia, ambilan barang dia, pake nama saya buat keperluan dia jadi begitu di grebek petugas yang pasang badan saya," sambungnya.

Sementara itu mantan napi lainnya yakni Nowe mengatakan kalau hal terburuk yang ia ingat selama mendekam di dalam penjara adalah momen ketika dirinya tidak bisa membayar biaya kamar di dalam lapas.

Karena menurutnya ketika ia tidak bisa membayar kamar di dalam penjara, mau tidak mau ia harus tidur diluar kamar penjara di lorong lorong yang ada di dalam penjara.

"Kenangan terburuk yang saya ingat sih, kalo kita ga bayar uang kamar, kita harus tidur di lorong penjara. Istilahnya itu anak hilang, jadi kaya kita ga diurus sama keluarga gitu," kata Nowe.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini para napi itu mengaku kalau mereka sudah meninggalkan dunia kejahatan selepas keluar dari penjara dan enggan kembali masuk kedalam penjara mengingat betapa kerasnya hidup di dalam penjara.

Karena selepas mereka keluar dari penjara pandangan negatif dari orang-orang tidak bisa mereka hindari, entah mereka berbuat jahat atau tidak padangan orang disekitar mereka akan menganggap kalau mereka seorang yang jahat. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT