GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Menjijikkan, Mulai Sekarang Jangan Manfaatkan Lalat untuk Kebutuhan ini, Kata Ustaz Khalid Basalamah Bisa Masuk Neraka

Ustaz Khalid Basalamah menyarankan setiap Muslim tidak boleh memanfaatkan hewan lalat untuk memenuhi kebutuhan ini karena bisa masuk neraka kata Rasulullah SAW.
Jumat, 23 Agustus 2024 - 19:02 WIB
Ustaz Khalid Basalamah sarankan jangan memanfaatkan lalat untuk kebutuhan ini karena bisa masuk neraka
Sumber :
  • Kolase Pixabay & Tangkapan layar YouTube Khalid Basalamah Official

tvOnenews.com - Lalat menjadi salah satu hewan serangga yang selalu dianggap menjijikkan oleh manusia.

Keberadaan lalat membuat manusia terus menghindarinya karena bisa membawa dampak buruk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misalnya lalat dapat mengganggu kesehatan karena persinggahannya masih berdampingan dengan manusia.

Namun, lalat juga bisa membawa manfaat sebagai hewan pengurai, membantu penyerbukan pada tumbuhan yang tidak disinggahi serangga lainnya.

Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan seseorang tidak boleh memanfaatkan lalat untuk kebutuhan ini.

Menurut Ustaz Khalid Basalamah, lalat yang dijadikan sebagai kebutuhan dalam pemanfaatan kegiatan ini bisa dijebloskan ke dalam neraka.

Mengapa seseorang bisa menjadi penghuni neraka akibat menggunakan lalat untuk kebutuhan ini? Ustaz Khalid Basalamah menerangkan hal tersebut sebagai berikut.


Ilustrasi hewan serangga lalat. (Unsplash/Guslin Al-Fikrah)

Seperti apa Ustaz Khalid Basalamah menerangkan lalat bisa membawa seseorang masuk neraka? Mari simak penjelasannya di sini agar tidak salah tafsir.

Dikutip tvOnenews.com melalui tayangan channel YouTube Khalid Basalamah Official, Jumat (23/8/2024), Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan tentang lalat dalam suatu ceramah.

Mulanya Ustaz Khalid Basalamah mengatakan setiap hewan diciptakan memiliki fungsinya masing-masing.

Meski setiap manusia masih belum mengetahui ada manfaat yang diberikan oleh hewan, seperti halnya dengan tumbuhan.

Namun, ia menyampaikan ada beberapa hewan yang perlu diwaspadai meski digunakan sebagai pemanfaatan untuk beberapa kegiatan.

Dewan penasihat syariah sekolah Rahmatan Lil 'Alamin Boarding School di Kabupaten Solok itu pun mengambil hewan yang dibahas, yakni lalat.

Pendakwah kelahiran asal Makassar itu menyarankan agar selalu menghindari lalat dan jangan dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan positif.

Ia mengatakan hal tersebut karena berangkat dari kisah yang diungkap oleh Rasulullah SAW mengenai seseorang masuk neraka akibat seekor lalat.

Ia menjelaskan orang tersebut menggunakan lalat untuk kebutuhan ini akibat kena rayuan setan.

"Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam memperingatkan kepada para sahabat agar tidak terseret dan terbujuk oleh setan," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.

Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan orang tersebut masuk golongan beriman tetapi menjadi penghuni neraka akibat tergoda oleh setan.

"Padahal mereka tidak mengatakan kecuali yang sebenarnya, artinya Bagaimana setan bisa masuk ke dalam diri orang beriman walaupun kita anggap itu adalah hal yang biasa?," tanya dia.

"Setan akan berusaha menjaga agar seseorang terjerumus dalam kesalahan, walaupun hanya dengan kalimat," sambungnya.

Ia menyebutkan orang beriman tersebut menggunakan lalat untuk membantu golongan kaum penyembah patung.

"Kita sudah pernah menjelaskan ada seseorang yang masuk neraka karena menyumbang lalat buat patung," katanya.

Kala itu Rasulullah SAW menyampaikan kepada para sahabatnya mengenai kisah orang beriman menyumbangkan lalat untuk orang-orang yang ingin membuat patung.

"Kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ada orang sebelum kalian dulu, lewat ke satu kaum kemudian orang-orang itu lagi menyembah berhala," jelasnya.

