GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segera Perbaiki! Ini Penjelasan dari Berbagai Mazhab Tentang Gerakan yang Bikin Batal Shalat

Tertib adalah rukun shalat. Maka, mohon perhatikan gerakan yang membuat batal. Berikut penjelasan berbagai mazhab mengenai gerakan-gerakan yang batalkan shalat.
Jumat, 29 Desember 2023 - 16:20 WIB
Ilustrasi Dua Orang Muslim sedang Shalat Jamaah di Masjid
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Tertib adalah salah satu dari rukun shalat.

Karena tertib menjadi salah satu dari rukun shalat, maka jika melakukan gerakan di luar shalat haruslah diperhatikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai Muslim yang baik, maka seyogyanya skita perbaiki shalat kita.

Lantas gerakan yang seperti apakah yang membatalkan shalat?

tvonenews

Berikut penjelasannya yang dilansir tvOnenews.com dari tulisan Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan di laman MUI Digital.

Mengenai gerakan yang membatalkan shalat, para fuqaha (para ahli fiqih) sepakat bahwa gerakan banyak dan berturut turut dalam shalat dapat membatalkan shalat.

Sekalipun dalam keadaan lupa, karena gerakan yang banyak bisa menghilangkan tujuan utama shalat.

Hanya saja mereka berbeda pendapat tentang esensi dari “gerakan banyak“.

Berikut penjelasan detail yang ditinjau dari berbagai mazhab.

Mazhab Hanafi

Menurut pengikut (mazhab) Hanifiyah, segala gerakan yang tidak termasuk dalam gerakan shalat dan bukan pula gerakan untuk memperbaiki kesempurnaan shalat, jika sering dilakukan maka bisa membatalkan shalat.

Contohnya seperti menambah rukuk atau sujud.

Ulama mazhab ini memberikan kriteria gerakan banyak itu adalah gerakan dalam shalat yang tidak diragukan oleh yang memperhatikannya.

Bahwa gerakan yang dilakukan orang shalat tersebut tidak termasuk dalam gerakan yang telah ditentukan dalam shalat.

Mazhab Maliki

Sementara ulama mazhab Malikiyah menyatakan bahwa gerakan banyak membatalkan shalat, baik itu sengaja ataupun dalam keadaan lupa.

Contohnya seperti menggaruk anggota tubuh, menyela-nyela jenggot, memperbaiki posisi serban di atas pundak, atau mendorong orang lewat ketika dia shalat.

Adapun gerakan sedikit dan sangat ringan yang dapat membuat shalat batal seperti memberi isyarat kepada orang lain atau mengelus elus kulit. 

Sementara gerakan yang sedang (antara banyak dan kecil) seperti berpaling dari arah kiblat.

Jika dilakukan sengaja, maka shalat akan batal.

Namun jika tidak disengaja tidak dianggap membatalkan shalat.

Mazhab Syafi’i

Ulama mazhab Syafi’i mengatakan bahwa gerakan banyak dalam shalat, sengaja atau tidak, dapat membatalkan shalat. 

Dan batasan banyak atau tidaknya ditentukan oleh adat kebiasaan masyarakat.

Gerakan ringan seperti menggerakkan jari di saat bertasbih atau menggerakkan pelupuk mata tidak membatalkan shalat. 

Dua langkah atau dua pukulan dianggap gerakan sedikit, dan tiga langkah atau lebih dan al tawali (berturut turut) menurut syafiiyaah sudah dianggap gerakan banyak.

Menurut Mazhab Syafi’i, makna al-tawali adalah sebuah gerakan yang dianggap tidak terputus dari gerakan yang lain.

Menurut Syafi’iyyah gerakan sederhana yang tidak termasuk gerakan shalat berdasarkan kebiasaan masyarakat bahwa itu tidak termasuk dari gerakan banyak yang membatalkan shalat, sebagaimana tidak membatalkan shalat gerakan yang tidak berturut turut sekalipun banyak kali dilakukan.

Hal ini, berdasarkan sebuah riwayat bahwa Nabi SAW pernah membuka pintu untuk Aisyah dan pernah menggendong Umamah (cucunya) dan menurunkannya padahal beliau dalam keadaan shalat.

Kemudian gerakan banyak jika dilakukan karena ada uzur seperti dalam keadaan sakit yang mengharuskan bergerak banyak dalam shalat, dianggap tidak membatalkan shalat. 

Adapun gerakan banyak yang tidak berturut turut dimakruhkan jika hal itu tidak dibutuhkan.

Mazhab Hambali

Hanabilah pada dasarnya sependapat dengan Syafiiyah.

Hanya saja mereka tidak menentukan gerakan banyak itu dengan jumlah, termasuk batasan minimal tiga kali gerakan.

Dari penjelasan di atas, ala kulli hal, maka bisa disimpulkan bahwa batalnya shalat adalah karena melakukan gerakan selain dari gerakan yang telah ditentukan oleh para ulama dalam shalat.

Dilakukan secara al tawali (berturut turut) dengan pembatasan jumlah gerakan tergantung dari adat kebiasaan masyarakat.

Dilakukan tanpa ada uzur atau kebutuhan

Tidak menghilangkan tuma’ninah.

Oleh karenanya, sebaiknya, orang yang shalat tidak melakukan gerakan tambahan di luar gerakan shalat kecuali jika dalam keadaan terpaksa. 

Itulah penjelasan mengenai gerakan shalat yang dapat membatalkan shalat.

Semoga artikel ini bermanfaat dan marilah kita budayakan untuk tidak mudah memvonis salah atau bid’ah.

Disarankan untuk bertanya langsung kepada Ulama atau Ahli Agama Islam agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahua’lam

(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Subianto Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Terbang ke Jepang Lalu Berlanjut ke Korsel

Presiden Prabowo Subianto Lanjutkan Lawatan Luar Negeri, Terbang ke Jepang Lalu Berlanjut ke Korsel

Presiden Prabowo Subianto telah bertolak ke Jepang untuk bertemu dengan Kaisar Naruhito dan PM Sanae Takaichi. Setelahnya, dijadwalkan lanjut ke Korea Selatan.
Sebentar Lagi Persib Punya Pemain Piala Dunia, Andrew Jung Beri Malah Beri Psywar untuk Frans Putros

Sebentar Lagi Persib Punya Pemain Piala Dunia, Andrew Jung Beri Malah Beri Psywar untuk Frans Putros

Pemain Persib, Frans Putros mendapatkan panggilan tugas negara untuk membawa Irak kembali ke Piala Dunia setelah 40 tahun lamanya. 
BGN Berikan Perlakuan Khusus: Siswa di Daerah 3T Dapat MBG 6 Hari Seminggu

BGN Berikan Perlakuan Khusus: Siswa di Daerah 3T Dapat MBG 6 Hari Seminggu

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyusun skema penyaluran Program MBG bagi siswa sekolah. Secara umum, MBG akan diberikan selama lima hari sekolah setiap pekannya. 
4 Pemain Cadangan yang Diprediksi akan Dipasang John Herdman sebagai Starter di Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Siapa Saja?

4 Pemain Cadangan yang Diprediksi akan Dipasang John Herdman sebagai Starter di Laga Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Siapa Saja?

Timnas Indonesia hadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026. Pelatih John Herdman siapkan 4 pemain kunci mulai Emil Audero hingga Justin Hubner jadi starter.
Dedi Mulyadi Dimaki, Justru Balas dengan Senyuman dan Bantu Rp25 Juta

Dedi Mulyadi Dimaki, Justru Balas dengan Senyuman dan Bantu Rp25 Juta

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sempat dimaki, tapi malah balas dengan senyuman hingga kirim bantuan sebesar Rp25 juta.
Dipaksa Berhubungan Seksual Berlima oleh Bule Selandia Baru, Perempuan Ini Lapor Polisi: Korban Tolak Uang Damai

Dipaksa Berhubungan Seksual Berlima oleh Bule Selandia Baru, Perempuan Ini Lapor Polisi: Korban Tolak Uang Damai

Korban pelecehan seksual oleh warga negara Selandia Baru di NTB menolak uang damai. Bersama BKBH Unram, korban ingin melanjutkan proses hukum yang berlangsung.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT