GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Dapat Uang Jelang Pemilu dari Tim Sukses, Harus Dikembalikan atau Sedekahkah? Kata Buya Yahya...

Apakah uang yang pernah dikasih oleh tim sukses jelang Pemilu harus dikembalikan atau disedekahkan? Buya Yahya jauh-jauh hari sudah ingatkan tentang hal ini.
Jumat, 16 Februari 2024 - 14:27 WIB
Buya Yahya, uang yang diberi tim sukses harus dikembalikan?
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Jika menjelang pemilu kemarin sempat mendapat uang dari tim sukses salah satu calon, apakah uangnya harus dikembalikan atau disedekahkan?

Mungkin baru menyesal telah menerima uang tersebut, tapi ketika ingin dikembalikan susah mencari orang yang telah memberikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, ternyata juga sedang butuh uang untuk keperluan tertentu.

Lantas harus bagaimana?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut penjelasan Buya Yahya tentang uang pemberian tim sukses.

Dalam beberapa kajiannya, Buya Yahya selalu mengingatkan tentang fenomena pemberian uang dari tim sukses jelang Pemilu.

Buya Yahya menyarankan kepada masyarakat agar jangan mudah dibeli hatinya untuk memilih seorang calon hanya karena sudah diberi sejumlah uang.

Jangan sampai memilih seseorang hanya karena telah memberikan uang atau barang tertentu.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur menerima uang tersebut?

"Jika Anda terlanjur menerima pemberian. Pemberian baik itu dari tim calon presiden atau calon legislatif misalnya jika terlanjur, artinya terlanjur kan masih ingat, kami selalu mengingat Anda jangan menerima. Jangan berurusan dengan itu semuanya," pesan Buya Yahya.

"Tapi jika sudah terlanjur Anda menerimanya mungkin Anda mengembalikannya adalah sangat susah karena mungkin sudah terlanjur kepakai dan yang lain sebagainya maka tobat Anda adalah Anda harus yakin bahwasanya uang itu tidak bisa membeli hati Anda," lanjutnya.

Jika memang sudah terlanjur menerima, maka yang pertama menurut Buya Yahya adalah menghadirkan di dalam hati untuk bertobat dan yakin bahwa uang itu tidak bisa mengubah pendirian hati.

"Anda tidak boleh cenderung kepada seseorang yang sebetulnya dia tidak baik, hanya kerena dia memberikan uang tersebut," tegas Buya Yahya.

Maka jika memang sudah terlanjur diterima dan sulit untuk mengembalikannya, setidaknya kata Buya Yahya pastikan diri tetap merdeka dalam menentukan keputusan.

"Jadi, selagi Anda susah untuk mengembalikannya sudah terlanjur kepakai dan sebagainya tadi ya maka pastikan Anda tetap merdeka," ujar Buya Yahya.

"Anda tidak boleh terbeli dan harus hati-hati kalau sudah terbeli hati Anda naudzubillah, sehingga menjadi orang fanatik buta kadang-kadang membela yang enggak jelas hanya gara-gara dia dibayar saja membela mati-matian," lanjutnya.

Jangan sampai terbeli hatinya hanya karena sudah diberi uang oleh pihak tertentu.

"Jadi kami tetap kembali kepada yang kami sampaikan, ayo jadikan diri Anda merdeka bebaskan dari kepentingan pribadi dan hawa nafsu," jelas Buya Yahya. 

"Sehingga, biarpun terlanjur Anda menerima Anda tetap tidak terbeli. Anda tetap istiqamah dan istighfar minta ampun kepada Allah subhanahu wata'ala," lanjutnya.

Agar lebih tenang, sebisa mungkin kembalikanlah apa yang sudah diberikan oleh tim sukses.

"Dan sebisa mungkin, jika Anda bisa mengembalikan uang tersebut kembalikan. Anda nggak ada perlunya mengambil itu semuanya," pesan Buya Yahya.

Namun jika memang membutuhkan uang tersebut atau terlanjur terpakai, kata Buya Yahya yang penting menjaga hati.

"Cuman, ada di antara kita mungkin sangat memerlukan uang tersebut lalu sudah terlanjur dipakai ya yang paling penting hati yang perlu dijaga. Itu saja," terang Buya Yahya.

"Hati Anda tidak terbeli, jadi tidak boleh terpesona gara-gara pemberian ya ini saja," lanjutnya. 

Wallahua'lam.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Profil Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Usai Protes Juri LCC Empat Pilar MPR

Berikut ini profil singkat dari Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak yang viral usai melayangkan protes terhadap keputusan juri di LCC Empat Pilar MPR RI.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT