News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Dedi Mulyadi soal Konten Kreator Kang Ajang Tiru Gayanya, Begini Pesan Sang Gubernur

Respons Dedi Mulyadi soal Kang Ajang yang tiru gayanya viral. Sang gubernur beri pesan penting soal kerja produktif dan kontribusi nyata untuk masyarakat.
Sabtu, 28 Maret 2026 - 17:38 WIB
Dedi Mulyadi soal Konten Kreator Kang Ajang
Sumber :
  • Instagram/dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi fenomena unik yang terjadi di media sosial.

Seorang konten kreator bernama Ajang SDM mendadak viral karena kerap meniru gaya berpakaian hingga gestur khas sang gubernur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini menarik perhatian banyak netizen karena Ajang SDM terlihat begitu total dalam menirukan sosok Dedi Mulyadi, mulai dari busana sederhana yang identik hingga cara berbicara dan aktivitas keseharian yang mirip.

Melalui unggahan video di akun media sosial pribadinya, Dedi Mulyadi secara langsung menanggapi aksi Ajang SDM.

Alih-alih merasa terganggu, ia justru memberikan apresiasi atas kreativitas yang ditunjukkan sang konten kreator.

Dalam pernyataannya, Dedi mengaku berterima kasih karena gaya berpakaian yang selama ini ia kenakan ternyata bisa menginspirasi orang lain.

Ia menyebut bahwa apa yang dilakukan Ajang SDM merupakan bentuk ekspresi yang patut dihargai.

“Saya mengucapkan terima kasih juga nih ada Kang Ajang, Kang Ajang ini dalam setiap hari berpakaian mirip seperti saya dan saya mengucapkan terima kasih,” ujar Dedi dalam video tersebut.

Konten kreator Ajang SDM cosplay mirip Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Konten kreator Ajang SDM cosplay mirip Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • TikTok/@ajangsdmreal

Tak hanya itu, Dedi juga menyoroti aktivitas Ajang yang rajin berkeliling ke berbagai daerah di Jawa Barat, mulai dari desa, jalan raya, hingga kawasan wisata dan pembangunan.

Meski memberikan apresiasi, Dedi Mulyadi tetap menyelipkan pesan penting yang menjadi sorotan publik.

Ia mengingatkan bahwa meniru gaya saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Menurut Kang Dedi, jika seseorang ingin benar-benar mendukung visi pembangunan Jawa Barat, maka yang harus ditiru bukan hanya penampilan luar, tetapi juga semangat kerja dan produktivitas.

Ia berharap Ajang SDM bisa mengembangkan diri menjadi sosok yang produktif, seperti bekerja di sektor pertanian, perikanan, industri, atau bidang lain yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kalau ingin mendukung saya, saya harapkan juga terus bekerja memiliki produksi yang bisa dilihat oleh masyarakat,” tegasnya.

Pesan ini dinilai sangat relevan, terutama di tengah maraknya fenomena konten kreator yang lebih fokus pada viralitas dibandingkan dampak nyata.

Kang Dedi menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bergantung pada simbol atau gaya, melainkan harus didukung oleh kerja keras dan inovasi masyarakatnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Lebih jauh, Dedi Mulyadi menyampaikan harapannya agar masyarakat Jawa Barat menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan mandiri.

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya bisa dicapai jika warganya memiliki semangat untuk berkarya dan tidak bergantung pada bantuan semata.

Menurutnya, kontribusi sekecil apa pun yang dilakukan masyarakat akan memiliki dampak besar jika dilakukan secara konsisten dan produktif.

Fenomena Kang Ajang ini pun akhirnya menjadi refleksi sosial yang menarik. Di satu sisi, menunjukkan bagaimana figur publik dapat menjadi inspirasi, namun di sisi lain juga mengingatkan bahwa esensi dari inspirasi tersebut harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Respons Dedi Mulyadi ini pun menuai banyak tanggapan dari netizen.

Banyak yang menilai sikapnya bijak karena tidak hanya mengapresiasi kreativitas, tetapi juga memberikan arahan yang membangun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jangan memanfaatkan ketenaran orang buat keuntungan pribadi, tapi karya pribadi buat kepentingan orang banyak," tulis netizen.

"Ini teguran yang amat halus, kang Ajang harus ngerti," kata yang lain. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT