News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Anak Alami Demam Parah namun Diduga Diabaikan

Kasus daycare Little Aresha di Yogyakarta menghebohkan publik. Ibu korban ungkap anak demam tinggi hingga hampir 39 derajat namun diduga diabaikan.
Minggu, 26 April 2026 - 18:42 WIB
Garis polisi masih terpasang di Daycare Little Aresha kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim TvOne - Sri Cahyani Putri

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan di daycare Little Aresha yang berlokasi di Umbulharjo kini tengah menjadi sorotan publik.

Peristiwa ini memicu kemarahan masyarakat setelah sejumlah fakta terungkap, termasuk kesaksian pilu dari para orang tua korban yang merasa anak-anak mereka tidak mendapatkan perlakuan layak selama berada di tempat penitipan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu orang tua korban, Choirunisa, mengungkapkan pengalaman yang membuatnya syok sekaligus terpukul.

Ia menyebut bahwa anaknya baru dititipkan di daycare tersebut pada awal April 2026. Namun, dalam waktu singkat, kondisi kesehatan sang anak justru menurun drastis.

“Kalau untuk penitipan anaknya itu baru bulan ini, sekitar tanggal 2 atau 3 April,” ujar Choirunisa.

Ia menjelaskan bahwa sejak minggu pertama, sudah terlihat tanda-tanda yang tidak biasa pada tubuh anaknya.

Luka di bagian tangan menjadi awal kecurigaan, yang kemudian disusul dengan gejala sakit seperti pilek berkepanjangan dan batuk hebat.

“Seminggu atau dua minggu masuk itu di tangannya langsung ada luka. Setelah itu dia pilek, dan sampai sekarang belum sembuh. Terus batuk, biasanya nggak pernah batuk, sampai muntah-muntah,” ungkapnya.

Tak hanya itu, kondisi fisik anaknya juga mengalami penurunan signifikan.

Penganiayaan anak secara massal di daycare Little Aresha Yogyakarta
Penganiayaan anak secara massal di daycare Little Aresha Yogyakarta
Sumber :
  • Threads/@riskynaaku via X/@bilbiils_

Berat badan yang sebelumnya hampir 9 kilogram turun menjadi sekitar 8 kilogram dalam waktu relatif singkat. Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran besar bagi orang tua.

Yang paling mengejutkan bagi Choirunisa adalah ketika mengetahui anaknya sempat mengalami demam tinggi tanpa pemberitahuan dari pihak daycare. Suhu tubuh anaknya disebut mencapai 38,7 hingga 39 derajat Celsius.

“Terus juga yang saya kaget itu dia demam sampai 38,7 atau 39 derajat itu enggak dibilang ke kami. Bilangnya pas kami sudah nanya dulu, ‘Bu ini demam ya?’ baru dijawab iya, kemarin demam,” tuturnya.

Kesaksian tersebut memperkuat dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan dan penanganan anak di daycare tersebut.

Dalam kondisi normal, demam tinggi pada anak seharusnya segera diinformasikan kepada orang tua agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

Kasus ini sendiri mulai terungkap setelah seorang karyawan daycare memutuskan untuk mengundurkan diri.

Karyawan tersebut mengaku tidak tahan melihat dugaan perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak.

Namun, proses pengunduran dirinya disebut sempat terhambat karena ijazahnya ditahan oleh pihak daycare. Hal ini kemudian mendorongnya untuk melapor ke pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, disebutkan bahwa sebanyak 53 anak diduga menjadi korban penganiayaan oleh pengurus dan pengasuh daycare Little Aresha.

Angka ini tentu mengejutkan publik dan memperluas perhatian terhadap kasus tersebut.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, turut angkat bicara terkait kejadian ini. Ia memastikan bahwa daycare Little Aresha tidak memiliki izin operasional resmi sebagai tempat penitipan anak.

“Seperti yang kemarin terjadi, tidak ada izin. Hanya ada yayasan, tapi tidak ada izin sebagai tempat penitipan anak, PAUD, atau TK,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menambah daftar persoalan dalam kasus ini, mulai dari dugaan kekerasan, kelalaian dalam perawatan anak, hingga masalah legalitas operasional.

Pemerintah Kota Yogyakarta pun berencana melakukan langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Menurut Hasto, pihaknya akan melakukan sweeping terhadap tempat-tempat yang membuka jasa penitipan anak di wilayah Yogyakarta.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh fasilitas penitipan anak telah memenuhi standar keamanan dan memiliki izin resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk lebih selektif dalam memilih tempat penitipan anak.

Selain faktor kenyamanan, aspek keamanan, kesehatan, serta legalitas operasional menjadi hal yang tidak boleh diabaikan dalam memastikan perlindungan anak. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo mengungkap pengalaman pahit menjadi korban bullying terkait perubahan bentuk tubuhnya. Bahkan, saat bertubuh kurus, istri Kenny Austin itu sempat.
Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengawasan serta inspeksi terhadap perkebunan kelapa sawit yang disinyalir melakukan praktik pertambangan tanpa izin.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski kembali tegaskan ambisinya untuk menantang Justin Gaethje demi merebut gelar kelas ringan UFC. Petarung Australia itu bahkan siap pensiun.

Trending

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Sampai Geleng-geleng Kepala, Pelatih dan Pemain Persik Kompak Sebut Kekalahan dari Persija Akibat Buruknya Kondisi Lapangan

Pelatih Persik, Marcos Reina, menyebut bahwa penyebab kekalahan timnya karena buruknya lapangan. Bahkan, perwakilan pemain, Marcelo Djalo sampai geleng kepala.
Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo Curhat Dibully saat Kurus hingga Hamil, Sempat Dituduh Pakai Narkoba

Amanda Manopo mengungkap pengalaman pahit menjadi korban bullying terkait perubahan bentuk tubuhnya. Bahkan, saat bertubuh kurus, istri Kenny Austin itu sempat.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Ditengarai Libatkan Perusahaan Asing, Kementerian ESDM Periksa Kebun Sawit yang Jalankan Usaha Tambang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melakukan pengawasan serta inspeksi terhadap perkebunan kelapa sawit yang disinyalir melakukan praktik pertambangan tanpa izin.
Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski Ngotot Tantang Justin Gaethje, Siap Pensiun Usai Rebut Gelar Kelas Ringan UFC

Alexander Volkanovski kembali tegaskan ambisinya untuk menantang Justin Gaethje demi merebut gelar kelas ringan UFC. Petarung Australia itu bahkan siap pensiun.
Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Detik-Detik Bobotoh Persib Usia 16 Tahun Dibacok Hingga Tewas di Bogor, Pelaku Buang Celurit ke Selokan

Polisi mengungkap kronologi pembacokan berujung meninggal dunia terhadap Bobotoh Persib inisial ARK oleh pria, MR di Jalan Raya Jakarta Bogor, Minggu (25/10).
Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Suami Siri Diduga Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling untuk Hilangkan Jejak

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT