GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Tak Temui Jalan Tengah, Kuasa Hukum Ressa Rizky Merasa Lega Dengar Pengakuan Anak dari Denada

Setelah menjalani sidang mediasi, hakim mediator mengatakan bahwa mediasi antara Denada dan Ressa Rizky dalam kasus dugaan penelantaran anak dinyatakan gagal.
Kamis, 29 Januari 2026 - 22:49 WIB
Potret Ressa Rizky dan Denada
Sumber :
  • Kolase YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo - Instagram/denadaindonesia

tvOnenews.com - Setelah menjalani sidang mediasi pada Rabu (29/1/2026), hakim mediator mengatakan bahwa mediasi antara Denada dan Ressa Rizky dalam kasus dugaan penelantaran anak dinyatakan gagal.

Kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada menyayangkan dengan keputusan ini. Padahal dirinya telah meminta diberikan penambahan waktu untuk kembali melakukan mediasi dengan pihak tergugat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mediasi barusan saya pikir kurang memuaskan. Sudah dinyatakan gagal, padahal saya sudah meminta kepada hakim mediator itu untuk melakukan penambahan waktu. Artinya saya juga ingin menghindari jangan sampai pihak tergugat itu ketika kita masuk ke persidangan itu dinyatakan potensial loss menjadi aktual loss,” ungkap Ronald Armada pada tayangan YouTube Reyben Entertainment.

Tim Kuasa Hukum Ressa Rizky
Tim Kuasa Hukum Ressa Rizky
Sumber :
  • YouTube Intens Investigasi

Namun, ia mengaku sedikit lega karena mendengar pernyataan dari kuasa hukum tergugat bahwa selama ini Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anaknya. 

“Secara de facto sudah ada pengakuan dari pihak kuasa hukumnya tadi bahwa selama ini katanya sudah mengakui Ressa sebagai anaknya, sudah menyayangi Ressa, dan sudah melakukan pemenuhan terhadap kebutuhan-kebutuhan Ressa,” jelas Ronald.

“Termasuk katanya sudah pernah membelikan mobil, memberikan nafkah, rumah dan sebagainya,” sambungnya.

Menurutnya, seharusnya pernyataan tersebut dapat diungkapkan di persidangan. Pihaknya pun siap untuk memberikan bukti di meja hijau.

“Seharusnya fase itu kan fase di persidangan nantinya. Tetapi kalau memang mereka mau mengajak ke persidangan, malah kita buktikan nanti. Kalau memang sudah terbukti, sebaliknya malah itu tidak terbukti kan jadinya malu sendiri. Itu yang saya sayangkan,” terangnya.

Padahal sebelumnya pihak Ressa sudah membuka kesempatan untuk melakukan perdamaian pada saat proses sidang mediasi. Sayangnya kini kesempatan itu sudah tertutup.

Kini ia sangat membuka kesempatan untuk bertarung di persidangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika saya kemarin sudah membuka pintu lebar-lebar untuk terjadinya perdamaian di tengah mediasi, menginginkan untuk mengoptimalkan mediasi itu sekarang sudah tertutup,” kata kuasa hukum Ressa Rizky. 

“Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau yang fight ini kan pasti ada yang jatuh, ada yang tidak. Karena memang mereka inisiasinya seperti itu, ya silahkan. Kalau bagi saya ‘Bismillahirrahmanirrahim’ sekaligus nanti mungkin ya ‘Alhamdulillah’,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026: Susah Payah Kalahkan Wakil Prancis, Amri/Nita Ikuti Jejak Jafar/Felisha ke Babak Kedua

Hasil Thailand Open 2026 sektor ganda campuran yang pertemukan pasangan Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah vs Wakil Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Nature Lifestyle Makin Booming, Indonesia Punya Potensi Besar di Industri Tanaman dan Pasar Internasional

Tren nature lifestyle kini juga semakin dekat dengan generasi muda. Jika sebelumnya tanaman identik dengan aktivitas orang tua atau penghobi tertentu, kini tanaman menjadi
KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

KKL I Pemuda Katolik 2026, Dorong Kader Sebagai Penguat Green Ekonomi Daeeah

Pemuda Katolik akan melaksanakan Kursus Kepemimpinan Lanjut (KKL) I Tahun 2026 bertema “Kepemimpinan Inklusif dan Kolaboratif dalam Mengawal Pembangunan dan Akselerasi Ekonomi Daerah yang Berkelanjutan”.
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sinyal Tersangka Baru Menguat

Penanganan kasus dugaan kekerasan yang terjadi di tempat penitipan anak atau daycare Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru. 
Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Diperlakukan Tak Adil oleh Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI, Peserta SMAN 1 Pontianak Justru Banjir Dukungan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI menyita perhatian publik usai sorotan viral mengenai keputusan dewan juri menganulir jawaban seorang peserta.
Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil Thailand Open 2026: Jafar/Felisha Melangkah Mulus ke Babak Kedua Usai Taklukan Wakil Tuan Rumah Straight Game

Hasil thailand Open 2026, pertandingan dari ganda campuran antara Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu melawan Makkasasithorn/Nattamon Laisuan.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT