GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Masa Muda DN Aidit Jauh sebelum Mengenal PKI, Dibesarkan di Belitung dengan Keluarga yang...

Nama DN Aidit tak bisa dipisahkan dari sejarah kelam Partai Komunis Indonesia (PKI). Sosoknya kerap dikaitkan dengan peristiwa berdarah G30S 1965 yang menewaskan
Selasa, 9 September 2025 - 16:47 WIB
DN Aidit bersama keluarganya
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Nama DN Aidit tak bisa dipisahkan dari sejarah kelam Partai Komunis Indonesia (PKI). Sosoknya kerap dikaitkan dengan peristiwa berdarah G30S 1965 yang menewaskan sejumlah perwira tinggi TNI AD.

Namun jauh sebelum dikenal sebagai tokoh kontroversial, kehidupan masa muda DN Aidit di kampung halamannya, Belitung, ternyata berbeda jauh dari citranya saat dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir pada 30 Juli 1923 di Jalan Belantu 3, Pangkallalang, Belitung dengan nama Achmad Aidit, ia merupakan anak pertama dari pasangan Abdullah Aidit dan Mailan.

Ketua PKI DN Aidit
Ketua PKI DN Aidit
Sumber :
  • YouTube Indonesia Insider

 

Belakangan, namanya berganti menjadi Dipa Nusantara Aidit, nama yang lebih dikenal hingga kini.

Dalam buku Aidit: Dua Wajah Dipa Nusantara (2010) dijelaskan, DN Aidit tumbuh dalam keluarga religius. Ayahnya merupakan tokoh pendidikan Islam di Belitung. Sejak kecil, ia dan adik-adiknya terbiasa belajar mengaji sepulang sekolah.

Tak hanya itu, DN Aidit juga dikenal sebagai muazin di lingkungannya. Karena pada masa itu belum ada pengeras suara, ia dipilih untuk mengumandangkan azan lantaran memiliki suara keras.

Selain taat beribadah, Aidit muda dikenal supel dan mudah bergaul. Ia bahkan pernah bergabung dengan kelompok remaja yang disebut Geng Kampung, bersama adik-adiknya.

DN Aidit
DN Aidit
Sumber :
  • Common Wiki

 

Geng tersebut merupakan kumpulan anak-anak pribumi Belitung, yang kala itu sering bersaing dengan kelompok lain seperti geng anak-anak polisi (geng tangsi).

Sebagai anak sulung, DN Aidit berperan sebagai pelindung adik-adiknya. Namun, ia bukan tipe yang langsung main tangan.

Ketika adiknya, Murad, berseteru dengan anak geng lain, Aidit lebih dulu memastikan lawan sebanding sebelum menyuruh adiknya menghadapi sendiri. Ia baru turun tangan jika lawannya dianggap terlalu kuat.

Tak hanya melindungi dari perkelahian, Aidit juga kerap membela adik-adiknya dari sikap keras sang ayah. Salah satunya ketika Basri, adiknya, dituduh ceroboh karena melepas 15 ekor itik keluarga.

DN Aidit mengaku sebagai pelaku dan berusaha mencari itik-itik tersebut hingga menjelang Magrib, demi melindungi adiknya dari amarah sang ayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masa muda Aidit pun memperlihatkan sisi lain dirinya. Ia bukan hanya dikenal ramah dan pandai bergaul, tetapi juga menjadi figur penting bagi adik-adiknya.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gebrakan Baru Dedi Mulyadi: Usul 70 Persen Pajak Tambang Balik ke Kantong Desa

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), kini tengah menggodok kebijakan berani untuk mengembalikan mayoritas pendapatan pajak tambang langsung ke tingkat desa.
Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Libur Panjang Tiba, Kakorlantas Pastikan Polisi Siaga 24 Jam Pergerakan Arus Lalu Lintas secara Real Time

Lonjakan mobilitas masyarakat selama periode libur panjang (long weekend) Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus dan cuti bersama menjadi perhatian serius kepolisian. 
Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Berikut Amalan Memasuki Bulan Haji

Kapan 1 Dzulhijjah 2026? Simak amalan bulan Haji hingga jadwal pelaksanaannya.
Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Gerebek Sarang Narkoba Berkedok Ternak Bebek di Medan, Polisi: Tak Ada Tempat Sembunyi Bagi Pengedar

Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk, tepatnya di Jalan Denai Gang Jati, Kecamatan Medan Denai, digerebek Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. 
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.

Trending

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Reaksi Dedi Mulyadi usai Ibu Asal Surabaya Ngadu Jadi Korban Love Scamming Rp2,1 Miliar Warga Cirebon Keturunan Kamerun

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) merespon ibu asal Surabaya, WS (40) yang curhat menjadi korban kasus penipuan dan perampokan warga Cirebon keturunan Kamerun.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Kabar Gembira Bagi Warga Bogor, Dedi Mulyadi Pastikan Proyek Jalan Batutulis Segera Dieksekusi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik keras terkait carut-marutnya penataan ruang di kawasan Batutulis, Kota Bogor. 
Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Persib dan Korea Utara Gagal Buat Persija Melaju ke Asia, Ini Alasan AFC Tetap Berikan Jatah 2 Klub Liga Indonesia

Selain Persib Bandung, ada Madura United dan Dewa United yang juga merasakan kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia, AFC Challenge League pada edisi 2024-2025 dan 2025-2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT