News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tahu Rasanya Difitnah, Pegi Setiawan Ajak Aep Ketemu dan Diskusi soal Kesaksian Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Buya Yahya Ingatkan Bisa Terjadi Kerusakan...

Atas kasus yang menjeratnya kala itu, Pegi Setiawan mengaku difitnah jadi korban. Hal inilah ia tekankan pada Aep, salah satu saksi kunci Kasus Vina Cirebon....
Minggu, 28 Juli 2024 - 05:03 WIB
Tahu Rasanya Difitnah, Pegi Setiawan Ajak Aep Ketemu dan Diskusi soal Kesaksian Kasus Pembunuhan Vina Cirebon, Buya Yahya Ingatkan Bisa Terjadi Kerusakan....
Sumber :
  • dok.kolase tvone

Jakarta, tvOnenews.com-- Mengingat kasus pembunuhan Vina Cirebon yang saat ini masih jadi sorotan publik. Nama Pegi Setiawan ikut terseret di dalamnya.  

Pegi Setiawan pun dijadikan tersangka dan sempat ditahan Kepolisian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dalam gugatannya diPraperadilan Pengadilan Negeri (PN) Bandung diterima. Akhirnya, ia dibebaskan dari statusnya itu.

 

Atas kasus yang menjeratnya kala itu, Pegi Setiawan mengaku difitnah dan korban salah tangkap. Hal inilah ia tekankan pada Aep, salah satu saksi kunci di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon.

 

Dalam momen wawancara Pegi Setiawan di salah satu media, Pegi alias Perong itu mengajak Aep untuk bertemu dan diskusi seperti apa kesaksian aslinya. 

 

Sebab atas kesaksian Aep yang diduga palsu, berdasarkan beberapa informasi yang beredar di Media Sosial (Medsos) karena itu disampaikan oleh Dede (rekannya). 

Menurut Pegi Setiawan, dampak dari kesaksian palsu aep itu bisa menzalimi orang lain. Bahkan juga, membuat keluarga korban tersiksa.

 

"Ya pertama buat Aep kalau misalkan memang benar, ayo kita saling diskusi kita saling tukar pikiran kita menentukan apakah benar ya memang harus bisa menjelaskan. Dan jika saya benar, saya juga menjelaskan jangan sampai ada yang terzalimi," kata Pegi Setiawan dikutip dari Medsos Tiktok, Minggu (28/7/2024).

"Jangan sampai ada orang yang harus menanggung kesalahan yang tidak pernah mereka (lakukan) jangan sampai ada orang yang terkambing hitamkan," jelas Pegi.

 

Lebih lanjut, Pegi Setiawan pun menegaskan agar Aep bisa bertemu dengannya. Sebab ada korban yang butuh keadilan atas kesaksiannya pada Kasus Pembunuhan Vina Cirebon.

 

"Saya juga kan karena kamu juga, ini menaruh harapan dan bayangkan saja bila Adik kamu di kambing hitamkan oleh kesalahan yang tidak pernah kamu lakukan kasihan juga kan karena mereka (korban) butuh keadilan," pesannya. 

 

Sebelumnya, salah satu saksi kunci kasus Vina Cirebon yakni Dede (rekan Aep) muncul ke hadapan publik. 

Seperti diketahui, Dede dan Aep merupakan saksi kunci dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi 8 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Dalam pernyataannya, Dede sebut kejadian sebenarnya dalam kasus kematian Vina Cirebon. Di hadapan Dedi Mulyadi, ia mengaku bahwa kesaksiannya 8 tahun lalu adalah bohong.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT