News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Kaya Raya Sesuai Tuntunan Agama Islam, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Agar Rezeki Berlimpah, Anda Cukup Lakukan...

Ustaz Adi Hidayat membagikan cara kaya raya sesuai tuntunan agama Islam yakni jika semua badan bergerak, maka rezeki dituliskan untuk keluar, dan apa yang Allah harapkan, ikutkan kesitu
Rabu, 16 Agustus 2023 - 17:37 WIB
Cara Kaya Raya Sesuai Tuntunan Agama Islam, Ustaz Adi Hidayat Ungkap Rahasia Agar Rezeki Berlimpah, Anda Cukup Lakukan...
Sumber :
  • tim tvOnenews

tvonenews.com - Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat membagikan bagaimana cara menjadi kaya raya sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Jika Anda lakukan hal tersebut, maka insyaAllah, rezeki akan berlimpah dan dimudahkan dalam segala urusan yang menunjang Anda untuk menjadi kaya raya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang cara kaya raya sesuai tuntunan agama Islam berikut ini.

Ilustrasi Cara Kaya Raya Sesuai Tuntunan Agama Islam menurut Ustaz Adi Hidayat. Source: istockphoto

Menurut Ustaz Adi Hidayat, prinsip yang pertama adalah, kita harus memiliki komitmen yang kuat dengan Allah SWT. Kata Allah, kalau kamu kerja, ya kerja, kalau usaha, ya usaha, jangan diam. 

"Kaki melangkah, tangan bergerak, begitukan. Kemudian mulut berbicara, bersuara atau telunjuk menunjuk aja, ada usaha, rezeki turun," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Tapi ingat, usaha Anda tidak akan selamanya ada diatas, mungkin suatu saat akan turun. Mungkin suatu saat ada di puncak," sambung Ustaz Adi Hidayat dilansir dari tayangan YouTube, Rabu (16/08/23).

Menurut Ustaz Adi Hidayat, jika Anda melihat peluang, cepat kejar, selama peluang itu baik. Hal itulah yang dimaksud dengan kompetisi yang sehat. 

"Ada dapat, kejar, ada tender ikut tender, dengan cara yang baik, dengan cara yang normal," terang Ustaz Adi Hidayat.

Akan tetapi, kemudian jika hal tersebut bukan rezeki Anda, maka itu tidak jadi masalah. Karena menurutnya, kadang-kadang, Allah seakan menunda apa yang menjadi hak Anda.

"Bukan ingin menunda dan membiarkan Anda tidak mendapatkan sesuatu, tapi ingin memberikan semua nikmat secara sempurna, karena diatas itu ada nikmat pahala, ada  nikmat doa, istighfar, usaha, dan nikmat hasil yang tiada terputus," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa ketika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memberikan pahala akhirat dulu, karena dunia itu sifatnya sementara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena hukum dunia itu, kalau Anda berusaha, akan terus diberikan rezeki, dan tidak ada yang tidak diberikan oleh Allah SWT.

"Jadi kalau antum sehari bekerja, kelihatannya gak dapat apa-apa. Bukan gak dapat apa-apa, disimpan untuk diakumulasikan. Nanti dosa antum sudah hilang, amal banyak, antum dapat banyak," terang Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Ancam Industri Mobilitas dan Pengantaran Digital, Pemerintah Diminta Kaji Mendalam Wacana Kebijakan Potongan Aplikator Ojol Sebesar 8 Persen

Presiden RI, Prabowo Subianto mengisntruksikan kebijakan ojek online (ojol) berupa potongan tarif aplikator sebesar 8 persen dari sebelumnya 20 persen.
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada Agen Pemain Asing di Lapangan Latihan Persija Jakarta, Isu Dony Tri Pamungkas ke Polandia Bukan Isapan Jempol?

Ada agen pemain asing ketika Dony Tri Pamungkas lagi ikuti sesi latihan rutin bersama Persija Jakarta di Sawangan, Depok jelang laga hadapi Persijap Jepara.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.

Trending

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) marah di lokasi pertambangan di Karst Karawang. Penyebabnya tidak ada petugas kebersihan di jalan Karawang Selatan.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT