GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lucu dan Menggemaskan, Apakah Menggendong Kucing Bisa Memicu Najis Berpindah? Buya Yahya Menjawab Ini ...

Dalam sebuah kesempatan ceramahnya, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaah soal hukum menggendong kucing, apakah akan menyebabkan najis berpindah ke kita?
Sabtu, 27 April 2024 - 14:44 WIB
Buya Yahya, apakah menggendong kucing membuat najis berpindah?
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Pexels

tvOnenews.com - Dalam sebuah kesempatan ceramahnya di majelis taklim, Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jamaah soal hukum menggendong kucing, apakah akan menyebabkan najis berpindah?

Dalam kajian Buya Yahya, salah seorang jamaah bertanya soal hukum menggendong kucing, di mana diartikan najis karena buang air, kotoran yang tidak dibasuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya Hamba Allah, ingin bertanya apakah najis atau tidak kalau kucing digendong, ataupun tidur di sisi kucing, soalnya kalau buang air kecil sama kotorannya tidak dibasuh, otomatis kan najis, mohon bimbingannya Buya?" utarakan pertanyaan dari jamaah.


Ilustrasi kucing. (source: Pexels)

Mendengar hal itu, Buya Yahya mengatakan kalau mulai dari zaman Nabi Adam hingga kini, dari barat, timur, utara, selatan.

"Tidak ada kucing kalau habis buang air lalu ada yang nyebokin, nggak ada, mulai kapan kucing di Istinja, atau kambing di-Istinja?" ungkapnya yang dilansir dari Youtube Al-Bahjah TV.

Istinja adalah membersihkan sesuatu (najis) yang keluar dari qubul ataupun dubur dengan menggunakan air atau batu dan benda sejenisnya yang bersih dan suci.

Justru Buya Yahya khawatir kepada Jamaah yang bertanya ini, karena masuk ke wilayah penyakit yang was-was, sebuah penyakit yang sering menjangkit sebagian orang.

"Kucing kau ke sana toilet mandi, suruh mandi besar. Tidak ya hamba Allah, Anda kayaknya sudah khawatir sudah kena ini, makanya gelitik begini biar sadar, ini biasa, nggak ada," ucapnya.

Menurut Buya, dari zaman nabi kucing itu suatu hal biasa termasuk makhluk dianggap mondar-mandir 

"Jadi zaman nabi itu dianggap (kucing) makhluk yang biasa mondar-mandir, dan kalaupun seandainya kita menggendongnya, tidak ada masalah," tuturnya.

"Sebab najis tidak akan pindah kecuali basah dengan basah, itu pun di wilayah yang terkena najis, kalau bulunya tidak, bulunya masih menempel kita pegang, nggak ada masalah," terangkan Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih jauh, Buya Yahya menegaskan meski kita menggendong kucing, hal itu tidak ada masalah terutama bagi persoalan najis.

Hal ini karena kering dengan kering bertemu tidak ada masalah, meski menyentuh bagian  tempat buang airnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PKB Soroti Relasi Kuasa, Politik hingga Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

PKB Soroti Relasi Kuasa, Politik hingga Agama dalam Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren

Menurutnya selain permasalahan penerapan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), faktor relasi politik hingga agama sangat kuat.
Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo Jalin Kemitraan, Dorong Pertumbuhan Pameran Dagang di Indonesia

Koelnmesse dan AMARA Expo (PT. Amara Pameran Internasional) yang telah berkolaborasi lama kini memasuki fase baru kemitraan dengan pendirian PT. Nine Koeln Indonesia.
Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Cek Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027

Kapan Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate? Cek Jadwal Liga Voli Korea 2026-2027

Kepindahan Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate membuat publik penasaran soal jadwal debutnya di Liga Voli Korea 2026-2027. Megatron diprediksi tampil perdana pada...
Detik-detik Dukun Cabul Ditangkap Polisi di Pati, Setubuhi Korban Bersama Istri

Detik-detik Dukun Cabul Ditangkap Polisi di Pati, Setubuhi Korban Bersama Istri

Baru-baru ini beredar kabar terkait detik-detik dukun cabul ditangkap polisi. Pasalnya, dukun yang bernama Agus (42) menyetubuhi korban dengan istrinya alias
Viral Momen Gubernur Dedi Mulyadi Bikin Bocah Nangis Histeris di Tasikmalaya: Hayang Balik!

Viral Momen Gubernur Dedi Mulyadi Bikin Bocah Nangis Histeris di Tasikmalaya: Hayang Balik!

Momen tak biasa terjadi saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkunjung ke wilayah sekitar perbatasan Kab. Ciamis-Tasikmalaya. KDM bikin bocah nangis histeris.
2.856 Tenaga Kerja Terserap oleh 212 Perusahaan Tanam Modal

2.856 Tenaga Kerja Terserap oleh 212 Perusahaan Tanam Modal

2.856 tenaga kerja local berhasil terserap oleh 212 perusahaan dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) yang menanamkan modalnya di Kabupaten Lebak, Banten.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT