News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolong Jangan Sembarangan Menggendong Kucing, Meski Menggemaskan Kata Buya Yahya Harus Tahu karena Ada Tanda...

Buya Yahya menegaskan seseorang harus waspada ketika menggendong kucing terutama saat pelihara hewan itu dalam rumah karena sering menunjukkan tanda-tanda ini.
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 15:03 WIB
Buya Yahya ingatkan seseorang saat menggendong kucing ada tanda ini ketika dijadikan hewan peliharaan dalam rumah
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube MicroStrategy & Pexels

tvOnenews.com - Kucing merupakan salah satu hewan menjadi kesayangan Rasulullah SAW.

Hal ini mengingat kucing juga sebagai hewan yang hidup di daratan dan sering akrab dengan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Biasanya banyak orang sudah memelihara kucing karena hewan tersebut sering menunjukkan tingkah laku yang menggemaskan.

Meski mereka harus membutuhkan persiapan untuk kebutuhan makanan sehari-harinya mengingat kucing sebagai hewan karnivora.

Walaupun lucu dan imut, kucing menunjukkan tanda-tanda ini apabila seseorang menggendong hewan tersebut.


Ilustrasi kucing sedang makan. (Unsplash/Akhirul Fajar)

Lantas, apa tanda yang membuat seseorang harus waspada saat menggendong hewan kucing? Buya Yahya mengungkap kasus tersebut sebagai berikut.

Dilansir tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube MicroStrategy, Sabtu (10/8/2024), Buya Yahya menerangkan tentang tanda yang ditimbulkan oleh hewan kucing dalam suatu ceramah.

Mulanya Buya Yahya mendapat sebuah pertanyaan dari salah satu jemaahnya perihal dirinya ketika menggendong kucing.

Jemaah tersebut merasa khawatir saat hewan peliharaannya itu digendong karena dianggap bisa memindahkan najis.

Menurut jemaah tersebut, kucing menimbulkan najis yang bisa berpindah lantaran setiap buang air kecil atau besar tidak pernah istinja.

"Apakah najis atau tidak ya kalau kucing digendong ataupun tidur di sisi kucing?," tanya jemaah tersebut kepada Buya Yahya.

"Soalnya kalau buang air kecil sama kotorannya tidak dibasu, otomatiskan najis," sambung jemaah itu.

Buya Yahya pun menjawab terkait kekhawatiran najis kucing bisa pindah apabila sering digendong dan tidur di sebelah hewan tersebut.

Pria bernama asli KH. Yahya Zainul Ma'arif itu menerangkan sejak zaman Para Rasul tidak pernah ada proses istinja ketika kucing membuang kotorannya.

"Mulai dari zaman Nabi Adam sampai hari ini dari Barat, Timur, Utara, Selatan tidak ada kucing kalau habis buang air lalu ada yang nyebokin enggak ada," ujar Buya Yahya.

"Mulai kapan? Basuh kucing di istinja atau kambing di istinja ini tidak ada," lanjutnya.

Ia menjelaskan kotoran kucing yang tidak pernah dibersihkan menimbulkan kekhawatiran seseorang saat menggendong hewan menggemaskan tersebut.

Menurutnya, kucing yang selalu digendong atau menempel pada diri seseorang dapat menimbulkan penyakit.

"Jadi khawatir ini makanya sengaja kami tekankan begini, khawatir sudah masuk wilayah was-was juga penyakit yang sering menjangkit sebagian orang was-was," jelasnya.

Meski begitu, ia memberikan sanggahannya terkait perspektif kucing memberikan najis diambil dari kisah Rasulullah SAW saat melakukan tawaf.

Pria usia 51 tahun itu menganggap kucing sebagai hewan yang sering bertawaf, yakni suka berkeliling layaknya memutari Ka'bah saat melaksanakan ibadah haji maupun umrah.

"Jadi pada zaman nabi itu benar tawaf itu dianggap termasuk makhluk yang biasa mondar-mandir," katanya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa tidak ada masalah apabila seseorang ingin menggendong kucing.

Ia menganggap najis tidak akan berpindah karena dihalangi dengan bulu sebagai penghalang menyebarkan kotorannya.

Namun, ia menyatakan apabila kondisi tangan seseorang basah saat menyentuh bagian tempat buang kotorannya maka menimbulkan najis.

Ia menambahkan, seseorang bisa terkena najis saat kucing peliharaannya juga baru saja membuang kotoran.

"Sebab najis tidak akan pindah kecuali basah dengan basah itu pun di wilayah yang terkena najis," terangnya.

Ia menyebutkan apabila masih dihalangi oleh bulu lebatnya maka sah untuk menggendong kucing saat tempat pembuangan kotorannya dalam kondisi kering.

"Tapi nanti itu bagian itunya kan nyentuh saya, kering dengan kering enggak ada masalah," imbuhnya.

"Jadi anda jangan terlalu ke bawah ke was-was kesana ya," tambahnya.

Ia kembali menegaskan seserang tidak terkena najis selagi ada bulunya meski kucing tidak pernah istinja dan masih mengetahui kaidah halal dan haramnya.

"Dia enggak ngerti bagaimana istinja maka enggak usah istinja-istinjaan kucingnya ya. Jadi kalau Anda gendong boleh," tegasnya.

"Asalkan ingat qaidahnya asalkan kering dengan kering, tidak akan memindahkan najis," sambungnya.

"Kalau ternyata tangan Anda basah kemudian menyentuh bagian mohon maaf tempat buang airnya kesentuh lobang belakangnya kucing kesentuh begitu maka itu baru dihukumi Anda terkena najis seperti itu," lanjutnya.

Ia pun mengingatkan kekhawatiran tersebut sebaiknya dihilangkan apabila seseorang tidak pernah menyentuh tempat pembuangan kotoran saat menggendongnya.

"Tapi kalau kering dengan kering bersentuhan tidak akan memindah najis itu Anda pahami biar nyantai nanti-nanti gendong kucing jadi ya," tuturnya.

tvonenews

Namun, ia menyarankan sebaiknya kucing tidak selalu digendong agar terhindar dari penyakit dan menimbulkan kekhawatiran.

"Cuman ya jangan digendong terus itu kucing, gendong anak saja itu saja semoga Allah menjaga semuanya dari penyakit was-was," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Uang Pendaftaran Lomba Agustusan Hukumnya Haram? Begini Penjelasan MUI agar Tidak Salah Paham

Menjelang lomba agustusan 2026, muncul kabar di media sosial soal biaya pendaftaran lomba agustusan hukumnya haram. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT