News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Harus Pensiun, Simak Syaratnya

Cara mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan tanpa menunggu pensiun kini makin mudah. Simak syarat, kriteria, dan langkah klaim online lewat JMO.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:19 WIB
Ilustrasi BPJS Ketenagakerjaan
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Program BPJS Ketenagakerjaan melalui Jaminan Hari Tua (JHT) menjadi salah satu perlindungan penting bagi pekerja di Indonesia.

Program ini bertujuan memberikan jaminan finansial berupa uang tunai ketika peserta memasuki usia pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, tidak semua orang mengetahui bahwa dana JHT juga bisa dicairkan sebelum masa pensiun, asalkan memenuhi syarat tertentu.

Jaminan Hari Tua (JHT) adalah program perlindungan sosial yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

Dana ini berasal dari iuran yang dibayarkan secara rutin selama masa kerja.

Meski identik dengan masa pensiun, JHT sebenarnya bisa dicairkan sebagian (10% atau 30%) maupun penuh dalam kondisi tertentu.

Hal ini tentu menjadi solusi bagi pekerja yang membutuhkan dana dalam situasi mendesak.

Kriteria Pengajuan Klaim JHT

Agar dapat mencairkan dana JHT, peserta harus memenuhi salah satu kriteria berikut:

  • Mengalami cacat total tetap
  • Meninggal dunia
  • Memasuki usia pensiun (56 tahun)
  • Mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK)
  • Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) telah berakhir
  • Berhenti usaha bagi Bukan Penerima Upah (BPU)
  • Klaim sebagian JHT sebesar 10%
  • Klaim sebagian JHT sebesar 30%
  • Meninggalkan Indonesia untuk selamanya
  • Mengikuti ketentuan usia pensiun dalam PKB perusahaan
  • Klaim JHT untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Dengan berbagai opsi tersebut, peserta tidak perlu menunggu pensiun untuk mencairkan dana yang telah dikumpulkan.

Sebelum mengajukan klaim, pastikan seluruh dokumen sudah lengkap. Secara umum, dokumen yang dibutuhkan meliputi:

  • Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan
  • KTP atau identitas resmi lainnya
  • NPWP (jika saldo lebih dari Rp50 juta)

Dokumen tambahan akan menyesuaikan kondisi, seperti:

  • Surat keterangan pengunduran diri (resign)
  • Bukti PHK dari perusahaan
  • Surat keterangan dokter (untuk cacat total tetap)
  • Paspor dan surat pernyataan (untuk peserta yang pindah ke luar negeri)

Kelengkapan dokumen sangat menentukan cepat atau tidaknya proses pencairan dana JHT.

Cara Klaim JHT Secara Online

Kini, proses pencairan JHT semakin mudah berkat layanan digital. Berikut langkah-langkahnya:

1. Melalui Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile)

  • Unduh aplikasi JMO di Play Store atau App Store
  • Login atau daftar akun baru
  • Pilih menu “Klaim JHT”
  • Pastikan data lengkap dan valid
  • Pilih alasan klaim
  • Unggah dokumen dan lakukan swafoto
  • Isi data rekening bank
  • Konfirmasi jumlah saldo yang akan dicairkan

Setelah proses selesai, peserta hanya perlu menunggu verifikasi dari pihak BPJS Ketenagakerjaan.

2. Melalui Website Lapak Asik

  • Kunjungi situs Lapak Asik
  • Isi data pribadi seperti NIK dan nomor peserta
  • Unggah dokumen yang dibutuhkan
  • Tunggu jadwal wawancara via video call

Proses verifikasi dilakukan secara online sehingga lebih praktis tanpa perlu antre di kantor cabang.

Agar proses klaim berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan data pribadi sesuai dengan yang terdaftar
  • Lengkapi seluruh dokumen yang diminta
  • Gunakan foto dokumen yang jelas dan tidak buram
  • Pastikan rekening bank aktif
  • Ikuti seluruh prosedur dengan benar

Dengan mengikuti langkah yang tepat, pencairan JHT bisa dilakukan tanpa kendala berarti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program JHT dari BPJS Ketenagakerjaan memang dirancang untuk memberikan perlindungan finansial bagi pekerja.

Namun dengan adanya berbagai kemudahan dan fleksibilitas pencairan, dana ini juga bisa dimanfaatkan sebelum pensiun sesuai kebutuhan dan kondisi peserta. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Genjot Pelestarian Benteng Alami Pantura, PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang

Genjot Pelestarian Benteng Alami Pantura, PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang

Agenda tanam mangrove ini sekaligus menjadi upaya penyadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem pantai, khususnya di Pantura Jawa.
Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates

Tak Hanya Menjadi Transportasi Menuju Bandara, Layanan Kereta Api Bandara YIA Berbasis PSO Permudah Mobilitas Masyarakat Wates

Tak hanya menjadi transportasi bagi penumpang pesawat yang berangkat maupun tiba di Yogyakarta International AIrport (YIA), keberadaan Kereta Api (KA) Bandara juga membantu akses masyarakat Wates, Kulon Progo ke Kota Yogyakarta melalui dukungan skema Public Service Obligation (PSO) dari pemerintah.
4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juni 2026: Selamat, Rezeki Datang di Penghujung Bulan

4 Zodiak Paling Beruntung 30 Juni 2026: Selamat, Rezeki Datang di Penghujung Bulan

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada 30 Juni 2026, rezeki akan datang di penghujung bulan.
MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

MUTU Kantongi Rp29,9 Miliar dari Private Placement, Kini Diperkuat Sandiaga Uno hingga Mantan Bos Grab

Sandiaga Uno hingga mantan Ridzki D. Kramadibrata masuk sebagai investor strategis untuk memperkuat struktur permodalan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) melalui private placement.
Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Peluang Lolos Sempat Tembus 94 Persen, Mengapa Korea Selatan Berakhir Tragis di Piala Dunia 2026?

Timnas Korea Selatan harus menelan salah satu kegagalan paling pahit dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia 2026 padahal peluang lolos sempat 94 persen.

Trending

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Alibi Bos Percetakan Sekap Karyawan di Jakpus: Tuduh Curi Pelat Besi Senilai Rp230 Juta

Polisi mengungkap fakta baru dibalik kasus penyekapan tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat.
Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan Keuangan Zodiak 30 Juni 2026: Taurus Paling Untung, Leo Injak Rem

Ramalan keuangan zodiak 30 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Tutup bulan Juni dengan cek zodiakmu, siapa yang paling beruntung dan waspada?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT