Tak Tinggal Diam, Gubernur Dedi Mulyadi Semprot Orang Ini di Gedung Pakuan
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Ia ingin menanamkan nilai bahwa rasa syukur dan kesadaran diri harus dimiliki oleh setiap pegawai.
Dalam dialognya, Dedi Mulyadi juga membandingkan pekerjaan pramusaji dengan pekerja lain yang memiliki beban lebih berat, seperti pengangkut sampah.
“Saya bayangkan Anda kerja di dapur, capek mana dengan yang angkut sampah?” tanyanya.
Saat pramusaji menjawab bahwa pekerjaan pengangkut sampah lebih berat, KDM kembali menegaskan bahwa kondisi tersebut seharusnya menjadi bahan refleksi, bukan justru alasan untuk ikut meminta bantuan.
Ia bahkan sempat melontarkan pernyataan tegas.
“Pilih besok kamu pungut sampah saja, enggak usah kerja di dapur,” sebagai bentuk sindiran agar pegawai tersebut memahami posisi dan tanggung jawabnya.
Tak berhenti di situ, Dedi Mulyadi juga menanyakan masa kerja pramusaji tersebut dan menegaskan bahwa sikap seperti itu tidak boleh menjadi kebiasaan di lingkungan Gedung Pakuan.
Ia ingin memastikan bahwa setiap pegawai memiliki sikap profesional dan tidak memanfaatkan momen tertentu untuk kepentingan pribadi.
Dialog yang terjadi menunjukkan gaya kepemimpinan KDM yang dikenal tegas dan langsung dalam menegur bawahannya, terutama jika menyangkut nilai kedisiplinan dan etika kerja.
Aksi Dedi Mulyadi ini pun langsung menjadi perbincangan di media sosial.
Banyak yang menilai sikapnya sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga keadilan, namun tidak sedikit pula yang menyoroti cara penyampaiannya yang blak-blakan. (adk)
Load more