Belum Kelar Kasus A Day in My Life, Oknum Guru Malah Unggah Foto Bersama Murid
- Kolase tvOnenews.com / Threads @igon_yussanggar
tvOnenews.com - Igon Yussanggar, akun yang disebut milik seorang guru di SMA Negeri 1 Sanggar, membuat warganet geram setelah unggahan foto dan video bersama seorang murid beredar di media sosial. Unggahan tersebut disorot karena muncul saat kasus A Day in My Life masih ramai diperbincangkan.
Kasus A Day in My Life sebelumnya menghebohkan media sosial setelah Polres Bogor menangkap dua pria berinisial MR dan MA yang diduga membuat serta memperjualbelikan konten pornografi. Polisi menyebut keduanya telah memproduksi sekitar 20 video sejak Juli 2026 dan menjual akses konten melalui grup berbayar.
Di tengah kasus A Day in My Life yang belum kelar, unggahan akun Igon Yussanggar tersebut kembali ramai dibagikan warganet. Dalam unggahan yang beredar, terlihat foto dan video bersama seorang murid dengan keterangan yang kemudian menuai kritik karena dinilai tidak pantas ditampilkan oleh seorang pendidik.
Unggahan tersebut disebut telah dihapus. Namun, sejumlah warganet mengaku telah menyimpan tangkapan layar dan membagikannya kembali melalui berbagai platform media sosial.
Dalam tangkapan layar yang beredar, unggahan tersebut juga terlihat menggunakan sejumlah tagar seperti #pelangi, #pasangan, #couplegay, dan #gayindonesia.
![]()
Unggahan Akun Threads @igon_yussanggar. (Sumber: tvOnenews.com Edit / Threads @igon_yussanggar)
Hal tersebut membuat sejumlah warganet mempertanyakan sikap pihak sekolah dan lingkungan pendidikan terkait unggahan yang dikaitkan dengan akun tersebut.
Kemarahan warganet juga dipicu oleh status Igon Yussanggar yang disebut sebagai seorang guru di SMA Negeri 1 Sanggar. Mereka mempertanyakan apakah pihak sekolah telah mengetahui unggahan tersebut serta bagaimana langkah yang akan diambil terhadap persoalan yang ramai di media sosial.
Pada Rabu, 23 September 2026, akun Threads @igon_yussanggar kemudian mengunggah video permintaan maaf. Dalam keterangannya, ia menyampaikan permintaan maaf sekaligus menyebut soal citra SMA Negeri 1 Sanggar.
“Assalamualaikum… saya secara pribadi ingin minta maaf yang sebesar-besarnya atas video yang beredar. Karena sudah merusak citra SMA Negeri 1 Sanggar. Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tulis akun tersebut.
Video permintaan maaf tersebut tidak serta-merta meredakan reaksi warganet. Sejumlah pengguna media sosial masih mempertanyakan unggahan yang sebelumnya beredar dan menilai permintaan maaf tersebut belum menjelaskan persoalan yang mereka soroti.
Load more