GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Minta Maaf Gus Miftah Tetap Disorot, Ini Profil dan Ponpes Ora Aji Miliknya

Meski sudah minta maaf, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah tetap disorot banyak pihak. Ini profil dari Gus Miftah serta Ponpes Ora Aji miliknya.
Jumat, 6 Desember 2024 - 11:52 WIB
Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah tetap disorot banyak pihak meski sudah minta maaf.

Bahkan ada beberapa Netizen yang mempertanyakan tentang status dan pondok pesantren (ponpes) milik Gus Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal ponpes milik Gus Miftah memang ada dan sudah berdiri sejak 2012 lalu.

Berikut profil dari Gus MIftah dan Ponpes yang dipimpinnya.

Gus Miftah lahir di Lampung, 5 Agustus 1981. 

Namun Gus Miftah banyak menghabiskan waktu di Yogyakarta untuk menuntut ilmu.

Dikutip dari laman UIN Raden Fatah, awal mula Gus Miftah dikenal masyarakat luas karena video YouTubenya yang menampilkan saat dia melantunkan shalawat di Cafe Boshe, Bali.

Sementara dari garis keturunan, Gus Miftah merupakan keturunan ke-9 Kiai Muhammad Ageng Besari, pendiri Pesantren Tegalsari di Ponorogo. 

Kiai Muhammad Ageng Besari yang telah wafat pada tahun 1773 itu adalah ulama besar pada masa Kesultanan Mataram.

Sementara untuk latar belakang pendidikan, Gus Miftah pernah sekolah 'aliyah (setingkat SMA) di Pondok Pesantren pembangunan Bustanul Ulum Jaya Sakti.

Gus Miftah lalu melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Huda Sragen dimana Gus Miftah menjadi murid kesayangan Abah Syarif Hidayatulloh Hadiwijoyodiningrat.

Dari sana, Gus Miftah kemudian melanjutkan kuliah di IAIN Sunan Kalijaga atau yang sekarang menjadi UIN Sunan Kalijaga di Fakultas Tarbiyah pada tahun 1999. 

Namun, meski tinggal beberapa mata kuliah dan skripsi, Gus Miftah ternyata tak menyelesaikan studinya.

Namun Gus Miftah berhasil menjalani sidang skripsi terbuka dan memperoleh gelar S.Pd. (Sarjana Pendidikan) dari Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Unissula.

Selain studi, laman UIN Raden Fatah menjelaskan, Gus Miftah juga aktif berorganisasi dan sering mengikuti pengajian di sejumlah pondok pesantren di sekitar Yogyakarta. 

Gus Miftah juga aktif dalam kegiatan yang dilakukan di tempat Almarhum Gus Dur, aktif kegiatan di Maiyah, serta kiai-kiai maupun habaib seperti mengikuti habib Luthfi Bin Yahya dari Pekalongan.

Sementara untuk penampilan, Gus Miftah dikenal nyentrik dengan rambutnya panjang yang tak lepas dari blangkon sebagai penutup kepala khas etnis Jawa.

Bahkan Gus Miftah kerap tampil di hadapan publik dengan mengenakan kaca mata hitam. 

Sementara untuk dakwah, Gus Miftah memang dikenal dengan guyonan atau candaan.

Ponpes Ora Aji

Ponpes Gus Miftah bernama Ora Aji dan berada di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ponpes Ora Aji milik Gus MIftah telah berdiri sejak 2012. 

Adapun arti nama Ponpes Ora Aji, adalah berharga. 

Dilansir dari laman Ponpes Ora Aji, Gus Miftah yang pernah kuliah di UIN Sunan Kalijaga ini ingin ponpes Ora Aji miliknya bisa diakses oleh siapapun tanpa memandang status dan latar belakang.

Ponpes Ora Aji milik Gus Miftah terdiri dari tiga jenjang yakni:

Program dasar (basic), dimana santri diajarkan membaca Al-Qur'an hingga fasih, mengkaji kitab=kitab gundul, dan pengenalan Bahasa Arab. 

Program menengah, dimana santri mempelajari ilmu-ilmu alat nahwu, Sharaf, dan balaghah, juga mempelajari kitab kuning. 

Program lanjutan, dimana santri diajarkan sampai mampu berbahasa Arab, mampu berpidato dalam Bahasa Arab, Indonesia, dan Jawa, juga mampu menerjemahkan buku dari Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia, serta mampu menulis buku-buku keagamaan.

Ponpes Ora Aji milik Gus Miftah memiliki dua asrama untuk putra dan putri yang cukup untuk menampung sekitar 62 santri. 

Namun sejak 2023, Ponpes Ora Aji milik Gus Miftah telah membuka pendidikan formal MTs dan MA sehingga tidak santri tidak hanya mondok saja namun juga mendapat pendidikan umum.

Sebagaimana diketahui, Gus Miftah kian disorot usai video guyonan diirnya ke penjual es teh yang diketahui namanya Sunhaji viral.

Bahkan video viral Gus Miftah dan penjual es teh dikomentari oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim.