Ustaz Khalid menuturkan orang penyembah berhala selalu meminta kepada orang-orang yang melintas daerah tersebut untuk membantu pembuatan patung.

Ia mengatakan orang beriman tersebut tidak mempunyai apa pun yang bisa disumbangkan kepada kelompok penyembah berhala.

Orang beriman itu memutuskan untuk memberikan lalat agar selamat dari ancaman kelompok tersebut.

"Maka ada satu atau dua orang lewat yang satunya mengatakan saya tidak punya apa-apa kecuali lalat," terangnya.

"Kata orang-orang di situ tersebut enggak apa-apa menyumbang walaupun lalat," lanjutnya.

"Maka dia pun menangkap seekor lalat lalu dia sumbangkan buat patung supaya dia tidak dibunuh, maka masuklah dia ke dalam neraka," sambungnya.

Ia menyampaikan orang yang masih berpegang teguh terhadap keimanannya memutuskan tidak menyumbang apa pun dalam membantu untuk membuat patung.

"Sementara yang satu lagi menolak sampai akhirnya dibunuh dan masuklah dia ke dalam surga," imbuhnya.

"Jadi hanya dengan menyumbang seekor lalat saja dengan niat mendukung maka itu sudah cukup untuk membawa kepada kesyirikan," tambahnya.

Ia pun berpesan agar seseorang tetap berpegang teguh terhadap tauhidnya agar selamat dan tidak menjadi penghuni neraka akibat mendukung perbuatan haram dilarang agama Islam.

"Perbuatan syirik lebih disukai oleh setan daripada dosa-dosa besar yang lain," tegasnya.

Ia menyampaikan kisah ini dari cerita Thariq bin Syihab terkait orang beriman menyumbang lalat ditetapkan sebagai penghuni neraka, Rasulullah SAW bersabda:

"Ada seorang lelaki yang masuk surga gara-gara seekor lalat dan ada pula lelaki lain yang masuk neraka gara-gara lalat.” Mereka (para sahabat) bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ada dua orang lelaki yang melewati suatu kaum yang memiliki berhala. Tidak ada seorangpun yang diperbolehkan melewati daerah itu melainkan dia harus berkorban (memberikan sesaji)  sesuatu untuk berhala tersebut. Mereka pun mengatakan kepada salah satu di antara dua lelaki itu, “Berkorbanlah.” Ia pun menjawab, “Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.” Mereka mengatakan, “Berkorbanlah, walaupun hanya dengan seekor lalat.” Ia pun berkorban dengan seekor lalat, sehingga mereka pun memperbolehkan dia untuk lewat dan meneruskan perjalanan. Karena sebab itulah, ia masuk neraka. Mereka juga memerintahkan kepada orang yang satunya, “Berkorbanlah.” Ia menjawab, “Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah ‘azza wa jalla.” Akhirnya, mereka pun memenggal lehernya. Karena itulah, ia masuk surga."

tvonenews

Ustaz Khalid Basalamah menambahkan orang meninggal dunia dalam keadaan syirik dosanya tidak diampuni Allah SWT.

"Sudah kita pernah jelaskan itu dalam Surah An-Nisa (ayat 48), Allah Subhanahu wa taala berfirman: Kalau meninggal syirik tidak sempat taubat, Allah tidak akan maafkan dosa-dosa berbuat syirik dan Allah masih maafkan selain daripada itu," tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wallahu A'lam Bishawab.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Seberapa Besar Pengaruh Megawati Hangestri, Kim Da-in, dan Jordan Wilson untuk Hyundai Hillstate Bisa Merajai Liga Voli Korea 2026/27?

Jika melihat komposisi pemain, trio Megawati Hangestri Pertiwi, Kim Da-in, dan Jordan Wilson diprediksi akan menjadi fondasi utama Hyundai Hillstate musim depan. Pelatih Kang Sung-hyung
I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League Beri Peringatan Keras Jelang Musim Depan, Klub Super League yang Tak Main di Kota Sendiri Bisa Kena Pengurangan Poin

I.League memberi sinyal keras bagi klub Super League yang tak memenuhi aturan kandang, termasuk potensi memulai musim dengan poin minus dari operator kompetisi.

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT