Tak Potong Kuku dan Rambut Sebelum Hewan Kurban Disembelih Setara Pahala Wukuf Haji, Memangnya Benar? Kata Ustaz Adi Hidayat...
- Kolase tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official & Freepik
tvOnenews.com - Kurban menjadi cara ibadah yang dilakukan umat Muslim senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT saat Idul Adha.
Dalil Al-Quran melalui Surat Al-Kautsar ayat 1-3 mengenai anjuran kurban sebagai bentuk kenikmatan jika tidak bisa ibadah haji, begini bunyinya:
Ų§ŁŁŁŁŲ§Ł Ų§ŁŲ¹ŁŲ·ŁŁŁŁŁ°ŁŁ Ų§ŁŁŁŁŁŁŲ«ŁŲ±ŁŪ, ŁŁŲµŁŁŁŁ ŁŁŲ±ŁŲØŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŲŁŲ±ŁŪ, Ų§ŁŁŁŁ Ų“ŁŲ§ŁŁŲ¦ŁŁŁ ŁŁŁŁ Ų§ŁŁŲ§ŁŲØŁŲŖŁŲ±Ł ą£
Innaa aātainaakal-kausar. Fasalli lirabbika wanhar. Inna syaani'aka huwal-abtar.
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu dan berkurbanlah! Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah)." (QS. Al-Kautsar, 108:1-3)
![]()
Ilustrasi sapi menjadi hewan kurban layak disembelih saat Idul Adha. (Freepik/nuraghies)
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan sebuah ritual larangan potong kuku dan rambut bagi yang menyumbangkan hewan kurban sebelum disembelih.
Ustaz Adi Hidayat menyebut bagi yang berkurban patuhi larangan potong kuku dan rambut sebelum penyembelihan hewan kurban akan dapat pahala setara wukuf di Arafah saat ibadah haji.
Lantas, apakah benar larangan potong rambut dan kuku sebelum hewan kurban disembelih memiliki pahala seperti wukuf ibadah haji di Arafah?
Bagi Anda ingin mengetahui penjelasan Ustaz Adi Hidayat terkait ritual tersebut, mari simak di sini agar tidak salah tafsir!
Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Selasa (11/6/2024), Ustaz Adi Hidayat menjelaskan amalan ibadah kurban.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa, salah satu amalan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT dan selalu berbuat kebaikan melalui ibadah kurban.
"Dalam Bahasa Arab sesuatu yang bertambah kedekatannya dan membuat kita semakin semangat mengerjakan beragam jenis kebaikan, dampak dari kedekatan itu disebut dengan kurban namanya," ujar Ustaz Adi Hidayat.
Pendakwah berusia 39 tahun itu menyatakan ada banyak keistimewaan di dalamnya saat menyumbangkan hewan kurban yang belum diketahui umat Muslim.
Load more