News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Harus Selalu Cepat Berlari dengan Kecepatan Rendah Juga Memiliki Manfaat bagi Tubuh

Lari dengan kecepatan lambat memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh dan dapat dilakukan sambil mengobrol dengan teman yang membuat berlari lebih menyenangkan.
Jumat, 3 Juni 2022 - 07:23 WIB
Ilustrasi Beralari Bersama
Sumber :
  • Pixabay.com

Jakarta - Olahraga berlari kini menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarkat. Berlari banyak dipilih karena merupakan olahraga yang murah dan praktis.

Berlari dapat dilakukan dimana saja baik di Komplek perumahan, lapangan terbuka, lintasan berlari bahkan di dalam rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu berlari juga memiliki beragam jenisnya mulai dari lari jarak jauh, maraton, lari lintas alam, lari jarak pendek dan menengah hingga lari vertikal. semuanya memiliki manfaat dan juga tingkat kesulitan masing-masing.

Namun masih ada salah satu jenis berlari yang juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh yaitu Slow Run atau berlari lambat.

Mungkin banyak yang berpikir berlari biasa dilakukan dengan kecepatan yang tinggi atau sedang, bahkan banyak pelari yang sangat mementingkan kecepatan. 

Berlari dengan kecepatan lambat atau slow run dapat dilakukan sambil mengobrol dengan teman larimu atau sering disebut conversational pace dan dapat membuat berlari lebih menyenangkan.

Tetapi ternyata berlari dengan tempo yang lambat juga memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.

Lari dengan keepatan yang rendah atau slow run merupakan salah satu bentuk latihan aerobik, diman latihan tersebut memiliki manfaat untuk meningkatkan daya tampung pembuluh darah.

Otot tubuh memerlukan oksigen untuk membakar lemak dan menghasilkan energi, dari proses tersebut akan muncul asam laktat yang merupakan sampah yang harus dibuang dari otot.

Dengan semakin meningkatnya daya tampung pembuluh darah maka sirkulasi oksigen ke otot dan pembuangan asam laktat akan semakin baik.

ketika kemampuan aerobik meningkat akan juga membuat day tahan tubuh saat berlari meningkat sehingga bisa dengan nyaman berlari karena penggunaan oksigen yang efektif bisa menaikkan daya tahan dan stamina seorang pelari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu berlari dengan kecepatan rendah juga mengurangi resiko cedera karena berlari dengan keepatan yang tiggi atau intensitas yang tinggi sangat memungkinkan menimbulkan ketegangan pada otot tubuh.

Pada dasarnya berlari dengan kecepatan rendah, sedang, dan cepat memiliki sejumlah manfaat yang sama seperti menghilangkan stress, menyehatkan jantung, mencegah berbagai penyakit dan tentunya membuat tubuh lebih sehat. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 
Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Terungkap Identitas Pelaku Penganiayaan Caddy Golf di Tangerang, Apakah Pejabat Publik? Ini Fakta Sebenarnya

Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan mengungkap pelaku penganiayaan terhadap caddy golf bukan pejabat publik, tetapi pekerja wiraswasta.
Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Jadwal Piala Dunia Tanggal 28 Juni 2026: Ada Laga Big Match Portugal dan Argentina di Minggu Pagi!

Di tengah sengitnya atmosfer persaingan di tanah Amerika Utara, perhatian utama pencinta sepak bola dunia tertuju pada dua tim raksasa, Portugal dan Argentina.
Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Ancaman Mengerikan Ari Lasso Jika Dearly Joshua Selingkuh, Singgung Soal Kematian Sampai Ditegur Luna Maya

Kisah asmara musisi Ari Lasso dan Dearly Joshua kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataan sang penyanyi dalam sebuah obrolan podcast viral di media sosial.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT