Tak Mau Diam Dicap Pencuri, Zendhy Kusuma Mengaku Sudah 2 Kali Bayar Pesanan Makanan di Bibi Kelinci Kemang
- Kolase Instagram/@zendhy.kusuma/@nabobrien
Jakarta, tvOnenews.com - Gitaris Zendhy Kusuma menyampaikan klarifikasinya. Ia mengungkap fakta terbaru usai pemilik restoran Bibi Kelinci di Kemang, Jakarta Selatan, Nabilah O'Brien muncul ke ruang publik.
Dalam unggahan klarifikasi melalui media sosial pribadinya, Zendhy Kusuma meluruskan beberapa pernyataan dilontarkan oleh selebgram Nabilah O'Brien.
Zendhy Kusuma mengakui dirinya dan sang istri sempat tidak membayar 14 pesanan makanan dan minuman di restoran Bibi Kelinci.
Zendhy Kusuma memastikan pembayaran pesanan makanan di restoran milik selebgram itu sudah dipenuhi olehnya.
"Pembayaran tetap dilakukan dan dapat dibuktikan," ungkap Zendhy Kusuma dikutip tvOnenews.com, Minggu (8/3/2026).
Zendhy Kusuma Tepis Tuduhan Pencuri

- Istimewa
Gitaris itu mengakui ada kekeliruan dilakukan oleh pihaknya. Sebab saat kejadian, ia dan keluarga tidak membayar 14 makanan dan minuman yang dipesan secara langsung.
Padahal saat itu seluruh pesanan makanan sudah disajikan. Karena terbawa emosi, Zendhy Kusuma dan istri bersitegang dengan pihak restoran.
Namun begitu, Zendhy memiliki itikad baik. Ia pun membayar seluruh pesanan makanan tersebut.
Ia menyayangkan telah dituduh atau dicap sebagai pencuri. Bagi dia, pelunasan makanan sebagai bentuk tanggung jawabnya.
"Menurut pandangan kami, tidak terdapat unsur pencurian sebagaimana yang berkembang dalam narasi publik saat ini," tegasnya.
Sesalkan CCTV Keributan di Restoran Bibi Kelinci Viral
Kemudian, ia menyoroti rekaman CCTV yang tersebar luas di media sosial. Ia menyayangkan video itu menimbulkan kegaduhan.
Ia bertanya-tanya video ketegangan antara dirinya dan pelayan restoran merebak ke ruang publik. Rekaman CCTV itu viral setelah disebar oleh owner restoran.
"Kami juga menyayangkan rekaman kejadian tersebut disebarluaskan di media sosial tanpa konteks yang utuh, sehingga menimbulkan persepsi publik yang tidak lengkap terhadap peristiwa sebenarnya," jelasnya.
Akibat rekaman CCTV itu, ia dan keluarga mengalami serangan cyber. Pasalnya, video yang viral hanya potongan atau tidak lengkap sehingga merugikan dirinya.
Ia mencontohkan, data pribadi dan keluarganya tersebar luas. Selain itu, ia dan keluarga mengalami perundungan atau cyberbullying setelah rekaman tersebut viral di jagat maya.
Load more