Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua
- Instagram sherly @t_jo
tvOnenews.com - Kabar mengenai jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu masalah warga.
Hingga, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh seorang pendeta dan akademisi Papua.
Kedua informasi tersebut menjadi berita Trend Terpopuler di tvOnenews.com pada Senin, 18 Mei 2026. Simak rangkuman beritanya berikut ini.
- YouTube
Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga
Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda memberikan jawaban tegas kepada warganya untuk tidak bisa membantu persoalan mereka.
Pernyataan ini disampaikan kepada warga saat menghadiri kegiatan bantuan nelayan di Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara menyerahkan bantuan mesin kapal gratis kepada para nelayan sebagai bentuk dukungan terhadap sektor perikanan dan ekonomi masyarakat pesisir.
Tak hanya itu, warga tersebut menyampaikan beberapa masalah mengenai administrasi yang selama ini dialami para nelayan.
Mendengar penjelasan tersebut, Sherly Tjoanda langsung memberikan solusi dengan meminta warganya yang belum memiliki dokumen pernikahan resmi segera didata.
Kemudian, para warga tersebut diminta mengikuti program kawin massal melalui Pengadilan Agama, seluruh biaya akan ditanggung pemerintah Provinsi.
Namun, warga tersebut juga menyampaikan masalah lainnya mengenai warga yang terikat utang dan pinjaman online (pinjol).
Simak berita selengkapnya: Warga Ternate Mengeluh Soal Utang dan Pinjol, Sherly Tjoanda Langsung Jawab Tegas: Saya Tidak Bisa Bantu
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Dedi Mulyadi Didatangi Warga Papua
Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi dikejutkan dengan kedatangan seorang warga Papua ke Lembur Pakuan.
Kedatangan warga papua yang merupakan pendeta dan akademisi dari Universitas Cenderawasih ini bukan tanpa alasan.
Kang Dedi Mulyadi (KDM) pun sempat bertanya-tanya mengenai alasan mereka hingga rela jauh-jauh pergi untuk bertemu dengan Gubernur Jabar.
“Saya Laus Rumayom, Ketua Analisis Papua Strategis, saya bekerja sebagai dosen di Fakultas Hubungan Internasional, Universitas Cendrawasih,” ungkap perwakilan dari Papua tersebut.
Laus Rumayom melanjutkan penjelasannya terkait rencana besar yang dipersiapkan oleh timnya saat ini.
“Tahun ini kita mengusung tema inovasi pembangunan Papua berbasis ethnoscience,” ujarnya.
Load more