Anwar Ibrahim menyebut kejadian itu menjadi satu contoh pengalaman bahwa kesombongan kadang-kadang bukan saja terjadi di kalangan orang yang tidak tahu agama. 

Sementara di Indonesia,  Presiden Prabowo Subianto didesak agar segera memecat Gus Miftah.

Setidaknya ada tujuh petisi online di situs change.org yang meminta Miftah dicopot karena mengolok-olok penjual es teh.

Beberapa petisi di antaranya, Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden menjadi petisi dengan dukungan terbanyak. 

Kemudian ada petisi Copot Miftah Maulana Habiburrahman Sebagai Utusan Khusus Presiden.

Gus Miftah Sudah Minta Maaf

Setelah kejadian dalam video viral yang kini ramai dikecam, Gus Miftah telah meminta maaf kepada Sunhaji penjual es teh yang menjadi guyonannya.

Permintaan maaf itu dilakukan melalui video dan juga mendatangi langsung rumah Sunhaji.

"Dengan kerendahan hati, saya minta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapa pun, maka atas candaan kepada yang bersangkutan, saya akan meminta maaf secara langsung," ujar Gus Miftah dalam sebuah video klarifikasi yang dilihat oleh tvOnenews.com.

Dalam video itu, Gus Miftah mengaku guyonannya saat itu memang tidak pantas dan berlebihan.

“Saya menyadari candaan saya kali ini menimbulkan kegaduhan, dan mungkin dianggap berlebihan oleh masyarakat,” tandas Gus Miftah.

Gus Miftah kemudian mengaku Istana, tepatnya Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Inf Teddy Indra Wijaya telah memberikannya teguran atas guyonan dalam video viral tersebut.

"Saya juga sudah ditegur oleh Bapak Seskab, untuk lebih berhati-hati menyampaikan pendapat dan pidato di depan masyarakat umum," kata Gus Miftah.

Terlebih saat ini selain Penceramah, Gus Miftah telah diberikan tugas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.

Setelah Gus Miftah langsung minta maaf ke Sunhaji dengan mendatangi rumahnya pada Rabu (4/12/2024) malam.

Sunhaji mengaku semua sudah selesai dan ia tetap akan jualan es teh.

“Saya sudah maaf memaafkan, saya dan Abah sudah saling memaafkan,” ujar Sunhaji.

“Sekarang sudah tidak ada apa apa,” sambung Sunhaji.

Sunhaji kemudian mengatakan bahwa Gus Miftah akan mengadakan pengajian di daerah rumahnya pada 17 Desember 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mau ngaji di tempat ini kalau gak salah tanggal 17,” kata Sunhaji.

Sementara ketika ditanya perihal video shalawatan, Sunhaji mengaku itu adalah hal biasa yang terjadi dan ia tidak menganggap sesuatu yang serius.(put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selamat! 4 Zodiak Paling Beruntung September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki dan Karier Makin Bersinar

Selamat! 4 Zodiak Paling Beruntung September 2026: Ada yang Ketiban Rezeki dan Karier Makin Bersinar

Berikut 4 zodiak yang diprediksi paling beruntung pada September 2026: Ada yang ketiban rezeki hingga karier makin bersinar.
Menkum: Terlalu Kecil Bangsa ini Kalau Setiap Kasus Harus Kita “Diskusikan” Berdarah-Darah

Menkum: Terlalu Kecil Bangsa ini Kalau Setiap Kasus Harus Kita “Diskusikan” Berdarah-Darah

Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas mengajak kader HMI untuk melupakan kepentingan sesaat dan kebencian demi kepentingan bangsa.
Berminat Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Tristan Gooijer Segera Resmi Susul Joey Pelupessy

Berminat Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Tristan Gooijer Segera Resmi Susul Joey Pelupessy

Tristan Gooijer segera menyusul pemain Timnas Indonesia, Joey Pelupessy. Sang bek kanan keturunan Indonesia sebelumnya menyatakan kesediaan untuk dinaturalisasi.
Prancis-Arab Saudi Sepakat Memperluas Investasi Ke-2 Negara

Prancis-Arab Saudi Sepakat Memperluas Investasi Ke-2 Negara

Kunjungan Yang Teramat Mulia Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, Putra Mahkota dan Perdana Menteri, ke Republik Prancis, Pertemuan Meja Bundar Investasi Prancis-Arab Saudi diselenggarakan pada hari Senin di Paris.
Siap-Siap Level Up! 6 Zodiak Paling Cemerlang Kariernya pada 26 Agustus 2026: Gemini Panen Peluang Emas

Siap-Siap Level Up! 6 Zodiak Paling Cemerlang Kariernya pada 26 Agustus 2026: Gemini Panen Peluang Emas

Memasuki penghujung Agustus 2026, perjalanan karier sejumlah zodiak diprediksi berada dalam fase yang cukup menjanjikan. Apakah kamu termasuk yang bersinar?
Gubernur Pramono Anung Resmikan RS Toto Tentrem, Dorong Layanan Stem Cell di RS DKI Jakarta

Gubernur Pramono Anung Resmikan RS Toto Tentrem, Dorong Layanan Stem Cell di RS DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan operasional Rumah Sakit Toto Tentrem di Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2206).

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT