News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Dikecam MUI, Akhirnya Mama Ghufron Minta Maaf Atas Pesan Disampaikan Penuh Kontroversi, Simak Isi Pesannya

Hal ini sempat dikecam oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu. Akhirnya, Mama Ghufron meminta maaf atas pesan yang ia sampaikan lewat video....
Kamis, 18 Juli 2024 - 17:45 WIB
Setelah Dikecam MUI, Akhirnya Mama Ghufron Minta Maaf Atas Pesan Disampaikan Penuh Kontroversi, Simak Isi Pesannya
Sumber :
  • dok.tangkapan layar youtube

Jakarta, tvOnenews.com-- Kabar terbaru dari Mama Ghufron yang namanya akhir-akhir ini viral di media sosial (Medsos) karena pesannya yang dinilai kontroversi.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Mama Ghufron yang dikenal sebagai Kiai ini kerap memberikan ceramah-ceramah yang dianggap menyimpang, dan tidak sesuai dengan syariat agama Islam. Hal ini sempat dikecam oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) beberapa waktu lalu.


Akhirnya, Mama Ghufron meminta maaf atas segala pesan yang ia sampaikan dalam bentuk video menjadi heboh. Permintaan maaf Mama Ghufron disampaikan lewat YouTube Ponpesnya dikutip Kamis (18/7/2024)

 

 

 

 

 

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera, salam rahayu, salam budaya salam lintas agama, salam Indonesia, salam Nusantara, salam Pancasila, salam merah putih,  salam NKRI Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


"Saya dari Pondok Pesantren maaf Yang sebesar-besarnya atas viralnya framing video pondok pesantren uniq Nusantara dari sabang sampai Merauke mohon maaf sebesar-besarnya," kata Mama Ghufron dalam YouTubenya, dikutip Kamis (18/7/2024)

 

"Pondok pesantren ini saya ajarkan dengan ajaran yang berakidah Ahlussunnah Wal Jamaah Asy'ariyah Maturidiyah dan mencintai Pancasila NKRI harga mati," ucap pria yang diketahui Iyus Sugiman, salah satu ustaz di Ponpes tersebut


Dalam pesannya, disebutkan bahwa Mama Ghufron minta maaf atas framing yang dibangun lewat video-videonya.

 


Perlu diketahui, banyak video yang berseliweran, mulai dari bahasa suryani, ciptakan 500 kitab, bahasa semut atau binatang, alam barzah, bahasa jin, merubah air biasa jadi Zamzam, dan sebagainya ini disorot semua pihak, terutama MUI.

 

 

Sebelumnya, Ketua MUI Bidang Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan, Prof. Dr. H. Utang Ranuwijaya, M.A menyampaikan kalau yang disampaikan Mama Ghufron dapat menyesatkan.

 

Penyesatan ialah pemahaman dalam bidang keagamaan, dalam hal ini Islam. Mama Ghufron dinilai bermain-main tentu dianggap sangat meresahkan masyarakat.

 


"Kemunculan Gufron menurut MUI berpotensi memberikan pengaruh negatif terhadap perkembangan keagamaan. Kehadirannya membuat banyak kontroversi dan narasi yang menyesatkan di berbagai media, lebih-lebih di media sosial," keterangan Prof Utang dimedsos X @MUIPusat pada Rabu (10/7) kemarin

 

"Menurut teman-teman MUI malang itu ada framing, bahwa mereka sepertinya tidak ada masalah dengan Majelis Ulama Indonesia. Tapi ini terus mengupayakan supaya ada koordinasi dengan penyelesaian karena ini sangat menyesatkan masyarakat," jelasnya

 

Sehubungan dengan viralnya Mama Ghufron yang dianggap bisa menyesatkan masyarakat, dalam bidang keagamaan.


Katanya, pihak MUI berupaya untuk memanggil Mama Ghufron  dan bekerjasama dengan MUI di daerah Malang.

 

Mama Ghufron atau dikenal juga sebagai Abuya Ghufron Al Bantani memiliki Ponpes Uniq Nusantara di Malang. Abuya Ghufron Al Bantani memiliki nama lengkap KH Muhammad Abdul Ghufron Al Bantani As Syafi'i.

 

Hingga saat ini, masih menunggu kabar terbaru dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait pemanggilan Mama Ghufron dan adakah sanksi yang dikenakan atau tidak. (Klw)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Waallahualam

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima Pengendara Tertimpa Pohon Tumbang di Jatinangor

Lima pengendara sepeda motor tertimpa pohon tumbang di jalan nasional depan Universitas Padjadjaran (Unpad), Kecamatan Jatinangor.
Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran Hebat Landa Kawasan Padat Penduduk di Kemayoran, Damkar Jakarta Terjunkan 100 Personel

Kebakaran hebat melanda kawasan pada penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat pada Senin (1/6/2026) malam.
Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Kebakaran Lahan di Nagan Raya Aceh Meluas Hingga 17 Hektare

Tim gabungan hingga saat ini terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur.
BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

BGN Tutup 27 SPPG di Kabupaten Sampang

27 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di wilayah di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, karena tidak mengantongi Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).
MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute Gelar Bulan Buya Syafii Maarif Lewat Pentas Kaba

MAARIF Institute mengajak kembali masyarakat Indonesia secara umum untuk menelusuri keteladanan luhur Sang Guru Bangsa, Ahmad Syafii Maarif, melalui rangkaian penyelenggaraan Bulan Buya yang digelar lintas wilayah di Yogyakarta, Sumatera Barat, dan Jakarta.
KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma Peringati Hari Lahir Pancasila dan Resmikan Patung Presiden Soekarno

KBRI Roma menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026.

Trending

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Yasinta Moiwend Buka Suara Soal Tudingan Naik Private Jet ke Jakarta

Tokoh masyarakat adat Papua, Yasinta Moiwend, tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya tudingan menggunakan private jet untuk terbang ke Jakarta....
Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib Memilukan Seorang ART di Bogor, Karena Charger Nyawanya Melayang

Nasib memilukan seorang asisten rumah tangga (ART) berinsial RR (26) di Bogor. Pasalnya, nyawanya meyalang karena sebuah charger dan nyawanya disikat rekannya
AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

AKBP Syarif Beberkan Penyebab Utama Jokowi Tak Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Ajudan mantan Presiden Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansya beberkan penyebab utama Jokowi tidak hadiri upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar hari ini
Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Miris, Anak-anak Korban Penyalahgunaan Lem di Bawah Jembatan Ampera Dibina Dinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Sumatera Selatan, melakukan pembinaan terhadap anak-anak korban penyalahgunaan lem di kawasan Jembatan Ampera yang viral di media sosial sejak akhir pekan Mei 2026.
Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Mengotori Tangan, Merawat Masa Depan: Edukasi Lingkungan di Desa Gongsol

Semangat itu hadir di Desa Gongsol, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, melalui kegiatan TANDU OSOJI yang diinisiasi HMJ IKO FISIP UMSU bersama Tangan Edukasi Indonesia. Desa yang terbagi ke dalam empat dusun ini memiliki kehidupan yang khas. Di siang hari, suasana desa dipenuhi riuh anak-anak karena sebagian besar orang tua bekerja di ladang sebagai petani.
Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Pesan KDM untuk Warga Jabar, Khususnya Ibu-ibu Diminta Cerdas bermain Medsos

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi menyampaikan pesan penting agar warganya bisa lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Sebut Diplomasi Presiden Tak Bisa Diganti Zoom atau Telepon

Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menilai kritik masukan Dino Patti Djalal agar presiden melakukan diplomasi melalui telepon maupun Zoom meeting dengan negara lain tidak tepat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT