Zaskia Adya Mecca Bagikan Kondisi Lapangan dan Bantuan yang Diperlukan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
- Instagram/zaskiadyamecca
tvOnenews.com - Artis Zaskia Adya Mecca kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan turun langsung ke lokasi terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Zaskia membagikan cerita haru sekaligus kondisi memprihatinkan yang dialami warga setempat.
Ia juga mengungkap sejumlah jenis bantuan yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban di lapangan.
Bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh Tamiang telah menyebabkan ribuan warga mengungsi dan kehilangan harta benda.
Banyak daerah masih terisolasi karena akses jalan tertutup lumpur, batang kayu, dan reruntuhan tanah.
Kondisi ini membuat pasokan logistik sulit masuk, bahkan sebagian warga terpaksa bertahan hidup dengan kondisi sangat terbatas.
Dalam unggahan Instagram-nya, Zaskia menuliskan peringatan yang sempat ramai di media sosial sebelum masuk ke wilayah Tamiang.

- Antara
“Hati-hati ke Tamiang! Banyak penjarahan...,” tulisnya.
Namun, hal itu justru berbeda ketika ia datang membawa bantuan langsung ke lokasi terdampak.
Ia menceritakan pengalamannya saat tiba di salah satu posko pengungsian sekitar pukul 21.00 malam.
Menurut Zaskia, para pengungsi tetap menyambut dengan hangat meski mereka sendiri berada dalam kondisi sangat memprihatinkan.
"Kak, insyaa Allah kami bisa dan kuat bertahan! Kalau memungkinkan, kakak bawa bantuan lebih ke dalam lagi saja. Ke titik saudara-saudara kami yang terputus akses!” ucap salah satu warga yang dikutip Zaskia.
Zaskia menuturkan bahwa sebagian besar warga di posko tersebut sudah lebih dari seminggu tanpa listrik dan air bersih.
Banyak yang hanya bisa minum air hujan dan makan sekali sehari dengan porsi seadanya. Kondisi pengungsian juga jauh dari layak.
"Tidur nggak ada tempat bersih, mulai sakit-sakit terutama pernapasan karena debu sangat tebal.” tulisnya.
Melihat situasi itu, Zaskia merasa terpanggil untuk menyerukan kepada masyarakat luas agar tidak takut membantu secara langsung ke Tamiang.
Ia menegaskan bahwa isu penjarahan tidak sepenuhnya benar terjadi di semua titik terdampak.
"Nggak usah takut teman-teman yang mau bawa logistik ke Tamiang. Gerak saja! Jangan teralihkan isu-isu yang belum tentu benar. Lebih cepat menggapai mereka dari instansi, lebih baik. Karena pergerakan mandiri yang tanpa repot birokrasi akan lebih efisien di saat bencana seperti ini.” tegasnya.
Tak hanya membagikan kisah di lapangan, Zaskia juga mengunggah daftar bantuan yang masih sangat dibutuhkan oleh para korban banjir Aceh Tamiang.
Dalam unggahan Instagram Stories-nya, ia menulis, “Selain sembako, cangkul, senter, tenda, boots, genset, kamar mandi darurat, air bersih, masker, dan obat-obatan.”
Menurutnya, bantuan berupa alat kebersihan dan peralatan berat sederhana juga sangat diperlukan untuk membersihkan lumpur dan batang kayu yang menutupi area pemukiman.
Sementara kebutuhan seperti obat-obatan dan masker dibutuhkan karena banyak warga mulai mengalami gangguan kesehatan karena lamanya bantuan.
Zaskia juga menyoroti pentingnya bantuan air bersih dan genset, mengingat banyak daerah masih tanpa aliran listrik selama lebih dari seminggu.
Kondisi ini tidak hanya menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menghambat komunikasi dan distribusi bantuan dari luar wilayah.
Dalam unggahan lainnya, Zaskia memperlihatkan suasana di lapangan yang penuh lumpur dan hamparan batang kayu besar.
Ia mengatakan banyak relawan bekerja siang dan malam dengan perlengkapan seadanya untuk membantu warga membuka akses jalan dan menyalurkan bantuan ke daerah yang masih terisolasi.
Ibu lima anak itu juga memuji semangat warga yang tetap tegar meski hidup dalam keterbatasan.
Mereka masih bisa tersenyum dan berterima kasih atas setiap bantuan kecil yang datang.
“Hanya air minum sebotol saja buat mereka berarti banget,” tulisnya.
Unggahan Zaskia Adya Mecca tersebut mendapat banyak dukungan dari masyarakat dan rekan artis lainnya.
Banyak yang mengapresiasi langkahnya turun langsung ke lokasi bencana dan berani menyuarakan kondisi sebenarnya di lapangan. (adk)
Load more