GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istri Merahasiakan Laki-Laki Lain, Wajibkan Suami Mencerainya? Ini Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya menjelaskan bahwa jika istri merahasiakan laki-laki lain, maka suami berhak memilih untuk menceraikan istrinya atau tidak. Kembali ke ilmu fiqih Islam
Rabu, 17 Mei 2023 - 01:00 WIB
Istri Merahasiakan Laki-Laki Lain, Wajibkan Suami Mencerainya? Ini Penjelasan Buya Yahya
Sumber :
  • istockphoto.com

tvOnenews.com - Buya Yahya dalam salah satu kajiannya menyampaikan bagaimana hukum seorang istri yang merahasiakan laki-laki lain dalam rumah tangga.

Menurutnya bisa jadi ini adalah kesalahan dari suami dalam cara mendidik atau memberikan perhatian dan kasih sayang kepada istri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak penjelasan Buya Yahya terkait soal istri yang merahasiakan laki-laki lain dan apakah suami wajib menceraikan istrinya atau tidak.

Dilansir Selasa (16/05/23) dari tayangan youtube channel Al-Bahjah TV dengan judul "Tutorial Wudlu Madzhab Imam Syafi'i," yang diunggah 03 April 2017.

"Ada sebuah keluarga dimana seorang istri beberapa kali mendekati laki-laki yan bukan mahramnya dan merahasiakan dari suaminya. Walaupun laki-laki yang didekati adalah yang mempunyai sudut pandang agama baik, tetapi kan tidak dibenarkan. Suami selalu berusaha sabar dan menasehati istri walaupun sampai terbawa emosi dan terkadang sampai mengungkit kejadian yang sebelumnya. Saat ini dalam keadaan pisah ranjang, istri berusaha menjadi istri yang salehah, namun sang suami takut kejadian serupa akan terulang kembali. Apakah suami tersebut wajib atau sunnah untuk menceraikan istrinya, atau tetap bersabar dan mempertahankan pernikahan?," tanya salah seorang jamaah pada Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian menjawab

"Seorang istri yang mendekati lelaki lain mungkin maknanya mengarah kepada hal-hal yang enggak-enggak, hubungan pribadi lah antara laki-laki dan perempuan. Kalau sudah kesitu adalah kejahatan yang luar biasa," ujar Buya Yahya.

"Itu juga merupakan suatu dosa, pelanggaran, dan pengkhianatan yang luar biasa ya. Maka ini sebenarnya permasalahannya juga karena mata," sambung Buya Yahya.

Menurut Buya Yahay, kalau seorang istri matanya sudah tidak bisa melihat kelebihan suami dan senang melihat kelebihan orang lain maka bisa disebut berbahaya sekali.

"Misalnya selama ini dia ingin menikah dengan seorang ustaz, tau-taunya dapat orang bukan ustaz. Sehingga setan membisikkan, coba kamu dapat suami ustaz. Padahal belum tentu lebih baik dari suaminya, kan begitu," terang Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya apa yang sudah diberikan oleh Allah, maka itulah yang terbaik. Bukanlah sebuah jaminan istri seorang ustaz itu baik, atau sebaliknya. Banyak juga ustaz yang bisa dikatakan kurang baik.

"Jadi jangan sampai ambisinya seperti itu. Mungkin seorang istri punya keinginan, akhirnya dekat dengan laki-laki yang baik secara agama. Tapi itu tetap gak boleh," tegas Buya Yahya.

Buya Yaha menceritakan bahwa ada juga seorang suami yang tidak suka istrinya mengaji atau dekat sama ustaz dengan alasan yang tidak jelas. 

"Diajari mengaji tidak mau, dekat sama ustaz tidak boleh, tapi alasannya tidak jelas. Ini yang gak bener," ujar Buya Yahya. 

"Jadi kita nggak tahu seperti apa yang sebenarnya terjadi. Jika memang seorang istri melakukan pelanggaran yang sifatnya termasuk bentuk pengkhianatan," sambungnya.

Menurut Buya Yahya, bisa jadi sebenarnya ini bukan kali pertama seorang istri berlaku seperti itu. 

"Kalo memang seperti itu, bisa menjadikan hati seorang suami menjadi hambar. Tidak ada rasa cinta dan sebagainya lagi sehingga dapat menyebabkan sebuah kedzaliman pada akhirnya," terang Buya Yahya.

Buya Yahya berpesan bahwa, jika seorang suami yang mendapati istrinya berlaku demikian, hal yang pertama harus dilakukan adalah mendidik istrinya dengan benar.

Buya Yahya menambahkan harusnya suami mencari tahu apa sebabnya seorang istri berlaku demikian. Apakah suami kurang perhatian, kurang mendidik, sehingga istrinya memperhatikan orang lain.

"Paling tidak suami koreksi dulu, apa yang salah. Apakah cara mendidiknya sudah benar apa belum sehingga istrinya menemukan semacam itu pada orang lain. Bisa jadi hatinya mengganjal dan tidak sabar dengan orang lain," terang Buya Yahya.

Menurut Buya Yahya, suami berhak menceraikan istrinya jika memang demikian, karena memang ada sebab yang dilakukan seorang istri sehingga berlaku demikian.

"Tapi jangan serta merta kesana, dimana jihad kita, dimana janji kita sebagai seorang suami. Dapat masalah hidup dikit-dikit mencla-mencle kayak gitu," sambung Buya Yahya.

Buya Yahya juga menjelaskan bahwa dalam pembahasan ilmu fiqih, disaat seseorang boleh mencerai itu adalah pilihan. Akan tetapi masih ada tahapan-tahapan yang bisa dilalui untuk menggapai kemuliaan, mendidik dan membawa istri kepada kemuliaan.

Buya Yahya kemudian berpesan, seorang suami harus juga instrospeksi diri sebelum memutuskan cerai dengan istrinya. Bisa jadi ada yang kurang dalam cara mendidik atau memberikan perhatian kepada istri.

Waallu’alam Bishawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Korban Pencabulan Oknum Kiai di Ponpes Pati Ditawari Rp400 Juta untuk Cabut Laporan, Kuasa Hukum: Ada Suruhannya

Kasus dugaan pencabulan dilakukan oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari jadi perhatian publik. Korban pernah ditawari sejumlah uang untuk mencabut laporan
Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Persib Libas Persija, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Tegas untuk Bobotoh: Jangan Jumawa

Insiden gesekan antarmassa yang pecah di Purwakarta dan aksi pelemparan benda keras di Karawang pasca-kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. 
KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

KDM Resmi Setop Izin Wisata dan Perumahan di Kawasan Hutan, Bupati dan Wali Kota Diminta Lebih Proaktif

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) resmi larang izin wisata dan perumahan di kawasan hutan Jawa Barat, bupati dan wali kota diminta lebih proaktif.
Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Sikap KDM Imbas Bentrokan di Karawang dan Purwakarta, Minta Bobotoh Tak Selebrasi Berlebihan Usai Persib Kalahkan Persija

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) minta suporter Persib Bandung, Bobotoh tidak jemawa atas kemenangan Maung Bandung dari Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Modus Lempar Paket dari Sawah, Penyelundupan Sabu ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

Upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warung Bambu, Kabupaten Karawang, kembali digagalkan oleh petugas penjagaan. 

Trending

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah Kasus di Pati, Pengasuh Ponpes di Mesuji Diduga Cabuli Santriwati Hingga Gedung Habis Dibakar Warga

Setelah adanya kasus dugaan pencabulan dilakukan pengasuh sekaligus pemilik Pondok Pesantren, Ashari di Pati, Jawa Tengah. Kini terjadi pula di Mesuji, Lampung.
Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp Dibongkar Kuasa Hukum Korban, Begini Isi Chat Kiai Ashari ketika Minta Temani Tidur Santriwati

Bukti WhatsApp dibongkar kuasa hukum korban, Ali Yusron, begini isi chat Kiai Ashari ketika minta ditemani tidur oleh santriwati di malam hari.
Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah Berkurban Satu Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Bolehkah berkurban satu kambing diniatkan untuk satu keluarga? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Drama Kejar-kejaran di Lintas Sumatera: Polisi Gagalkan Peredaran 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu dalam skala besar berhasil digagalkan oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi. 
TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

TRENDING: Pengakuan Mengejutkan Santriwati Ponpes Pati, Gerak-gerik Janggal Kiai Ashari, Kesaksian Korban Soal Modus Terapi Batin

Kasus dugaan kekerasan seksual yang melibatkan Kiai Ashari alias AS di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terus menjadi sorotan publik. Berikut rangkuman lengkapnya.
Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Cegah Konflik Kepentingan, Ketua KPK Wanti-wanti Kepala Daerah Soal Dana Hibah ke Instansi Vertikal

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, secara tegas mengingatkan para kepala daerah untuk tidak menyalahgunakan anggaran daerah dengan memberikan THR atau dana hibah kepada instansi vertikal. 
Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Sherly Tjoanda Hela Nafas Dalam-dalam Setelah Temui Anak yang Tak Bisa Perhitungan Dasar: Mamanya yang Mana Ini?

Gubernur Malut Sherly Tjoanda tarik nafas panjang setelah melihat anak-anak usia sekolah yang tak pandai berhitung matematika di Desa Gulapapo, Halmahera Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT