GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Ternyata Cara NU Menetapkan Hukum: Setelah Nas Berdialog dengan Realitas

Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menegaskan bahwa dalam menetapkan suatu hukum, Nahdlatul Ulama (NU) selalu mendialogkan nash dengan realitas. 
Minggu, 11 Agustus 2024 - 20:22 WIB
KH Muhamad Cholil Nafis sedang memimpin forum
Sumber :
  • LTN PBNU

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum (Waketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menegaskan bahwa dalam menetapkan suatu hukum, Nahdlatul Ulama (NU) selalu mendialogkan nash dengan realitas

Praktek ini dapat ditemukan saat Nabi Muhammad SAW masih hidup dan berlanjut di era para Sahabat dan tabiin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sehingga jadi pijakan NU dalam bertistinbath ketika menetapkan hukum.

Kiai Zulfa menyampaikan, penetapan hukum di dalam NU didasarkan pada dua hal, yakni nash dan realitas atau teks dengan konteks. 

"Dalil syari itu dua poin pentingnya, memahami hukum dari nash dan ini sifatnya naqli. Kedua harus memahami waqi (realitas) itu nadhariyah, itu harus diuji," katanya mengutip pandangan Imam Syathibi dalam al-Muwafaqat.

Oleh karena itu, Kiai Zulfa menekankan bahwa dalam memberikan putusan hukum tidak cukup hanya dengan memahami Al-Quran dan hadits sebagai rujukan atau pijakannya.

Tetapi juga harus memahami realitasnya. 

Oleh karenanya, NU selalu mengundang ahli untuk memberikan pemahaman realitas persoalan.

"Nanti jika yang dibahas itu tentang makanan, kita mengundang juga para expert di bidangnya," ujarnya. 

Ia lalu mencontohkan dalam memutuskan hukum kepiting, misalnya, NU mengundang guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang ahli dalam bidang kepiting. 
Menurutnya, kepiting itu hewan air karena tidak mampu hidup di darat lebih dari 15 hari.

Sebagai diketahui, sebelumnya, para ulama menganggap kepiting itu hidup di dua alam sehingga haram.

"Kita tentu harus ngerti waqi (realitas). Kita cuma baca kitab yang bilang haram," ujar kiai asal Banten itu.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi sosial selalu berubah seiring perkembangan zaman.

Sebab, menurutnya mengutip ulama, 90 persen dalam penetapan fiqih adalah didasarkan pada realitasnya.

Kiai Zulfa lantas mencontohkan sejumlah tokoh yang menerapkan nash dan realitas dalam memutuskan suatu persoalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rasulullah saw, misalnya, yang pada akhirnya memberikan kurma untuk orang yang batal puasa karena melakukan hubungan badan dengan istrinya di siang hari.

Sebab, kata Kiai Zulfa, Nabi SAW melihat realitas orang tersebut yang mengaku tidak sanggup memerdekakan budak, berpuasa 60 hari berturut-turut, membagikan makanan kepada 60 orang miskin.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Pertemuan Ressa dan Denada, Ronald Armada Ungkap Fakta Tak Terduga

Di Balik Pertemuan Ressa dan Denada, Ronald Armada Ungkap Fakta Tak Terduga

​​​​​​​Ronald Armada ungkap fakta di balik pertemuan Denada dan Ressa, tanpa pengacara dan belum ada kejelasan soal kesepakatan atau pencabutan perkara
Pelatih Manisa BBSK Bicara Mimpi Besar di Playoff! Jejak Megatron Jadi Sorotan, Kenapa Gagal Tampil di Turki?

Pelatih Manisa BBSK Bicara Mimpi Besar di Playoff! Jejak Megatron Jadi Sorotan, Kenapa Gagal Tampil di Turki?

Sosok Megatron masih jadi bayang-bayang perjalanan Manisa BBSK Turki? Klub itu tampil impresif sepanjang musim reguler Kadinlar 1 Ligi dan berhasil memuncaki klasemen Grup A
Lama Tak Muncul, Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia Ini Sekarang Nikmati Hidup Jadi PNS di Bumi Cendrawasih

Lama Tak Muncul, Sang "Mutiara Hitam" Timnas Indonesia Ini Sekarang Nikmati Hidup Jadi PNS di Bumi Cendrawasih

Kini sang "mutiara hitam" itu tak hanya dikenal sebagai legenda Timnas Indonesia. Boaz Solossa juga punya rutinitas lain di usia yang sudah menginjak 40 tahun.
Kata-kata Kim Jong-min Usai Dipecat Expressway Hi-Pass, Tak Diberikan Kesempatan Hingga Final Liga Voli Korea 2025-2026

Kata-kata Kim Jong-min Usai Dipecat Expressway Hi-Pass, Tak Diberikan Kesempatan Hingga Final Liga Voli Korea 2025-2026

Kim Jong-min mengungkapkan perasaan usai secara mengejutkan dipecat dari kursi kepelatihan Expressway Hi-Pass sepekan jelang final Liga Voli Korea 2025-2026.
Revolusi Total Nerazzurri! Inter Milan OTW Depak Trio Bek Senior Demi Regenerasi Skuad Musim Depan

Revolusi Total Nerazzurri! Inter Milan OTW Depak Trio Bek Senior Demi Regenerasi Skuad Musim Depan

Inter Milan mulai menyusun langkah strategis jelang bursa transfer musim panas yang semakin dekat. Fokus utama mereka tertuju pada perombakan lini pertahanan.
Ramalan Shio Cinta 27 Maret 2026: Naga dapat Perhatian, Macan Ada Potensi Salah Paham

Ramalan Shio Cinta 27 Maret 2026: Naga dapat Perhatian, Macan Ada Potensi Salah Paham

Ramalan shio cinta 27 Maret 2026 untuk 12 shio, lengkap bagi single dan berpasangan, ungkap peluang asmara, konflik, dan siapa yang paling beruntung hari ini.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Pemanggilan Tim Geypens Resmi Dibantah, John Herdman Andalkan Bintang Lokal untuk Gantikan Dean James di Timnas Indonesia

Rumor pemanggilan Tim Geypens resmi dibantah oleh pihak Timnas Indonesia. Itu berarti John Herdman akan mengandalkan bintang lokal sebagai pengganti Dean James.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT