GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kena Penyakit Aneh, Jalu jadi Bisa Ereksi Sampai 7 Jam, Banyak Wanita Tergoda, Buka Aib di Depan Gritte Agatha

Sosok pria berusia 67 tahun itu datang kepada Gritte Agatha dan membagikan pengalamannya. Dia menjadi sasaran wanita akibat ereksi berlebihan yang ia alami.
Selasa, 13 Desember 2022 - 05:10 WIB
YouTuber Gritte Agatha bicara saat berbincang dengan sosok Jalu, pria pengidap penyakit Priapismus
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang pria yang mengaku menderita penyakit Priapismus dan identitasnya tidak ingin diungkap, sebut saja dia Jalu (bukan nama sebenarnya) datang kepada YouTuber Gritte Agatha dan membagikan pengalamannya terkait masa lalunya yang kelam kerap menjadi sasaran wanita yang untuk mendapatkan 'jatah' hubungan seksual alias menjadi gigolo akibat ereksi berlebihan yang ia alami.

Pada ceritanya di hadapan Gritte Agatha, Jalu sempat bercerita tentang masa kelamnya puluhan tahun menderita penyakit Priapismus, sebuah penyakit aneh yang disebutnya bisa membuat ereksi terus menerus atau dalam waktu yang lama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita dimulai dari kisahnya sebelum mengalami Priapismus. Saat itu Jalu mengatakan dia pernah suatu hari diajak berburu rusa oleh ayahnya ke hutan.

"Kejadian ini terjadi mulai tahun 1978, Saat itu kami berempat, saya, ayah saya, dan dua orang tentara, mau berburu rusa. Nah saya berdiri di atas pohon. Saat itu saya yang berdiri di pohon (batang pohon) lalu batang yang saya injak itu patah, saya jatuh terduduk, kayu patahan saya tahan, tapi tangan saya patah," ujar Jalu kepada Gritte Agatha, Jumat (9/12/2022).

Akibat kejadian itu, Jalu dan ayahnya yang hendak berburu rusa membatalkan niat mereka.

Karena cedera, akhirnya Jalu dibawa sang ayah ke dokter, dan dia pun dirawat selama satu minggu.

"Saya tinggal di situ (klinik) karena demam. Nah setelah itu saya mulai mengalami ereksi dan tidak berhenti. Itu ereksinya bisa sampai 5-6 jam dan tidak berhenti. Kemudian saya dirujuk dokter yang merawat saya ke rumah sakit pusat. Nah ternyata saya disebut mengidap Priapismus," kata Jalu.

Buntut mengidap penyakit Priapismus itu, Jalu menjadi sering ereksi dengan pancingan hal-hal kecil yang terjadi di sekitarnya.

Misalnya, kata Jalu, dia bisa ereksi hanya dengan mendengar suara air mengalir, atau pun suara teriakan orang.


Seorang pria paruh baya penderita penyakit Priapismus, sebut saja Jalu, saat berbincang dengan YouTuber Gritte Agatha. (Capture YouTube)

"Dengar air mengalir saya ereksi, dengar suara orang berteriak saya ereksi, pokoknya itu enggak berhenti," kata Jalu.

Jalu mengatakan, ereksi yang dialaminya itu bukan seperti ereksi libido atau hasrat seksual.

"Kata dokter, saya punya testis itu jalur darahnya terjebak. Jadi seperti halnya memijit selang, jadi ereksinya itu mengeras. Ini bukan ereksi seperti orang yang sedang libido," kata Jalu.

Menurut Jalu, hal itu akibat dari kejadian saat dia mengalami jatuh dalam keadaan duduk, dan saat itu sarafnya menjadi terganggu.

Di depan Gritte Agatha, Jalu menyebut penyakit Priapismus itu benar-benar menyiksanya, karena malah membuatnya kesakitan, buntut dari ereksi berlebihan yang dialaminya itu.

"Kalau saya misalnya mau ke pasar, saya pakai tali rafia, saya ikat itu, saya punya barang (penis) saya ikat di paha. Karena kalau tidak diikat, itu dia berdiri terus.

Awal Mula Jadi Pemuas Nafsu

Akibat penyakit Priapismus yang diderita Jalu, ternyata hal itu justru dimanfaatkan wanita-wanita yang tergolong agresif dalam urusan seksual.

Saat itu, kata Jalu, pertama kali dia dimanfaatkan oleh wanita untuk menjadi pemuas nafsu terjadi pada September 1978.

"Suatu malam, saat itu kan takbiran jelang iduladha. Saya sudah lulus sekolah SMA. Saya menginap di rumah rekan saya yang ibunya adalah seorang dokter. Suatu malam ibunya (seorang dokter) itu masuk ke kamar dan langsung mengajak untuk berhubungan intim. Sudah tuh, terjadilah hal itu," kata Jalu.


Jalu (bukan nama sebenarnya), seorang pria paruh baya penderita penyakit Priapismus. (Capture YouTube Gritte Agatha)

Setelah melakukan hubungan intim dengan dokter, Jalu merasa bahwa penyakit Priapismus yang dideritanya itu bakal sembuh, namun ternyata tidak.

"Saya antara bersyukur atau tidak, saya pikir setelah melakukan hal itu saya bisa sembuh, ternyata tidak. Nah, saat itu, si ibunya teman saya (seorang dokter) datang lagi ke kamar saya, dan malah minta lagi berhubungan intim, jadi istilahnya saya ini dirudapaksa," kata Jalu.

Bukannya sembuh, dengan kekuatan ereksinya yang tahan lama itu membuat Jalu malah jadi didekati banyak wanita yang usianya lebih tua dari dia saat itu.

Adapun para wanita itu mendekati Jalu untuk bergiliran ingin melakukan hubungan intim dengan Jalu.


Sosok YouTuber Gritte Agatha dan Jalu (bukan nama sebenarnya) penderita Priapismus yang menjadi gigolo. (kolase tvOnenews.com)

"Saya jadi dikenal dari mulut ke mulut, mereka kenal saya. Kemudian saya jadi melakukan terus dengan wanita yang berbeda usia dengan saya, bahkan setiap saya ke luar kota pun ada terus yang minta," kata Jalu.

Karena kesal penyakitnya tak kunjung sembuh dan malah merasa menjadi hina karena terus-terusan menjadi pemuas nafsu wanita paruh baya, membuat Jalu berpikiran untuk ditangkap atau dipenjara saja.

Saat itu, kata Jalu, yang terpikirkan olehnya adalah datang ke Malaysia sebagai imigran gelap agar dirinya bisa ditangkap.

"Saat saya ditangkap, eh malah ada pegawai di penjara yang malah tertarik dengan saya punya 'barang', dan akhirnya kami pun melakukan hubungan intim juga," kata Jalu.

Suntik Kimia

Karena malah semakin parah akibat ereksi yang terus bertahan lama, Jalu pun diminta untuk melakukan suntik kebiri kimia.

Saat itu, kata Jalu, dia diminta oleh seorang dokter untuk melakukan suntik kebiri kimia.

"Jadi sampai hari ini sampai detik ini, saya setiap 6 bulan seklai masih harus dikebiri kimia," kata Jalu.


YouTuber Gritte Agatha. (Capture YouTube)

Menurut Jalu, efek setelah disuntik lumayan terasa, jika biasanya sangat sansitif dan bisa kapan saja ereksi, kini katanya, hanya terjadi pada waktu subuh saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Berdirinya kini sudah enggak sakit, tapi yang agak heran itu, saya kan usianya sudah hampir 68 sekarang, biasanya di usia 40 tahunan itu mulai melemah, tapi ini justru tidak," kata Jalu. (abs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Dulu Jadi Korban 'Smash Petir' Megawati Hangestri, Kini Justru Jadi Rekan Setim di Hyundai Hillstate

Sosok yang dulu menjadi “korban” smash petir Megawati Hangestri justru akan menjadi rekan satu timnya di Suwon Hyundai Hillstate musim 2026/2027. Takdir kemudian membawa
Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Lensa Berbicara: Penampakan Uang Rp10,27 Triliun Hasil Penertiban Hutan Curi Perhatian

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana sebesar Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan kepada pemerintah dalam sebuah prosesi yang digelar di Lapangan Utama Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026). Dana tersebut berasal dari hasil denda administratif, pemulihan kerugian negara, penerimaan pajak, hingga pembayaran denda lingkungan hidup atas pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan.
Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU 2026 Hasilkan 6 Kesepakatan Strategis soal Pangan hingga Energi, Pemda Diminta Perkuat Kolaborasi

Rakergub FKD-MPU kali ini fokus pada penguatan ketahanan pangan terpadu, kerja sama BUMD pangan, penguatan ketahanan energi, hingga dukungan terhadap pembangunan Giant Sea Wall Pantura.
AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

AFC Resmi Hukum Persib Rp3,5 Miliar dan Tanpa Penonton Musim Depan, Sisa Uang Maung Bandung dari ACL Two Bikin Nyesek

Persib Bandung tetap membawa pulang uang dari AFC Champions League Two 2025/2026, tetapi jumlahnya terpangkas setelah terkena denda AFC hingga Rp3,49 miliar.
Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Operasional BCA, BNI, BRI hingga Mandiri Selama Libur 14-17 Mei

Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026, Begini Operasional BCA, BNI, BRI hingga Mandiri Selama Libur 14-17 Mei

Jadwal operasional BCA, BNI, BRI, dan Mandiri selama long weekend Kenaikan Yesus Kristus 2026. Simak layanan cabang, ATM, dan mobile banking.
Usai Teken MoU, BPJPH-Barantin Sidak MBM dan Daging Impor

Usai Teken MoU, BPJPH-Barantin Sidak MBM dan Daging Impor

Inspeksi dilakukan terhadap produk meat bone meal (MBM) atau pakan ternak berbasis daging dan tulang hewan, serta daging sapi impor.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT