GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laki-laki Kencing Berdiri Bikin Shalat dan Wudhu Tidak Sah? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya Itu...

Kencing berdiri bisa membuat wudhu dan shalat menjadi tidak sah? Apakah laki-laki tidak boleh kencing sambil berdiri? Buya Yahya jelaskan hukum kencing berdiri.
Sabtu, 20 Juli 2024 - 13:33 WIB
Buya Yahya, hukum kencing berdiri
Sumber :
  • youtube

tvOnenews.com - Apakah kencing berdiri bagi laki-laki bisa membuat shalat dan wudhu tidak sah?

Terkadang ada kaum laki-laki yang kencing atau buang air kecil dengan posisi duduk, jongkok, ataupun berdiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas apakah posisi kencing dapat berpengaruh terhadap sah tidaknya shalat?

Bolehkah laki-laki berdiri jika ingin buang air kecil di dalam Islam?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Buya Yahya, berikut penjelasan tentang posisi kencing dan sah tidaknya shalat serta wudhu.

Urusan buang air kecil ataupun besar di dalam Islam merupakan hal yang tidak boleh dianggap sepele sebab termasuk najis bisa berpengaruh kepada sah tidaknya wudhu ataupun shalat.

Bahkan ada ancaman khusus bagi orang-orang yang dengan sengaja tidak mau membersihkan diri secara benar usai buang air kecil.

Setiap orang harus memerhatikan dengan betul apakah sudah benar dalam beristinja atau membersihkan sisa-sisa buang air.

Lantas bagaimana dengan posisi buang air kecil atau kencing?

Menurut Buya Yahya, kencing dengan posisi berdiri tidaklah membuat shalat menjadi tidak sah.

"Kencing berdiri melakukan shalat sah asalkan shalatnya jangan kencing, beda ini urusan," ujar Buya Yahya.

"Sah, kenapa, wong dia kencingnya berdiri sudah bersuci ngambil air wudhu, ya sah shalatnya. Tidak ada hubungannya antara shalat dengan, kecuali dia kencing berdiri lalu kena celana ini babnya beda," lanjutnya.

Selama pakaian yang digunakan untuk shalat tersebut tidak terkena air kencing, maka shalatnya dan wudhunya tetap sah.

"Itu pun tetap sah shalatnya, asalkan celana jangan dipakai kan juga masih ada. jadi enggak ada urusan maka selagi sunnah itu dianjurkan saja, dan Nabi pernah kencing berdiri karena satu hal," jelas Buya Yahya. 

"Jadi subhat di satu tempat satu kaum, Nabi kencing berdiri Abu Hurairah yang melihat bahwasanya Nabi kencing berdiri ternyata ada sebab, di bawahnya ada najis kotoran sehingga tidak mungkin melakukan jongkok," lanjutnya.

Karena mungkin dalam keadaan tertentu kencing hanya bisa dilakukan dengan posisi berdiri atau lainnya.

"Atau untuk menunjukkan bahwasanya berdiri adalah bukan suatu yang yang haram tapi lebih terhormat ada dengan cara duduk dan sebagainya," kata Buya Yahya. 

"Tergantung baju kita kadang baju kita justru duduk berantakan harus milih dengan celananya mungkin celana ketat yang enggak bisa di ini. Oh kalau pakai kayak repot kan Anda sebagian laki-laki celananya ketat," lanjutnya.

Sehingga boleh menyesuaikan dengan kondisi yang memungkinkan asalkan sisa kencing tersebut dibersihkan secara benar sesuai syariat.

"Ini kalau pakai jongkok, jongkoknya gimana bisa jomplang itu nanti. maka dia harus milih berdiri," ujar Buya Yahya.

"Jadi selagi itu bukan suatu yang haram maka kita pun juga tidak keras, maka himbauan kita dari dua sisi ya. yang membuat hendaknya jangan dibuatin berdiri sehingga tidak menjadikan orang kencing berdiri 

Wallahua'lam.


(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...
KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

KDM Dicecar Habis-habisan Agar Hentikan Pesta Milangkala Tatar Sunda, Tak Transparan, Ahistoris hingga Nirempati

Suasana Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat mendadak riuh saat anggota Fraksi PKB, Maulana Yusuf, melayangkan kritik tajam kepada Dedi Mulyadi soal...
Serikat Guru Geram Hingga Tolak MPR untuk Mengulang Lomba Cerdas Cermat di Kalbar: Ini Uang Rakyat!

Serikat Guru Geram Hingga Tolak MPR untuk Mengulang Lomba Cerdas Cermat di Kalbar: Ini Uang Rakyat!

Ihwal viralnya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR di Kalbar karena diduga jurinya tak berbuat adil, ternyata membuat Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) geram.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Adu Statistik Mentereng Megawati Hangestri dan Jordan Wilson, Hyundai Hillstate Langsung Dijagokan Juara V-League

Kehadiran Megawati Hangestri dan Jordan Wilson di Hyundai Hillstate langsung memunculkan satu topik panas di kalangan pecinta voli Korea. Siapa lebih ganas?

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak Disambut Hangat Sekda Kalbar dan Ikatan Alumni, Dukung Penuh Keputusan Sekolah

Tim SMAN 1 Pontianak disambut hangat oleh Sekda Kalbar dan IKASMANSA Pontianak, mereka mendukung penuh keputusan sekolah.
Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Buntut Polemik Juri LCC MPR RI, Akun Media Sosial ini Mengaku Jadi Keluarga Josepha Alexandra Buat Publik Geram

Utas akun media sosial Threads @zvanniisygg mengaku sebagai keluarga Josepha Alexandra, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar viral.
Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Seusai Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Pontianak Nostalgia Kemenangan Lomba Cerdas Cermat MPR Tahun 2025

Setelah menyatakan mundur dari perlombaan ulang babak final Lomba Cerdas Cermat dari MPR RI, SMAN 1 Pontianak mengenang masa kemenangannya pada tahun 2025.
Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

Reaksi Warganet atas Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak Tolak Lomba Ulang Final LCC MPR: Respek untuk Poin 5 dan 6

SMAN 1 Pontianak resmi tolak lomba ulang final LCC Empat Pilar MPR Kalbar 2026. Warganet beri pujian, terutama untuk pernyataan poin 5 dan 6.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT