GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Kisah Nyata Dahsyatnya Istighfar, Diceritakan Ustaz Khalid Basalamah

Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kesempatan ceramah menceritakan tiga kisah nyata dahsyatnya istighfar. Dahsyatnya manfaat istighfar, Al Quran surat Nuh ayat
Senin, 27 Maret 2023 - 16:36 WIB
3 Kisah Nyata Dahsyatnya Istighfar, Diceritakan Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • tvonenews.com

tvOnenews.com - Ustaz Khalid Basalamah dalam sebuah kesempatan ceramah menceritakan tiga kisah nyata dahsyatnya istighfar.

Dahsyatnya manfaat istighfar, dijelaskan Ustaz Khalid Basalamah sebagaimana tercantum dalam Al Quran surah Nuh ayat 10-12.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

10.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ اِنَّهٗ كَانَ غَفَّارًاۙ

Terjemahan:

maka aku berkata (kepada mereka), “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, Sungguh, Dia Maha Pengampun,

11. 

يُّرْسِلِ السَّمَاۤءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَارًاۙ

Terjemahan:

niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,

12.

وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَمْوَالٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّكُمْ اَنْهٰرًاۗ

Terjemahan:

dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu.”

Kisah pertama datang dari seorang ulama tabi’in yang terkenal dengan nasihat surga, neraka, dan kematian yakni Hasan Basri

“Beliau pernah didatangi oleh tiga orang. Ketiganya meminta nasihat. Yang pertama mengatakan, wahai imam saya sudah lama menikah tapi tidak kunjung punya anak,” katanya. 

Dia sudah lama berikhtiar dengan berobat ke sana kemari tapi tidak kunjung membuahkan hasil. Hasan Basri menyarankan untuk memperbanyak istighfar.

“Kemudian masuk orang kedua, wahai imam perut saya sudah lama sakit. Sudah ikhtiar berobat ke sana kemari. Hasan Basri kembali sarankan perbanyak istighfar,” tuturnya. 

Lalu orang ketiga masuk dengan keluhan sudah lama bekerja keras tapi tidak kunjung kaya seperti kebanyakan orang. 

“Hasan Basri kembali menyarankan untuk memperbanyak istighfar,” ucapnya.

Setelah itu istri Hasan Basri bertanya-tanya mengapa semua tamu yang datang hanya diberi saran istighfar tanpa dipandu dengan solusi lain.

“Tidakkah kamu sudah dengar mereka sudah ikhtiar, tapi ada penghambatnya. Dan penghambatnya adalah dosa-dosa mereka,” kata Hasan Basri.

Kisah kedua datang dari Imam Ahmad رَحِمَهُ اللهُ , di akhir hidupnya dia tiba-tiba mendatangi suatu kampung. 

“Beliau mampir ke sebuah masjid untuk sholat maghrib, duduk-duduk lalu mengaji sembari menanti sholat isya. Setelah itu beliau ingin istirahat berbaring di masjid,” tutur Ustaz Khalid Basalamah.

Pengurus masjid atau marbot datang menghampiri Imam Ahmad. “Wahai orang tua, kenapa Anda di sini?,” tanyanya.

“Saya musafir, saya ingin istirahat. Tidak ada kenalan di tempat ini,” jawab Imam Ahmad.

“Tidak bisa, Anda harus keluar dari sini,” jawab marbot sambil mendorong-dorong agar keluar.

Imam Ahmad kemudian duduk di teras masjid. Namun tetap diusir, didorong sampai ke jalanan. 

Seorang penjual roti melihat kejadian itu dan menawarkan Imam Ahmad untuk mampir ke tempatnya. 

“Ini tempat saya usaha jual roti, di belakang sini ada kasur tempat saya beristirahat. Rumah saya tidak jauh dari sini,” kata penjual roti itu.

Imam Ahmad adalah ulama terkenal pada masanya, namun karena zaman dahulu tidak ada foto maka orang hanya tahu namanya. 

Imam Ahmad kemudian memperhatikan kegiatan tukang roti yang memberinya tempat. Setiap dia mengaduk adonan roti selalu mengucapkan أَسْتَغْفِرُ الله وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ.

Dia terus mengucapkan kalimat itu pada setiap geraknya. “Mengapa kau amalkan itu, dan sudah berapa lama?,” tanya Imam Ahmad.

“Sudah lama, sejak saya masih muda. Dan sejak itu semua yang saya minta selalu dikabulkan Allah,” katanya. 

“Tinggal satu yang sudah saya minta bertahun-tahun tapi belum juga dikabulkan,” imbuhnya.

“Apa itu?,” tanya Imam Ahmad.

“Saya ingin dipertemukan dengan Imam Ahmad,” jawab penjual roti itu. 

“Allahu Akbar, karena istighfar-mu inilah Allah mengutus saya datang ke kampung ini, diusir marbot masjid, hingga berjumpa denganmu. Saya Ahmad bin Hambal,” katanya.

Kisah ketiga terjadi di era modern ini. Datang dari seorang Ibu yang tinggal di wilayah Kashmir. “Ibu ini punya anaknya perempuan yang kena penyakit tulang,” tutur Ustaz Khalid Basalamah.

Ibu ini sudah membawa anak perempuannya ke dokter di sekitar kotanya, namun tidak ada yang sanggup menangani.

 

Ada satu dokter ahli tulang yang bisa menangani tapi dia berada jauh di pusat kota India. Dokter itu muslim. 

“Ibu ini tahu dia tidak memiliki kemampuan untuk berpergian jauh, lalu dia melazimkan istighfar,” kata Ustaz Khalid Basalamah. 

“Ya Allah kalau ada dosa maafkanlah, sembuhkan anak ini, pertemukan dengan dokter itu. Mudahkan anak saya berobat,” imbuhnya.

Suatu ketika, dokter ini kemudian berpergian keluar India menggunakan pesawat untuk menghadiri suatu kegiatan. 

“Tiba-tiba pilotnya bilang, ini cuaca buruk kita harus mendarat darurat. Turunlah pesawat ini di bandara Kashmir,” jelas Ustaz Khalid Basalamah. 

Sementara sang dokter harus mendatangi tempat seminar yang jaraknya masih sekitar empat jam dari bandara. Si dokter kemudian menyewa mobil.

“Baru jalan sedikit keluar dari bandara, hujan lebat turun dan tak mungkin melanjutkan perjalanan. Menepilah dokter dan sopirnya, mampir ke sebuah rumah untuk berteduh,” terang Ustaz Khalid Basalamah.

Keluarlah seorang ibu dari rumah tersebut. Sang dokter mengatakan bahwa dirinya adalah musafir yang ingin berteduh. 

Dia dipersilakan masuk dan dibuatkan minum. Sementara mereka duduk di ruang tamu, anak perempuan ini menangis kesakitan.

Lalu kemudian dokter ini bertanya, kenapa dia dan kenapa tidak dibawa berobat. “Sudah tapi tidak ada yang bisa kecuali dokter dari India namanya fulan,” kata sang ibu.  

“Dokter tersebut tiba-tiba menangis dan mengucapkan Segala Puji bagi Allah yang telah mendatangkan saya ke tempat ibu. Saya dokter yang ibu maksud,” kata Ustaz Khalid. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah tiga kisah dahsyatnya istighfar, yang menjadi sedikit di antara banyak bukti sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran surah Nuh ayat 10-12.  

Temukan artikel menarik tvOnenews.com lainnya di sini (Google News).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT