News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tafsir Surah Az-Zukhruf Ayat 11: Allah Menurunkan Hujan dari Langit Sesuai dengan Keperluan

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT sudah menjelaskan hujan. Salah satu ayat Al-Qur'an tentang hujan adalah Surah Az-Zukhruf Ayat 11. Berikut lafadz, arti dan tafsirnya.
Kamis, 4 Januari 2024 - 17:44 WIB
Ilustrasi Hujan
Sumber :
  • freepik/Kireyonok_Yuliya

Jakarta, tvOnenews.com - Hujan adalah berkah bagi semua makhluk hidup di bumi.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT sudah menjelaskan tentang hujan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu ayat Al-Qur'an tentang hujan adalah Surah Az-Zukhruf Ayat 11.

Berikut lafadz, arti dan tafsir Surah Az-Zukhruf Ayat 11.

وَالَّذِيْ نَزَّلَ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءًۢ بِقَدَرٍۚ فَاَنْشَرْنَا بِهٖ بَلْدَةً مَّيْتًا ۚ كَذٰلِكَ تُخْرَجُوْنَ

Wal-lażī nazzala minas-samā'i mā'am biqadar(in), fa'ansyarnā bihī baldatam maitā(n), każālika tukhrajūn(a).

Artinya: Yang menurunkan air dari langit dengan suatu ukuran, lalu dengan air itu Kami menghidupkan negeri yang mati (tandus). Seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur).


Ilustrasi Hujan (ANTARA)

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan Dia pulalah yang menurunkan secara bertahap dan teratur air dari langit menurut ukuran yang diperlukan untuk semua makhluk-Nya yang ada di bumi, untuk kebutuhan minuman kamu, untuk minuman hewan-hewan piaraanmu dan untuk kebutuhan-kebutuhanmu yang lain.

Lalu dengan air yang diturunkan sesuai kadarnya itu Kami hidupkan negeri yang mati dan tandus sehingga tumbuh-tumbuhan yang ada padanya dapat keluar dari bumi dan tumbuh dengan baik dan subur. 

Seperti itulah kamu nanti akan dikeluarkan ketika akan dibangkitkan dari kuburmu.

Tafsir Tahlili


Ilustrasi Hujan (ANTARA)

Allah menurunkan hujan dari langit sesuai dengan keperluan untuk menghidup-suburkan tanam-tanaman dan tumbuh-tumbuhan. 

Dia menurunkan hujan tidak lebih dari yang diperlukan sehingga tidak melimpah ruah melampaui batas dan akhirnya menjadi bencana, seperti halnya air bah yang merusak dan membinasakan, dan tidak pula terlalu sedikit sehingga tidak mencukupi kebutuhan untuk kesuburan tanam-tanaman dan tumbuh-tumbuhan yang menyebabkan kering dan layu, dan mengakibatkan timbulnya bencana kelaparan yang menimpa makhluk Allah di mana-mana.

Dengan turunnya hujan dari langit sesuai dengan kadar yang diperlukan, maka hidup dan makmurlah negeri yang telah mati yang tidak lagi ditumbuhi tanam-tanaman dan pohon-pohonan. 

Sebagaimana Allah kuasa menghidupkan negeri yang telah mati, begitu pula Dia kuasa menghidupkan dan mengeluarkan orang-orang mati itu dari kubur dalam keadaan hidup, sebagaimana firman Allah:

وَمِنْ اٰيٰتِهٖ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَيُحْيٖ بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا

Dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). (ar-Rūm/30: 24)

Dan firman-Nya:

فَسُقْنٰهُ اِلٰى بَلَدٍ مَّيِّتٍ فَاَحْيَيْنَا بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَاۗ كَذٰلِكَ النُّشُوْرُ

Maka Kami arahkan awan itu ke suatu negeri yang mati (tandus) lalu dengan hujan itu Kami hidupkan bumi setelah mati (kering). Seperti itulah kebangkitan itu. (Fāṭir/35: 9)

Apa yang dikemukakan oleh ayat ini dibuktikan oleh ilmu pengetahuan yang ditemukan manusia saat ini. 

Diperkirakan dalam waktu satu detik, sebanyak 16 juta ton air menguap dari bumi. Menggunakan angka ini, maka diperhitungkan akan adanya 513 triliun ton air yang menguap dari bumi dalam setahun. 

Angka ini ternyata sama dengan perhitungan mengenai jumlah air hujan yang turun dalam setahun. 

Dengan demikian, air melakukan sirkulasi yang seimbang secara terus-menerus. 

Kehidupan di bumi sangat bergantung pada keberlanjutan siklus air yang demikian ini. 


Ilustrasi Hujan (ANTARA)

Walaupun banyak teknologi mencoba mengintervensi siklus alami ini, seperti membuat hujan buatan, pada kenyataannya siklus air tidak dapat dibuat secara artifisial.

Proporsi air hujan tidak hanya penting dalam bentuk jumlahnya, tetapi juga kecepatan turunnya butir air hujan (menurut ukuran yang diperlukan). 

Kecepatan butir air hujan tidak melebihi kecepatan standar, tidak peduli berapa ukuran butir air hujan itu. Umumnya butiran air hujan mempunyai diameter 4,5 mm. 

Kecepatannya sekitar 8 meter per detik. Pada ukuran yang lebih kecil, tentunya kecepatannya lebih rendah. 

Pada ukuran butiran yang lebih besar dari 4,5 mm, tidak berarti kecepatannya makin tinggi. 

Kecepatannya tetap, yaitu sekitar 8 meter per detik. 

Hal ini disebabkan karena bentuk butiran yang cair itu akan berinteraksi dengan udara dan angin sehingga bentuk butir air itu berubah sedemikian rupa yang mengakibatkan kecepatan jatuhnya menurun dan tidak melebihi kecepatan standar. 

Menghidupkan negeri yang mati dengan air (hujan) dari langit telah difirmankan pada Surah Fuṣṣilat/41: 39, bahwasanya dengan diturunkan hujan di daerah yang tandus maka daerah tersebut akan (bisa, dengan kehendak Allah) ditumbuhi pepohonan. Pada ayat ini ditekankan bahwa air dari langit diturunkan menurut kadar tertentu. 

Kebangkitan manusia setelah alam kubur sering diibaratkan dengan menghidupkan tanah yang tandus dengan air hujan. Perumpamaan ini dapat kita bandingkan dengan tumbuhnya biji-bijian atau spora liar yang terbawa tiupan angin dan terserak di atas tanah yang kering. 

Apabila tanah yang kering ini mendapat siraman hujan dengan jumlah yang cukup (menurut ukuran yang diperlukan), maka biji-biji tersebut akan tumbuh menjadi kecambah-kecambah dan kemudian menjadi tumbuhan. 

Apabila curah hujan sangat banyak maka biji-bijian atau spora yang menjadi bakal benih tumbuh-tumbuhan akan hanyut terbawa aliran air. 

Seandainya aliran air tidak sampai menghanyutkan, tetapi bila kadar kelembaban air dalam tanah terlalu berlebih maka biji-bijian tidak akan tumbuh menjadi kecambah, malahan akan membusuk. Semuanya menurut ukuran.

Itulah tafsir Surah Az-Zukhruf Ayat 11 yang dilansir dari Kementerian Agama (Kemenag).

Semoga artikel ini bermanfaat.

Disarankan bertanya langsung kepada ulama, pendakwah, ustaz atau ahli agama Islam, agar mendapatkan pemahaman yang lebih dalam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahua’lam

(put)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Tiwi/Fadia Kalah dari Ganda Jepang, Indonesia Resmi Jadi Runner Up Grup X

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026: Tiwi/Fadia Kalah dari Ganda Jepang, Indonesia Resmi Jadi Runner Up Grup X

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2026 di mana Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menelan kekalahan dramatis sehingga membuat Indonesia keluar sebagai runner-up.
Kejati Bengkulu Terima Uang Pengembalian Kerugian Negara Rp 4,9 Miliar

Kejati Bengkulu Terima Uang Pengembalian Kerugian Negara Rp 4,9 Miliar

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu mengumumkan pengembalian kerugian keuangan negara hampir Rp5 miliar dalam penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi pro
Turun Tipis, BPS Catat Ada 7,35 Juta Warga Indonesia Menganggur per November 2025

Turun Tipis, BPS Catat Ada 7,35 Juta Warga Indonesia Menganggur per November 2025

Data terbaru menunjukkan pasar kerja Indonesia bergerak ke arah yang lebih solid dibandingkan Agustus 2025.
Ronaldo akan Tinggalkan Al Nassr dan Pindah ke MLS? Jurnalis Italia Bongkar Fakta Sebenarnya

Ronaldo akan Tinggalkan Al Nassr dan Pindah ke MLS? Jurnalis Italia Bongkar Fakta Sebenarnya

Ronaldo dirumorkan akan meninggalkan Al Nassr karena ketidakpuasannya terhadap manajemen klub ibu kota itu. Apakah CR7 benar-benar akan meninggalkan Al Nassr?
Kebun Binatang Bandung Disegel Satpol PP, Pengunjung Terpaksa Pulang

Kebun Binatang Bandung Disegel Satpol PP, Pengunjung Terpaksa Pulang

Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo yang berlokasi di Jalan Tamansari, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, disegel Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bandung. 
Lowongan Kerja di MBG 5 Februari 2026, Ada Posisi Chef hingga Akuntan: Gaji Mulai dari Rp4,5 Juta

Lowongan Kerja di MBG 5 Februari 2026, Ada Posisi Chef hingga Akuntan: Gaji Mulai dari Rp4,5 Juta

Berikut kabar lowongan kerja (loker) di Makan Bergizi Gratis (MBG) yang paling update pada Kamis, 5 Februari 2026. Mulai dari posisi Chef/Koki hingga Akuntan.

Trending

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Murka Orang Nomor Satu di NTT Meledak, Sesalkan Pemda Ngada Imbas Siswa SD Bunuh Diri Diterpa Ekonomi: Lamban

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara emosional geram Pemda Kabupaten Ngada menganggap remeh tragedi siswa SD bunuh diri akibat kesulitan ekonomi.
Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat BRImo dengan Cashback 10%, Ini Syaratnya

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat BRImo dengan Cashback 10%, Ini Syaratnya

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) melalui aplikasi BRImo memberikan kemudahan kepada para nasabah yang ingin melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT