News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Memangnya Orang Nakal 'Preman' dan Bertato Dimaafkan Allah SWT? Kata Buya Yahya Tetap Lakukan Hal yang...

Menurut Buya Yahya, setiap orang yang bertaubat dengan sungguh-sungguh, tidak peduli seberapa besar dosa yang pernah dilakukan, akan diangkat derajatnya Allah
Jumat, 6 Desember 2024 - 11:29 WIB
Memangnya Orang Nakal 'Preman' dan Bertato Dimaafkan Allah SWT? Kata Buya Yahya Tetap Lakukan Hal yang...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Youtube

Jakarta, tvOnenews.com-- Pendakwah Indonesia, Buya Yahya menjelaskan setiap manusia memiliki dosa ataupun kesalahan selama hidup. Bila bertobat akan mendapatkan pengampunan Allah SWT. 

Namun, bagaimana jika seseorang yang berpenampilan punya tato, umum diklaim nakal ataupun preman, apakah dapat ampunan?. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal inilah yang diluruskan oleh Buya Yahya, kalau umum istilah sebagai Preman sering dikaitkan dengan itu.

Dalam ceramahnya, ulama yang dikenal dengan dakwahlembut tapi tegas ini, mengatakan bahwa pintu tobat selalu terbuka lebar untuk siapa saja. 

Termasuk mereka yang mungkin pernah tersesat di jalan salah. Istilah preman yang nakal susah dimaafkan atau susah tobat itu tidak benar.

Sehingga pesan ini menjadi pengingat kuat bahwa rahmat Allah SWT tak terbatas untuk siapa pun yang ingin kembali kepada-Nya.

Sebagaimana, dikutip dari kanal YouTube buyayahyaofficial, Jumat (6/12/2024). Buya Yahya mengatakan jangan sungkan memberikan salam kepada para preman dan mereka yang memiliki tato.

Menurutnya, setiap orang bertobat dengan sungguh-sungguh, tidak peduli seberapa besar dosa yang pernah dilakukan, akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

"Semoga Allah mengangkat derajat orang-orang yang bertobat," ujar Buya.

Buya Yahya menjelaskan bahwa orang tobat dengan tulus juga bakal diampuni dosanya. Juga diperlakukan seolah-olah mereka tidak pernah melakukan dosa.

"Orang yang tobat tuh jadi kayak enggak punya dosa," tambahnya.

Hal ini yang menjelaskan betapa besar kasih sayang Allah SWT terhadap hamba-hamba-Nya yang mau kembali, kepada jalan benar setelah menyesali perbuatan buruk mereka di masa lalu.

Lantas, apakah orang bertato atu preman bisa diampuni?

Lebih lanjut, Buya Yahya mengatakan bertobat bagi yang memiliki masa lalu kelam, seperti preman atau orang yang sering berbuat maksiat, bukanlah hal mudah.

Dengan kebiasaan buruk yang sudah lama dilakukan tentu sangat sulit diubah. Tetapi, Buya justru mendorong kalau letak keistimewaan dari tobat mereka bisa saja diampuni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang biasa dengan kejelekan itu mau jadi baik itu berat, tapi itulah yang istimewa," jelasnya.

Dia juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada mereka, yang mampu meninggalkan kebiasaan buruk dan beralih kepada kebaikan.    

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT