Trend Terpopuler: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Curhat di Media Sosial, hingga Kiai Ashar Panggil Dua Wanita Satu Malam
- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube MPRGOID/ Instagram @shindy_mcwedding
tvOnenews.com - Kabar mengenai curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Shindy Lutfiana di media sosial jadi perhatian netizen.
Hingga, korban pencabulan oknum kiai sebut Ashari pernah panggil dua wanita dalam satu malam.
Kedua informasi tersebut menjadi berita Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Rabu, 13 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- YouTube/MPRGOID
Curhatan MC Lomba Cerdas Cermat MPR
Seorang MC, Shindy Lutfiana yang bertugas pada Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI menimbulkan perhatian publik.
Shindy kembali menjadi sorotan setelah curhatan terbarunya di media sosial sukses menyita perhatian publik.
Setelah dicopot sebagai MC dalam ajang LCC MPR Kalbar, Shindy mengaku bukan hanya kehilangan pekerjaan, tetapi juga merasakan sakit hati karena sikap sejumlah rekan sejawatnya.
Melalui unggahan terbarunya di TikTok, Shindy Lutfiana kembali buka suara mengenai dampak yang dirasakan setelah polemik terjadi.
“Ketika aku membaca ribuan komentar dari netizen, hampir semua isinya hujatan untuk aku, semua kata-kata isi kebun binatang keluar, sumpah serapah aku terima, sampai seruan boikot Shindy MC.” tulis Shindy.
Ia juga mengaku kehilangan pekerjaan akibat kontroversi tersebut. Namun, Shindy mencoba menerima semua konsekuensi itu sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahannya.
Simak berita selengkapnya: Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan kejatuhannya
- Youtube FHI Multimedia
Korban Bongkar Kelakuan Kiai Ashari
Kasus dugaan pencabulan oleh Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, Jawa Tengah masih menjadi sorotan publik.
Satu persatu korban mulai memberikan kesaksiannya mengenai pengalamannya yang masih membekas hingga kini.
Tak hanya dugaan perlakuan tidak senonoh, pengakuan korban bernama samaran Tari juga memunculkan dugaan aktivitas mencurigakan yang dilakukan pengasuh Ponpes tersebut pada malam hari.
Ia bahkan menyebut pernah mendengar suara perempuan lain saat dirinya dikunci di kamar.
Tari mengaku dirinya dan sejumlah santriwati lain diduga menjadi korban manipulasi berkedok ajaran agama.
Para korban disebut kerap diminta memijat, menemani tidur, hingga melakukan hal-hal yang diklaim sebagai bagian dari “kesembuhan batin”.
Load more