3 Figur Publik yang Bereaksi atas Kasus Yurizal Pasien BPJS, dr. Gia Ajak Berempati
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @giapratamamd @claurakiehl @sumargodenny
Dalam unggahannya, dr. Gia menekankan bahwa jas putih dokter maupun seragam rumah sakit memiliki makna jauh lebih besar daripada sekadar identitas profesi. Menurutnya, seragam tersebut merupakan simbol tanggung jawab moral yang mengingatkan tenaga kesehatan agar mampu mengendalikan emosi meski berada di bawah tekanan pekerjaan yang berat.
"1 hari, kita dan keluarga pernah menjadi pasien, mungkin sedang menjadi pasien, dan suatu hari mungkin kembali menjadi pasien.
Maka, jadilah dokter dan tenaga kesehatan yang ingin kita temui saat kita sedang lemah, hati sedang takut, dan hidup terasa tidak pasti.
Kita berikan ilmu terbaik, sikap yang menghargai, ucapan yang menenangkan, serta tindakan yang menjaga martabat manusia.
Karena setiap pasien adalah seseorang yang sangat dicintai dan sedang diperjuangkan untuk pulang ke rumah," tulis dr. Gia.
3. Denny Sumargo
Melalui akun Threads pribadinya, Denny Sumargo turut memberikan komentar tentang kasus Yurizal, pasien BPJS yang meninggal dunia setelah dirundung di media sosial.
"Menghujat, menghujat, menghujat..," tulis Denny Sumargo.
Ia juga mengungkap sederet akun yang sempat menghujat almarhum di kolom komentar, termasuk oknum nakes. Usai unggahan tersebut, warganet ramai-ramai memention akun Denny Sumargo dan meminta Densu mengundang pihak keluarga almarhum Yurizal atau perwakilan nakes ke podcast miliknya, "Curhat Bang".
Kasus Yurizal Tri Chaerawan menjadi pengingat bagi banyak pihak bahwa status pasien BPJS tidak seharusnya menjadi alasan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berbeda.
Reaksi dari Cinta Laura, dr. Gia, dan Denny Sumargo menunjukkan bahwa publik menaruh perhatian besar pada isu empati dan transparansi dalam pelayanan medis di Indonesia. Ke depannya, kasus ini diharapkan dapat menjadi momentum evaluasi bagi sistem kesehatan agar setiap pasien, tanpa memandang jenis asuransi yang digunakan, tetap mendapatkan hak yang sama untuk diperlakukan dengan layak dan manusiawi.
(anf)
Load more