5 Fakta Pelecehan Seksual Oknum Guru di SMAN 1 Pamanukan
- Instagram @infojalurpantura_/@subang.info
“(Nama korban) sekali lagi ayah minta maaf, ayah tahu (korban) marah sama ayah, sampai ayah ke rumah pun (korban) tidak mau keluar, ayah tahu ayah salah, ayah benar-benar menyesal. Ayah tidak mau ini menjadi masalah buat ayah dan (korban). Sekali lagi ayah minta maaf, ayah jujur, ayah sayang sama (korban). Ayah tidak mungkin melakukan yang tidak-tidak sama (korban), ayah sudah menganggap (korban) seperti anak sendiri,“ isi chat pelaku terhadap salah satu korban.
“Maaf ayah ya. Maafkan ayah sayang,” katanya lagi.
4. Dipanggil Ayah oleh Murid-muridnya
- Instagram @infojalurpantura_
Dari beberapa fakta di atas, satu hal yang sedang dikritisi publik adalah panggilan para peserta didik kepada oknum guru berinisial AT adalah 'ayah'.
Seorang pengguna Instagram yang mengaku alumni sekolah tersebut bersaksi bahwasanya panggilan itu muncul karena kedekatan si oknum guru dengan anak didiknya.
“HALOO SEMUA, aku salah satu anak didik nya dan juga dia adalah walikelas aku di kelas 11z aku bahkan lumayan Deket sama dia gak cuma aku, anak kelas aku dan juga temen2 seangkatan aku pun Deket sama dia, dan anak anak angkatan aku, kakak kelas ku yang sebelum2 nya, dan adik kelas ku kompak manggil dia itu ayah,“ jelas akun @slzhddktm_dhkd yang mengaku sebagai alumni.
5. Didemo Ratusan Siswa-siswi
- Kolase tvOnenews.com/ TikTok @subang.info
Sampai kemudian setelah buktinya dirasa cukup, ratusan peserta didik SMAN 1 Pamanukan melakukan aksi unjuk rasa selepas upacara, Senin (7/9).
Dalam aksi unjuk rasa itu, para peserta didik meminta agar pihak sekolah segera bertindak tegas dan mengamankan AT yang dianggap melakukan pelecehan seksual.
Para siswa sempat terpancing emosi ketika oknum guru yang tertuduh hendak meninggalkan lingkungan sekolah tanpa menghiraukan permasalahan tersebut.
Load more