Pesulap Merah Soroti Loker Uji Nyali di Rumah Angker Bekasi dan Digaji Rp8,4 Juta oleh Komunitas Jepang: Mencurigakan
- Kolase Instagram/@marcelradhival1 & X/@ANNYAOBAKE
Jakarta, tvOnenews.com - Marcel Radhival alias Pesulap Merah menyoroti sebuah lowongan kerja (loker) viral. Loker tersebut dibuka oleh komunitas horor asal Jepang, Annya Obake.
Pesulap Merah mendapat informasi hal ini usai disinggung warganet. Pasalnya, Annya membuka loker mencari orang untuk uji nyali menginap di rumah angker di Bekasi.
Adapun Annya Obake mengunggah loker uji nyali tersebut melalui akun X resminya. Komunitas itu siap membayar orang yang menerima tantangannya dengan gaji Rp8,4 juta untuk 2 hari.
Pesulap Merah mengaku diminta untuk mendaftarkan diri mengikuti uji nyali tersebut. Tak ayal, ia dikenal berani dalam urusan memberantas mistis hingga praktik perdukunan di Indonesia.
"Banyak banget yang tag saya untuk ikutan uji nyali yang katanya digaji Rp8,4 juta," kata Pesulap Merah dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Sabtu (6/6/2026).
Reaksi Pesulap Merah soal Loker Uji Nyali di Rumah Angker Bekasi
- YouTube/Cumicumi
Pesulap Merah pun memberikan reaksinya. Menurutnya, loker tersebut terbilang aneh karena mengarahkan orang untuk melakukan uji nyali di rumah angker yang dipilih oleh penyelenggara.
Marcel juga menyoroti beberapa peraturan ditetapkan Annya. Komunitas horor asal Jepang tersebut memberikan catatan bahwa loker ini mengandung unsur berbahaya.
"Ini sebenarnya aneh banget dan di sana ada peraturan yang menyebutkan ini ada risiko berbahaya, terus enggak boleh bawa barang elektronik, termasuk handphone," tuturnya.
Menurutnya, loker yang dibuka Annya sangat mencurigakan. Ia tidak habis pikir penerima tantangan sama sekali tidak membawa apa pun.
Ia mengapresiasi event diadakan Annya. Namun, ia merasa khawatir apabila menerapkan sejumlah peraturan yang dinilai sangat janggal.
Ia juga sangat heran dengan persyaratan bahwa penyelenggara membuka loker uji nyali menginap di rumah angker Bekasi hanya berlaku untuk satu orang.
"Ini khawatir ada kejadian kriminal karena yang diperbolehkan hanya satu orang," katanya.
Ia menjelaskan, tantangan tersebut memang mengandung sangat berisiko berbahaya. Tidak semua orang kuat menuntaskan uji nyali menginap di dalam rumah angker.
Peraturannya menunjukkan penerima tantangan berdiam diri tanpa melakukan apa pun. Menurut Marcel, ponsel atau barang elektronik sangat dibutuhkan agar menghindari hal-hal tidak diinginkan.
Load more