GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Hidupkan Ramadan dengan Tadarus Al Qur'an

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA, Sukun, kota Malang, Jawa Timur. Lantunan ayat-ayat suci sayup-sayup terdengar dari aula Kartini yang menjadi tempat berkumpulnya para WBP yang sedang tadarus Al Qur'an.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 5 April 2023 - 15:12 WIB
Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Hidupkan Ramadan dengan Tadarus Al Qur'an
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Bulan suci Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu umat muslim seluruh dunia. Ramadhan merupakan momen istimewa untuk berlomba-lomba dalam menjalankan ibadah, mendekatkan diri kepada sang Khalik.

Semangat ibadah ini juga merebak di Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA, Sukun, kota Malang, Jawa Timur. Lantunan ayat-ayat suci sayup-sayup terdengar dari aula Kartini yang menjadi tempat berkumpulnya para WBP yang sedang tadarus Al Qur'an.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama Ramadan, mereka rutin bertadarus Al Qur'an setiap pagi hingga siang hari. Sedikitnya 74 WBP berkumpul membentuk lingkaran, dan membaca dari kitabnya masing-masing. Salah satu warga binaan, Ina (bukan nama sebenarnya) mengaku banyak sekali yang ia dapatkan selama mengikuti ibadah dalam ramadan ini.

"Dulu saya jarang salat, sekarang jadi rajin. Kemudian dulu saya juga tidak bisa baca Al Qur'an sekarang jadi bisa," ungkapnya ketika ditemui usai kegiatan, Rabu (5/4).

Napi yang harus menjalani 6 tahun masa tahanan ini menambahkan, ia mampu membaca Al Qur'an setelah belajar tadarus selama 3 tahun. 

"Pastinya dengan tadarus, mengaji dan belajar agama ini, pikiran-pikiran negatif yang pernah hinggap dahulu sekarang sudah hilang," aku wanita berusia 33 tahun ini. 

Plt Kepala Lapas Perempuan Kelas II Sukun Lilik Sulistyowati mengatakan, selain salat tarawih, tadarus Al Qur'an ini digelar khusus bagi warga binaan selama di bulan Ramadan.

"Mereka kami bagi dalam 5 kelompok, dan setiap hari bisa khatam sekitar 3-4 juz," ungkapnya.

Lilik menambahkan, setelah 15 hari tadarus ini akan ditingkatkan lebih dalam lagi, dengan membaca terjemahannya juga lembar demi lembar, sehingga kualitas keimanan mereka ada peningkatan.

Dijelaskan Lilik, bahwa pihaknya juga menggelar Pondok Pesantren, sedangkan untuk tarawih dan ceramah agama selama Ramadan ini didukung sepenuhnya oleh ibu-ibu Aisyiyah.

Saat ini, Lapas Perempuan Sukun Malang ini terdiri dari 461 WBP dengan 425 orang yang beragama muslim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bagi yang non muslim kegiatan ibadah mereka juga tetap berjalan, selain kegiatan kemandirian dalam bentuk ketrampilan," tandasnya.  

Lilik juga berharap, selain mendapat wawasan dan pengetahuan, kegiatan keagamaan ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan mereka, sehingga nantinya mereka tidak kembali lagi ke sini. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT