News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

WOW! Anak-anak Diajarkan untuk Melakukan Seks Sebelum Menikah, Simak Tradisi Suku Muria

Tinggal di wilayah Naxal Bastar di Chhattisgarh, India tengah, Suku Muria memiliki tradisi yang sudah berusia berabad-abad dan membuat orang-orang terkejut
Minggu, 16 Juli 2023 - 05:15 WIB
Tradisi Suku Muria
Sumber :
  • Viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com - Tinggal di wilayah Naxal Bastar di Chhattisgarh, India tengah, Suku Muria memiliki tradisi yang sudah berusia berabad-abad dan membuat orang-orang terkejut.

Tradisi Suku Muria ini lebih dikenal dengan sebutan Ghotul Muria. Seperti dilansir dari Indiatimes.com, Ghotul merupakan budaya suku Muria dan Gond yang tidak tabu melakukan seks sebelum menikah.

Dalam Suku Muria, anak-anak dibesarkan untuk melakukan hubungan seks pranikah. Ghotul menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat, asrama desa untuk anak perempuan dan laki-laki yang belum menikah. Remaja diajarkan pendidikan jasmani, keterampilan dan minum alkohol untuk seks.

Kaum muda dari Suku Muria juga berhubungan di sana, melakukan hubungan seks pranikah dengan satu atau lebih pasangan. Lalu belajar tentang budaya dan legenda suku tersebut. 

Ghotul itu sendiri sebenarnya adalah gubuk yang terbuat dari bambu dan lumpur. Itulah sebabnya anak laki-laki dan perempuan dikirim ke Ghotul sejak usia 10 tahun.

Menurut tradisi, kedatangan mereka diiringi dengan suara gendang. Di sana anak laki-laki disebut Cheliks dan perempuan Motiaris. Pemimpin Ghotul yang hadir bernama Siredar dan Belosa.

Anak laki-laki Ghotul membuat sisir bambu. Semakin menarik sisirnya, semakin besar peluang mendapatkan seorang gadis sebagai pasangan.

Ketika gadis itu menyukai sisir anak laki-laki itu, dia mencurinya dan dengan bangga memakainya di rambutnya. Kemudian mereka berjanji untuk hidup bersama.

Uniknya, mereka memiliki kebebasan untuk melakukan apapun yang mereka inginkan, seperti mencari kesenangan atau menjalaninya secara maksimal dengan melakukan hubungan seks sebanyak mungkin hingga menemukan pasangan yang ideal.  

Namun, seks berkelompok tidak diperbolehkan di sana. Di beberapa tempat, anggota tidak ingin melakukan ini karena menimbulkan ketertarikan emosional bagi pasangannya dan dapat menghukum.

Di sana, kaum muda didorong untuk menjalin hubungan monogami, tetapi terkadang dengan banyak orang.

Perlu dipahami bahwa remaja diperbolehkan berhubungan seks tanpa ikatan emosional. 

Sebelum berhubungan seks, remaja putri meminum alkohol yang biasa digunakan sebagai alat kontrasepsi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Kakorlantas Polri terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di perlintasan sebidang kereta api.
Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap rahasia agar wilayah Jakarta dan Bekasi terbebas dari bencana banjir.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat 5 fakta terbaru kasus pembunuhan satu keluarga Haji Syahroni di Indramayu setelah menghadirkan keluarga Aman Yani.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral