News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berikut Pasal Berlapis yang Menjerat Dua Tersangka di Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok

Kasus ini terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy, Lombok. Dua orang tersangka sudah diumumkan Kepolisian. Berikut penjelasannya
Rabu, 15 Juli 2026 - 11:03 WIB
Memohon ke Prabowo, Ibu Sobirin Ceritakan Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Anak Pimpinan Ponpes Lombok: Saya Orang Miskin
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com- Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus dugaan pembakaran santri di Lombok. Mereka pun dihadapkan pasal berlapis.

Kasus dugaan pembakaran santri di Lombok terus bergulir, hingga mencuri perhatian Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disampaikan kalau kasus pembakaran santri ini, terjadi pada Desember 2025. Kasus lalu terungkap, setelah adanya laporan korban ke Polisi pada Juni 2026.

2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
2 santri korban dugaan pembakaran oleh senior di Pondok Pesantren (Ponpes) Rosudatussaulatiyah Al Ibrahimy, Lombok Tengah
Sumber :
  • Instagram/@senjajaya

"Penyelidikan baru dilakukan, karena para korban tidak langsung melaporkan kejadian tersebut pada saat peristiwa di 2025," kata Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid dalam antara, Rabu (15/7).

Sebelum dijatuhkannya putusan dua orang tersangka, Polisi menyatakan sudah memeriksa sebanyak 20 saksi.

Mereka termasuk ahli pidana dan ahli kedokteran serta melakukan olah TKP (tempat perkara kejadian) dan menyita barang bukti.

Dijelaskan lebih lanjut, kalau dua tersangka dijerat pasal berlapis. Pasalnya dalam kasus ini ada korban meninggal dunia dan luka berat.

Para tersangkat terjerat, Pasal 76C juncto Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan kelalaian yang menyebabkan korban meninggal dunia dan mengalami luka berat.

Perlu diketahui, kalau para korban terdiri atas Ahmad Deven Ramdan (13) dan Sahid Al Hudri (12) yang mengalami luka bakar berat.

Menetes Air Mata Ibu Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Menetes Air Mata Ibu Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Instagram hotmanparis_official

Kemudian ada seorang santri berinisial NJS (14) yang mengalami luka ringan, serta MSS/NSS (13) yang meninggal dunia pada 19 Februari 2026 setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa bulan.

Kasus kian menarik perhatian publik sampai viral, dan mengundang empati dari berbagai pihak, salah satunya Pengacara Hotman Paris.

Ia sampai terlibat langsung dengan menurunkan tim hotman paris 911 menjemput keluarga korban dari NTB ke Jakarta. Juga menemani dalam proses rapat bersama Komisi III DPR RI kemarin, Senin 13/7).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambah juga, video kondisi para korban beredar luas di media sosial pada pertengahan 2026. Sejak saat itu, banyak warganet hingga tokoh publik mendesak aparat kepolisian agar segera mengusut tuntas kasus pilu ini.

Kedua tersangka yang sudah diproses Polres Lombok Tengah dan kasusnya dilimpahkan ke Polda NTB, mereka adalah MR (55), yang merupakan pimpinan pondok pesantren, dan AMR (15), seorang santri senior yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.(klw)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hyundai E&C Hillstate Terpuruk di KOVO Cup, Media Korea Minta Pelatih Siapkan Megawati Hangestri Sebagai Tulang Punggung Layaknya ketika di Red Sparks

Hyundai E&C Hillstate Terpuruk di KOVO Cup, Media Korea Minta Pelatih Siapkan Megawati Hangestri Sebagai Tulang Punggung Layaknya ketika di Red Sparks

Hyundai E&C Hillstate harus menutup KOVO Cup 2026 dengan takluk 0-3 dari GS Caltex pada laga terakhir Grup B, Jumat (16/10/2026). 
Hati-Hati Liburan di Pantai, Ada Ancaman Gelombang Tinggi dan Banjir Rob dari BMKG

Hati-Hati Liburan di Pantai, Ada Ancaman Gelombang Tinggi dan Banjir Rob dari BMKG

Warga DKI dan sekitarnya harus berhati-hati dan waspada potensi gelombang tinggi dan banjir rob. Sebelum bepergian cek prakiraan cuaca terlebih dahulu.
Presiden Prabowo Ulang Tahun ke-75, Sejumlah Tokoh Sampaikan Ucapan Selamat, Harapan hingga Doa

Presiden Prabowo Ulang Tahun ke-75, Sejumlah Tokoh Sampaikan Ucapan Selamat, Harapan hingga Doa

Presiden RI Prabowo Subianto ulang tahun ke-75 pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Sejumlah tokoh mengucapkan selamat, harapan hingga doa.
Kata-kata Pertama Kang Sung-hyung Usai Hyundai Hillstate Kalah dari GS Caltex dan Tersingkir dari KOVO Cup 2026

Kata-kata Pertama Kang Sung-hyung Usai Hyundai Hillstate Kalah dari GS Caltex dan Tersingkir dari KOVO Cup 2026

Hyundai Hillstate harus mengakhiri perjuangannya di gelaran KOVO Cup 2026 dengan hasil yang sangat mengecewakan.
‎Shin Tae-yong Ungkap Pemain Persita yang Paling Diwaspadai, Ternyata Pernah Berkarier di Real Betis

‎Shin Tae-yong Ungkap Pemain Persita yang Paling Diwaspadai, Ternyata Pernah Berkarier di Real Betis

‎Persija Jakarta dijadwalkan menghadapi Persita Tangerang dalam lanjutan pekan kelima Super League 2026-2027. Pertandingan kedua kesebelasan akan berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Sabtu 17 Oktober: Pink Spiders vs GS Caltex Buka Babak Semifinal Siang Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Sabtu 17 Oktober: Pink Spiders vs GS Caltex Buka Babak Semifinal Siang Hari Ini

Link Live Streaming KOVO Cup 2026, Sabtu 17 Oktober memasuki babak semifinal dengan empat tim terbaik yang bersaing memperebutkan tiket menuju partai final.

Trending

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar Film dan Sinetron yang Dibintangi Aron Ashab, Aktor yang Viral usai Mengaku Diculik 6 Bulan

Daftar film dan sinetron yang dibintangi Aron Ashab, aktor yang viral usai lama menghilang, kini muncul dan mengaku diculik selama 6 bulan terakhir.
FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA Sanksi Denda Rp361 juta dan Penutupan Tribun Laga Kandang Spanyol Karena Chant Anti Muslim Vs Mesir

FIFA resmi menjatuhi sanksi pada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) berupa denda 20.000 dolar AS atau setara dengan Rp361 juta dan diwajibkan menutup sebagian tribun pada pertandingan kandang berikutnya.
Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

Uangnya Sudah Tercampur, Tong Biru Isi Rp934 Juta Ditemukan di Rumah Adik Bupati Klaten

KPK mengungkap fakta baru terkait kasus dugaan korupsi yang menyeret Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan di dalam tong biru yang diboyong ke Jakarta ada uang sekitar Rp934 juta.
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Beda Nasib Mees Hilgers dan Jay Idzes

Dua pertandingan dari klub yang dibela pemain Timnas Indonesia, SC Heerenveen dan Sassuolo bertanding pada Sabtu (17/10/2026) dini hari WIB. Namun baik Mees Hilgers dan Jay Idzes tak bermain di pertandingan itu. 
Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Ruben Onsu Masukkan 2 Barang Bukti dalam Laporan, Pengacara Sebut Saksi dan Ahli Diperiksa Minggu Depan

Artis Ruben Onsu memasukkan 2 barang bukti ke dalam laporannya terkait video yang viral. Berikut penjelasan lengkap Polisi dan Pengacara.
Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri Siapkan Polisi Khusus Kehutanan, Perkuat Perlindungan Hutan dan Penanganan Karhutla

Polri menyiapkan Polisi Khusus Kehutanan dengan sasaran mencapai 70 ribu personel sebagai bentuk tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT